Tips Buka Puasa agar Tubuh Sehat dan Tidak Menggemuk Selama Ramadhan

Hestianingsih - wolipop Selasa, 05 Mei 2020 17:07 WIB
Buka Puasa Ilustrasi keluarga buka puasa bersama. Foto: iStock
Jakarta -

Setelah berpuasa seharian, buka puasa pun menjadi momen yang dinanti-nanti. Tapi bukan berarti kamu boleh kalap dan menyantap semua hidangan yang ada.

Sunah Nabi Muhammad mencontohkan agar berbuka puasa secara sederhana dan tak berlebihan. Salah satunya dengan minum segelas air putih dan makan tiga buah kurma. Mengapa begitu?

Lambung yang tidak terisi makanan dalam waktu lama, dalam hal ini, karena berpuasa selama 12 jam lebih, cenderung rentan mengalami gangguan pencernaan. Jika tidak hati-hati perut kamu bisa sakit dan mengalami masalah pencernaan.


Untuk itu kamu perlu mengikuti tips buka puasa yang sehat agar perut terasa lebih nyaman. Berikut ini tipsnya seperti dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.

1. Berbuka dengan yang Manis

Sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan manis terlebih dulu saat buka puasa karena selama berpuasa, tubuh kehilangan banyak energi dan kurang nutrisi. Makanan dan minuman yang mengandung gula bisa memberi asupan energi dengan cepat, tubuh pun cepat kembali segar.

Tapi perhatikan juga konsumsinya, jangan sampai berlebihan dan usahakan gula yang kamu konsumsi alami, seperti gula tebu atau yang berasal dari buah-buahan. Idealnya, kamu disarankan makan tiga butir kurma dan air putih, atau satu cangkir teh manis. Kamu pun bisa berbuka dengan buah-buahan seperti melon dan semangka.

2. Jangan Minum yang Terlalu Dingin

Hindari minuman yang terlalu dingin karena bisa membuat perut cepat kenyang, sehingga kamu bisa kehilangan selera untuk mengonsumsi makanan yang bergizi. Akibatnya, tubuh akan cepat lemas saat berpuasa esok harinya.

Sebaiknya konsumsi yang hangat-hangat seperti teh manis atau air lemon dengan madu. Jika tetap ingin minuman dingin usahakan suhunya tidak terlalu dingin.


3. Jangan Langsung Makan Berat

Saat berbuka, biasanya kita cenderung kalap, ingin melahap semua makanan yang tersaji. Tapi tahanlah keinginan itu. Lambung perlu beradaptasi dengan makanan setelah lebih dari 12 jam kosong. Langsung 'menghantamnya' dengan makanan berat akan membuat perut 'kaget' dan bisa menimbulkan kembung hingga sembelit.

Setelah mengonsumsi makanan manis, berilah jeda waktu bagi lambung untuk mencerna makanan secara perlahan, kira-kira 10-15 menit. Kamu bisa salat Maghrib terlebih dahulu.

Setelah itu baru mulai makan makanan berat, misalnya nasi beserta lauk dan sayur. Agar lebih nyaman, kamu bisa menyantap makanan berat setelah salat Isya dan Tarawih.

4. Makan Pelan-pelan

Rasa lapar kadang bisa membuat kita kalap sehingga ingin mengunyah makanan lebih cepat agar bisa segera menghabiskan menu berikutnya. Namun makan dengan cepat bisa mengganggu kadar gula dalam darah, sehingga kamu akan selalu merasa lapar dan semakin semangat mengunyah makanan.

Otak membutuhkan sekitar 15 sampai 20 menit untuk mengirim sinyal kenyang. Makan cepat dapat membuat kamu mengonsumsi makanan berlebihan. Tentunya kamu tidak mau, setelah 1 bulan berpuasa, tubuh justru akan jadi lebih gemuk.

Oleh karena itu, makanlah dengan pelan. Mengunyah secara perlahan akan memberi waktu bagi tubuh untuk menyerap glukosa dan kalori yang diperlukan tubuh, tapi mencegahnya agar tidak terserap berlebihan dan menjadikannya lemak.



Simak Video "LDR sama Keluarga, Bikin Hampers Sendiri Yuk! "
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)