Serba-serbi Infeksi Jamur Kulit dan Cara Mengatasinya

Khoirul Anam - wolipop Kamis, 10 Jun 2021 12:55 WIB
Jamur kulit Foto: Shutterstock
Jakarta -

Infeksi jamur kulit merupakan penyakit yang sering dialami masyarakat Indonesia karena beriklim tropis. Beberapa jenis penyakit jamur kulit yang paling sering dialami adalah panu, kutu air, kadas, kurap, infeksi jamur kuku, dan infeksi jamur selangkangan.

Terkadang, infeksi jamur kulit ini bisa menyebabkan berbagai masalah kulit lainnya, seperti kulit kering, ruam, gatal, muncul cairan di kulit, bau tidak sedap, dan sensasi terbakar. Infeksi ini pun dapat tumbuh di berbagai area tubuh. Jika sedang meradang, terkadang dapat mengganggu aktivitas karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.

Jika kamu menderita infeksi jamur kulit, sebaiknya jangan dibiarkan karena akan membuat gejala semakin parah. Berikut ini berbagai macam infeksi jamur kulit dan tips-tips mengatasinya.

Kadas/Kurap (Ringworm)

Kadas/kurap dikenal juga dengan nama tinea corporis. Ringworm adalah nama yang diambil dari bentuk ruam karena infeksi jamurnya. Bentuknya mirip cincin dengan pinggiran berlekuk menyerupai cacing.

Penularan jamur kadas/kurap bisa melalui kontak langsung dengan orang maupun hewan yang terinfeksi. Infeksi akan lebih cepat menyebar jika cuaca panas serta kelembapan udara yang tinggi. Kadas/kurap sering menyebabkan kulit terasa perih serta kulit terasa bersisik.

Ringworm bisa diatasi dengan mengaplikasikan obat jamur kulit yang mengandung klotrimazol pada kulit. Umumnya, obat anti jamur adalah krim yang bisa dioleskan pada infeksi jamur di bagian kulit tertentu. Infeksi yang lebih parah mungkin memerlukan obat dari resep dokter agar obat dapat dioleskan pada kulit atau dikonsumsi.

Infeksi Jamur di Selangkangan (Jock Itch)

Penyebab jock itch adalah jenis jamur dermatofit. Infeksinya sering disebut tinea cruris. Jenis jamur ini senang berada di tempat-tempat yang lembap dan hangat, misalnya lipatan paha bagian dalam, bokong, dan area genital. Infeksi lebih cepat menyebar saat cuaca hangat atau panas dan lembap.

Jock itch ditandai dengan ruam merah disertai gatal. Perlahan, ruam tersebut berubah menjadi bercak kasar, merah, kecoklatan, atau menghitam.

Jock itch bisa disembuhkan dengan memastikan bagian tubuh yang terinfeksi jamur selalu kering dan bersih. Obat antijamur dengan klotrimazol biasanya ampuh mengobati jock itch.

Pada infeksi lebih parah, mungkin akan diberikan obat krim sesuai dengan resep dokter. Biasakan juga selalu mencuci dan area dengan infeksi jamur serta mengeringkannya pakai handuk bersih. Gunakan obat antijamur dan selalu ganti baju, khususnya pakaian dalam setiap hari.

Infeksi Jamur Kuku (Onikomikosis)

Seperti namanya, Infeksi jamur ini menyerang bagian kuku. Ciri-ciri gejala infeksi jamur kuku ditandai dengan garis putih atau kuning pada kuku, kuku tebal, kasar dan rapuh, tidak tampak mengkilap, kuku tidak rata, mengeras dan berubah bentuk. Mengenakan sepatu yang sudah lama atau memakai kaos kaki yang basah karena keringat menjadi penyebab infeksi jamur kuku ini.

Pengobatan untuk infeksi ini adalah dengan mengaplikasikan krim oles yang mengandung formula tepat seperti klotrimazol. Jangan mengenakan sepatu terlalu lama. Selain itu, harus rutin mengganti kaos kaki yang basah.

Infeksi Jamur di Sela Jari Kaki (Athlete's Foot)

Athlete's foot juga dinamai tinea pedis. Ini merupakan infeksi jamur di kaki. Biasanya, jamur ini tumbuh di tempat lembab dan hangat, misalnya di kaus kaki, sepatu, kolam renang, dan kamar mandi umum. Jamur akan tumbuh semakin banyak ketika cuaca lembab dan panas.

Infeksi ini sering dialami orang yang biasa memakai sepatu ketat, memakai kaus kaki basah yang tidak diganti, juga sering berenang di kolam renang, dan menggunakan kamar mandi umum.

Penderita bisa mengobatinya dengan menggunakan obat jamur kulit yang bisa dioleskan di kulit dengan kandungan klotrimazol. Jika infeksi lebih parah, bisa mengonsumsi obat minum yang diresepkan oleh dokter. Pastikan juga kaki selalu kering dan bersih.

Krim Canesten produksi Bayer yang telah dipercaya selama lebih dari 45 tahun sebagai salah satu obat jamur kulit yang memiliki kandungan Klotrimazol 1 persen. Formula tersebut menjadi andalan banyak orang dalam mengatasi jamur kulit. Cukup oleskan krim Canesten pada daerah kulit sakit 2-3 kali sehari.

Informasi selengkapnya mengenai Canesten dapat dilihat di https://www.canesten.co.id/id/.

(ads/ads)