Curhat Wanita yang Idap Kondisi Langka, Sering Diejek 'Fiona Shrek'

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 13 Mei 2021 18:10 WIB
laudiane fernandes Foto: Instagram @laudianefernandes_
Jakarta -

Seorang wanita mengisahkan ceritanya yang sering mendapat 'bully' dari netizen. Adalah Laudiane Fernandes yang mengalami kondisi langka yang membuat hidungnya membesar sejak kecil. Karena perbedaan fisiknya, Laudiane pun sering menerima komentar kurang menyenangkan tapi merasa senang masih bisa hidup.

Laudiane telah lama bergelut dengan kondisi haemangioma, pertumbuhan non kanker yang menyebabkannya inflamasi pada pembuluh darah pada bagian hidung. Keadaan yang telah dialaminya sejak berusia lima tahun itu tersebut sering menyebabkan mimisan parah, kejang-kejang, dan akhirnya mengubah bentuk.

Sebelum didiagnosa ketika berusia 16 tahun, ia sering bermasalah dengan hidung, mata hingga kulit kepala sehingga menghabiskan banyak waktu di rumah sakit. Ketika mengalami mimisan setiap hari, ketika itu Laudiane mulai takut dengan penyakitnya. Karena kondisi itu, hidung Laudiane dioperasi sampai delapan kali karena kesulitan bernapas.

"Aku jadi mengalami deviasi septum setelah operasiku yang membuat kesulitan bernapas dan karena ini aku tahu aku tidak punya opsi lain selain membiarkan mereka mengambil bagian dari hidungku. Setelah lima jam, prosesnya selesai tapi walaupun aku sangat senang hidungku akhirnya utuh lagi, aku sedih dengan penampilanku dan semua bekas luka," ujarnya dilansir Dailystar.

Selagi luka-lukanya diobati, sayangnya kondisi mental Laudiane ikut terganggu. Apalagi saat itu Laudiane merasa merindukan teman-teman.

[Gambas:Instagram]



"Dalam momen tergelapku, aku suka membayangkan gunung es krim duduk di depanku yang selalu membuatku ceria. Ibuku selalu menangis dan khawatir kami tidak punya banyak uang untuk membiayai semua operasiku dan aku selalu merasa sedih setiap hari," kata Laudiane.

Setelah akhirnya kembali ke sekolah, Laudiane pun malah menerima komentar tidak menyenangkan dari teman-temannya. Mereka menyebutnya pinokio hingga alien yang tentu melukai perasaannya. Untungnya tak lama kemudian, ia mulai belajar untuk jadi kuat dan berani.

"Kadang aku masih dapat komentar dari orang di online yang sangat jahat dan kejam, seperti, 'Kamu terlihat seperti Fiona dari Shrek' atau 'hanya kerbau yang punya hidung seperti itu' tapi semua cobaanku telah mengajarkan untuk tidak membiarkan perkataan orang mempengaruhimu karena hidup terlalu berharga," katanya.

Ia pun kini tidak merasa inferior atau malu dengan keadaan yang malah dirasa membuat lebih kuat. "Karena kondisinya, ada waktu di mana aku berhenti bernapas atau mimisan tapi aku berterima kasih kepada Tuhan setiap hari bahwa aku masih bisa di sini untuk menceritakan kisahku," tutup Laudiane.

(ami/ami)