Dear Raffi Ahmad, Ini yang Seharusnya Dilakukan Setelah Suntik Vaksin Corona

Hestianingsih - wolipop Kamis, 14 Jan 2021 11:57 WIB
Raffi Ahmad divaksin COVID-19 Raffi Ahmad Divaksinasi COVID-19. Foto: dok. Youtube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Raffi Ahmad jadi sorotan publik setelah kedapatan jadi tamu di sebuah pesta. Pasalnya, presenter dan aktor kenamaan ini baru saja divaksinasi COVID-19 perdana bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Rabu (13/1/2021).

Perihal pesta yang diikuti Raffi Ahmad diketahui dari tangkapan layar IG Story sejumlah selebgram. Salah satunya story Anya Geraldine, yang diviralkan netizen seperti dilihat Kamis (14/1/2021). Sontak, ayah satu anak ini pun dibanjiri kritik termasuk sesama selebriti seperti Sherina Munaf.

"Halo Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame2 dong. Anda dipilih jatah awal2 vaksin karena followers banyak. Dengan alasan yang sama, tolong berikutnya konsisten beri contoh yang baik. Please you can do better than this. Your followers are counting on you," tulis Sherina di Instagram.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Siti Nadi Tarmizi juga mengimbau Raffi Ahmad agar tetap menjaga protokol kesehatan meskipun sudah divaksin. Sebab potensi menyebarkan maupun tertular virus Corona masih tetap ada.

"Seharusnya kita tetap menjalankan prokes ya walau sudah divaksinasi, karena vaksin saja tidak cukup melindungi kita dan saat ini vaksin membutuhkan waktu untuk dapat membuat antibodi ya. Jadi tetap jaga diri kita dengan mematuhi prokes dan menjalankan 3M," katanya seperti dilansir detikNews.

Lantas apa saja yang harus dilakukan dan diperhatikan setelah suntik vaksin Corona? Ini panduan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC):

1. Antisipasi Efek Samping

Vaksinasi COVID-19 akan membantu melindungi tubuh dari penyakit tersebut. Namun jangan kaget jika setelahnya mengalami beberapa efek samping. Hal ini normal terjadi karena berarti tubuh sedang membangun benteng pertahanan.

Efek samping yang dirasakan bisa ringan maupun sedang, dan mungkin sedikit memengaruhi aktivitas keseharian. Tapi berangsur-angsur akan hilang selama beberapa hari. Efek samping paling umum setelah divaksinasi virus Corona adalah rasa sakit atau pegal di lengan yang disuntik, bisa juga terjadi bengkak.

Kemungkinan setelah vaksin COVID-19 tubuh juga akan mengalami demam, meriang, lelah dan sakit kepala. Tapi itu tergantung lagi dari kondisi tubuh masing-masing orang karena belum tentu semuanya merasakan hal serupa.

2. Meringankan Efek Samping

Jika merasakan sakit atau tidak nyaman, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter apakah kamu bisa minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol. Untuk sedikit meredakan rasa tidak nyaman setelah suntik vaksin, bisa mengompres bagian lengan dengan handuk bersih yang sudah dibasahi air dingin. Menggerak-gerakkan lengan juga bisa membantu melemaskan lengan yang terasa kaku.

Apabila terasa demam, perbanyak minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang. Selain itu juga kenakan busana berbahan tipis, nyaman dan menyerap keringat.

3. Suntik Vaksin Harus Dua Kali

Suntik vaksin COVID-19 tidak cukup hanya sekali. Baik itu vaksin Sinovac, Pfizer-BioNTech maupun Moderna. Untuk vaksin Sinovac yang digunakan di Indonesia, vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali secara bertahap dalam rentang waktu 14 hari.

4. Tidak Otomatis Kebal Terhadap Virus Corona

Setelah divaksinasi dua kali, tubuh pun tak otomatis kebal terhadap virus Corona. Sebab perlu waktu bagi tubuh untuk meningkatkan antibodi.

"Setelah disuntik dua kali, itu kita nggak langsung tinggi antibodinya, kita perlu waktu untuk meningkatkan antibodi, paling tidak setelah dua kali suntik 14 hari sampai 1 bulan baru dia maksimal antibodi," jelas Ketua ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) Prof Dr Sri Rezeki S Hadinegoro.

5. Harus Tetap Menaati 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak)

Usai suntik vaksin, kita harus tetap menjalani protokol kesehatan dan kebiasaan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Poin terakhir ini, berarti tidak keluyuran dan menghindari kerumunan atau bertemu orang banyak. Sebab seperti poin yang disebutkan di atas, setelah vaksin tubuh tidak otomatis kebal 100 persen terhadap virus Corona.

Jadi, pesan untuk Raffi Ahmad, itulah yang seharusnya dilakukan setelah suntik vaksin Corona.

(hst/hst)