Tragis, Selebgram Tewas Setelah Di-endorse Treatment Mengurangi Keringat

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 15 Jul 2021 11:45 WIB
Odalis Santos Mena Foto: Instagram @odalis_sm
Jakarta -

Seorang wanita yang dikenal sebagai selebgram dilaporkan meninggal minggu lalu setelah menjalani sebuah treatment kecantikan. Influencer fitness yang cukup terkenal itu dikatakan tewas karena usahanya mengurangi bau badan dan keringat berlebihan. Sayangnya ia memilih klinik yang malah membuat kisah hidupnya berakhir tragis.

Seorang binaragawan sekaligus selebgram bernama Odalis Santos Mena meninggal di usia 23. Ia tewas setelah menjalani MiraDry, sebuah perawatan yang diklaim bisa mengurangi keringat dan bau badan secara permanen. Prosedur itu dilakukan di klinik SkinPiel di Guadalajara, Meksiko yang ternyata mengundangnya untuk endorsement.

[Gambas:Instagram]

Dilaporkan New York Post, Odalis mengalami serangan jantung setelah diberikan anestesi. Tak lama kemudian, ia ditemukan sudah meninggal. Para staff klinik sempat berusaha menyelamatkannya dengan melakukan CPR tapi sayangnya nyawa Odalis tak tertolong.

Kemudian polisi melakukan investigasi lebih lanjut terhadap kematian Odalis. Laporan sejauh ini pun menghubungkan kematiannya dengan anestesi yang lalai dan tidak mendapatkan pelatihan dengan baik. The Sun juga melaporkan bahwa klinik SkinPiel tidak berlisensi medis.

[Gambas:Instagram]



Laporan polisi juga menyebutkan kematiannya bisa jadi karena kombinasi anestesi dan steroid yang sedang dikonsumsi. Klinik itu sendiri mengatakan jika ditemukan clenbuterol, creatine, dan oxandrolone dalam tubuh Odalis yang tidak mereka ketahui sebelum melakukan prosedur. "Sebelum memberikan formulir tanda tangan kepada dokter, dia bertanya lagi apa obat yang digunakannya dan dia berkata tidak ada," kata klinik.

Sebelum datang ke klinik yang meng-endorse-nya, Odalis Santos Mena telah menyebutkan bahwa prosedur tersebut aman dan efektif kepada para follower. MiraDry sendiri sudah banyak dilakukan di berbagai klinik dan diakui oleh FDA (Food and Drug Administration). Perawatan itu bekerja dengan menggunakan energi panas untuk menghilangkan kelenjar keringat untuk mengurangi keringat 82% dan bau badan 89%.

(ami/ami)