Pakai Sampo Kutu, Rambut & Wajah Gadis Remaja Malah Berakhir Terbakar

Vina Oktiani - wolipop Senin, 19 Okt 2020 18:30 WIB
ilustrasi cuci rambut di salon Ilustrasi Menggunakan Shampoo / Foto: thinkstock
Jakarta -

Mencari tahu dan membaca keterangan produk sebelum memakainya memang sangatlah penting. Walaupun produk tersebut terlihat umum atau biasa dipakai, namun jika kamu tidak berhati-hati maka produk itu bisa berakibat fatal bagi tubuhmu. Seperti yang dialami oleh gadis remaja yang satu ini. Hanya karena menggunakan sampo, wajah wanita ini berakhir terbakar.

Seperti dikutip dari The Sun, wanita bernama Aleema Ali yang berusia 16 tahun mengalami pengalaman mengerikan yang mengubah hidupnya. Aleema sendiri mungkin tidak pernah membayangkan jika sampo anti kutu yang dipakainya justru akan membuatnya harus mengalami luka bakar tingkat tiga pada wajahnya.

Kejadian mengerikan itu terjadi sekitar 4 tahun yang lalu, tepatnya pada Desember 2016. Saat itu Aleema baru saja pulang dari asrama sekolahnya dan mengeluhkan terkena kutu rambut. Untuk menghilangkannya, Aleema memutuskan menggunakan 'Full Mark Solution', sampo obat untuk membunuh kutu rambutnya.

Sampo obat tersebut perlu didiamkan selama beberapa menit agar bisa bekerja secara maksimal. Sambil menunggu, Aleema pun memutuskan untuk membantu ibunya dengan membuang sampah ke luar. Namun sayang Aleema tidak menyadari bahwa sampo obat yang sedang dipakainya itu sangat mudah terbakar.

Ketika akan mengambil plastik sampah yang berada di dekat sang ibu yang tengah memasak, rambut Aleema tiba-tiba saja langsung terbakar. Api tersebut langsung menyambar hingga ke wajahnya.

[Gambas:Instagram]



Setelah kejadian tersebut Aleema langsung dilarikan ke rumah sakit. Dia dilarikan ke unit perawatan intensif dan mengalami koma selama dua bulan. Aleema didiagnosa menderita luka bakar level tiga pada 55% bagian tubuhnya, termasuk wajah, kepala, lengan, dada, paha, perut, punggung, dan tangan.

Tak hanya itu saja, Aleema juga kehilangan ketujuh jari tangannya dan hanya bisa menggerakan dua jarinya. Walaupun demikian, Aleema mengaku bersyukur karena hal itu bisa membuatnya semakin mencintai dirinya sendiri.

"Di satu sisi, saya sekarang senang ini terjadi. Itu membuat saya menjadi orang yang lebih baik. Cinta diri dan kepercayaan diri saya meningkat pesat. Ini mengubah hidup saya menjadi lebih baik. Saya jauh lebih kuat, lebih berani, dan percaya diri daripada sebelumnya," jelas Aleema.

Akibat luka bakar yang dideritanya, Aleema telah menghabiskan bertahun-tahun untuk pemulihan. Dia telah menjalani operasi cangkok kulit, menggunakan pakaian khusus, dan mengonsumsi beragam obat-obatan untuk penyembuhannya.

(vio/vio)