Kisah Bocah yang Telinganya Penuh Jamur karena Kelamaan Pakai Earphone

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 13 Mei 2020 14:01 WIB
Little boy being examined by female doctor with otoscope in clinic Foto: Getty Images/iStockphoto/Wavebreakmedia
Jakarta -

Earphone saat ini mungkin sudah menjadi bagian dari kehidupan kita, terutama saat ini ketika menjalankan proses isolasi diri di rumah. Kamu mungkin menjadi lebih sering menggunakan earphone untuk melakukan panggilan telepon keluar, baik panggilan suara maupun video, serta untuk menonton film atau mendengarkan musik. Namun terlalu sering menggunakan earphone ternyata dapat merusak telinga, seperti yang dialami oleh bocah malang ini.

Seperti dikutip dari Oddity Central, baru-baru ini media di China melaporkan kasus aneh dari seorang bocah lelaki berusia 10 tahun. Bocah lelaki itu diduga memiliki jamur hitam di saluran telinganya akibat menggunakan earphone dalam jangka waktu lama.

Laporan tersebut datang dari rumah sakit wanita dan anak-anak Shunyi di Beijing. Awalnya bocah lelaki itu datang bersama ibunya ke rumah sakit sambil mengeluhkan rasa sakit pada telinganya seperti tersumbat. Setelah diperiksa oleh dokter, bocah tersebut didiagnosis menderita mikosis atau jamur di saluran telinga.



Banyak hal yang dapat menyebabkan mikosis atau jamur di saluran telinga, namun pada kasus ini, dokter mengatakan bahwa infeksi disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor. Bocah lelaki itu memiliki kebiasaan mengorek telinganya yang jika dilakukan secara rutin dapat merusak jaringan sensitif di dalam telinga. Selain itu, dia juga kerap menggunakan earphone untuk jangka waktu yang lama. Aktivitas itu bisa mencegah saluran telinga berfungsi sebagai ventilasi alami dan membuatnya menjadi lebih lembab.

Wu Yuhua dari Department of Otolaryngology Head and Neck Surgery di rumah sakit wanita dan anak Shunyi mengatakan bahwa peningkatan kelembapan dan suhu adalah efek samping dari pemakaian earphone yang terlalu lama. Kondisi tersebut akan sangat baik bagi jamur untuk berkembang. Selain itu, kebiasaan mengorek telinga juga ikut berpengaruh dalam pengembangan jamur karena dapat merusak mukosa lokal.



Saat ini bocah lelaki yang tidak disebutkan namanya itu sedang menjalani perawatan dan harus pulih sepenuhnya dalam hitungan minggu. Dokter juga memperingatkan bahwa jika infeksi jamur tersebut tidak segera diobati maka dapat menyebabkan berbagai masalah yang berujung pada gangguan pendengaran.





Simak Video "Pertama di Dunia! Jam Tangan Berbahan Jamur"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)