Kasihan, Perawat Dituduh Sebarkan Kuman karena Belanja Pakai Seragam

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 26 Mei 2020 17:39 WIB
Back view of nurse caregiver support walking with elderly woman outdoor Ilustrasi perawat (Foto: iStock)
London -

Kimberley Simpson harus melalui hari yang berat saat berbelanja di sebuah toko. Perempuan yang bekerja sebagai perawat itu dituduh menyebarkan kuman penyakit karena memakai seragam.

Kimberley Simpson menceritakan momen tersebut dalam sebuah unggahan di Facebook baru-baru. Ia menyertakan pula video kejadian itu yang kini berujung viral.

Perempuan asal Burton-upon-Trent, Staffordshire, Inggris, itu menceritakan, kejadian tersebut terjadi di B&M, toko yang menjual peralatan rumah tangga.

Kasihan, Perawat Dituduh Sebarkan Kuman karena Belanja Pakai SeragamCurhatan Kimberley Simpson di Facebook. (Foto: Facebook/Kimberley Simpson)



"Aku orang yang sensitif, tapi perempuan ini membuntutiku di dalam B&M lalu berteriak dan bilang aku tidak boleh belanja di toko itu karena memakai seragam. Aku juga tidak diperkenankan belanja barang nonesensial (bagaimana dia tahu, aku bukan belanja untuk pasien) dan dia bilang aku menyebarkan kuman sebelum dan sesudah," tulis Kimberley.

Padahal, lanjut Kimberly, tidak ada pasiennya yang terinfeksi COVID-19. Namun, perempuan tersebut tetap bersikeras mengusir Kimberley Simpson dan mengadu ke manajer toko. Untungnya, staf tidak keberatan bila Kimberly memakai seragamnya di toko.

Merasa tidak nyaman, Kimberly lantas mendokumentasikan momen tersebut. "Dia berteriak-teriak selama 10 menit sebelum akhirnya aku merekam kejadian itu," tambah dia.


Dikabarkan Daily Mail, video unggahan Kimberly itu telah disaksikan dua juta kali. "Kelakuan perempuan itu benar-benar membuatku muak. Aku tidak salah," tegas Kimberly yang terlihat memakai atasan model kemeja berwarna biru di video itu.

Menurut dokumen National Health Service (NHS) England tertanggal 2 April, belum ada bukti yang menyatakan memakai seragam di luar menambah risiko penularan.



Simak Video "Intimate Wedding Jadi Tren Baru di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)