Liputan Khusus Penyintas Corona

Cerita Anak Jaksel yang Terinfeksi Corona, Sembuh Setelah 21 Hari Dirawat

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 03 Okt 2020 17:06 WIB
Intan Indira seorang penyintas Corona Intan saat menjalani perawatan di rumah sakit selama terinfeksi Corona. Foto: Dok. pribadi Intan
Jakarta -

Virus Corona mudah menular namun bukan berarti tak bisa disembuhkan. Meski untuk beberapa orang, butuh waktu berhari-hari untuk sembuh dari COVID-19 ini. Seperti kisah wanita asal Jakarta Selatan bernama Intan Indira ini.

Intan berbagi kisah kepada Wolipop pengalamannya terinfeksi virus Corona hingga kini dirinya sembuh atau menjadi penyintas COVID-19. Wanita yang sehari-harinya bekerja sebagai freelancer ini tak tahu pasti kapan dirinya mulai terinfeksi Corona.

"Adikku sakit duluan. 18 Agustus 2020 dia disarankan tes swab oleh keluarga dan hasilnya positif. Aku tinggal bersama adik aku. Tanggal 20 Agustus aku mulai merasa sakit tenggorokan dan panas dalam. Aku mikir ini terjangkit mungkin karena capek," katanya saat diwawancara Wolipop, Jumat (2/9/2020).

Intan mengaku sejak adanya pandemi Corona dirinya tidak banyak berkegiatan ke luar rumah. Pergi ke mall pun belum pernah dilakukannya. Sebagai freelancer, dia lebih sering bekerja di rumah. Namun memang dia merasa kurang tidur karena sedang banyak pekerjaan.

Intan memutuskan melakukan tes swab setelah dirinya mengalami demam dan ngilu. Dan pada 27 Agustus 2020 berdasarkan hasil tes swab, dia dinyatakan terinfeksi COVID-19. Kedua orangtuanya memintanya dirawat di rumah sakit, sama seperti sang adik yang sudah lebih dulu menjalani perawatan. Malah adiknya sampai harus dirawat di ICU karena saturasi oksigennya menurun. Intan pun dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Karawaci, Tangerang, pada 28 Agustus 2020.

Intan Indira seorang penyintas CoronaIntan Indira seorang penyintas Corona Foto: Dok. pribadi Intan

Sebelum dirawat di rumah sakit, Intan merasakan berbagai gejala yang umumnya dialami pasien Corona. Dia di antaranya menderita demam, pusing, sakit tenggorokan dan kehilangan kemampuan mencium bau.

Selama dirawat di rumah sakit, Intan mendapat berbagai macam vitamin dan obat dari dokter. Mulai dari multivitamin, Omega 3, obat mencairkan dahak, pengencer darah hingga obat lambung dan obat tidur. Dia mendapatkan obat lambung karena merasakan sakit lambung. Dan obat tidur karena selama dirawat dia merasa stres memikirkan adiknya yang berada di ICU.

"Yang paling berat buat aku itu adalah kondisi adikku yang masih sakit di ruangan ICU. Aku sempat mengalami stres dan sempat berbicara lewat webinar dengan psikiater rumah sakit dan pastinya mendapatkan dukungan dari keluarga," katanya.

"Saya juga nggak pernah tidur. Akhirnya saya minta obat tidur dan anti anxiety," tambahnya.

Sembuh dari Corona Setelah 21 Hari Dirawat

Selama dirawat di rumah sakit, agar cepat sembuh, menurut Intan, mendapatkan tidur yang berkualitas sangatlah penting. Saat tidur, tubuh manusia akan beristirahat dan memperbaiki kondisi-kondisi yang ada.

"Kalau tidak bisa tidur minta obat ke dokter. Nggak usah takut ketagihan asal diberikan oleh dokter agar dosisnya sesuai. Bergerak juga tapi jangan olahraga yang ekstrem. Di rumah sakit ada olahraga latihan nafas. Take it easy selama penyembuhan. Ini penyakit yang membutuhkan kesabaran," kata wanita berusia 37 tahun itu.

Setelah dirawat di rumah sakit selama 21 hari, Intan akhirnya dinyatakan negatif dari Corona. Dia pun diizinkan pulang pada 18 September 2020. Dan setelah pulang, dia tetap menjalani isolasi mandiri. Hingga 2 Oktober 2020 kemarin, Intan sama sekali tak keluar rumah sejak keluar dari rumah sakit.

Intan Indira seorang penyintas CoronaIntan Indira seorang penyintas Corona Foto: Dok. pribadi Intan

Selama menjalani perawatan di rumah sakit dan menjalani isolasi mandiri di rumah, Intan berusaha menyibukkan diri dengan melakukan kegiatan yang membuatnya bahagia. Pada awal-awal dirawat di rumah sakit, dia melakukan aktivitas mewarnai dengan cat air. Dia juga menonton serial Friends favoritnya. Video call dengan keluarga dan sahabat tak lupa dilakukannya.

"Kapasitas mental dan fisik sudah terbatas jika menderita penyakit ini. Nonton sesuatu yang lucu itu sangat membantu aku dalam masa penyembuhan," ujar Intan yang setelah tak lagi dirawat di rumah sakit rutin mengonsumsi vitamin D, berjemur, yoga dan makan 2-3 buah berbeda setiap harinya.

Kini menjadi penyintas atau survivor Corona, Intan pun berbagi tips agar terhindar dari COVID-19. Menurutnya di masa pandemi ini, tak sedikit orang yang menyepelekan waktu tidur, termasuk dirinya sebelum terkena Corona.

"Pakai masker, cuci tangan, jangan ke mana-mana, kita nggak pernah tahu siapa yang terkena penyakit ini. Plus tidur, karena sebelumnya saya susah tidur," pungkasnya.



Simak Video "Digaji Rp 367 Juta, Ini Fasilitas Jadi Asisten Magang Ratu Elizabeth II"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)