Tips Agar Tetap Sehat dan Tidak Lemas Saat Puasa dari Dokter Gaul di TikTok

Eny Kartikawati - wolipop Sabtu, 02 Mei 2020 03:31 WIB
persiapan sahur pengantin baru Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Menjalani ibadah puasa dengan tidak makan dan minum selama lebih dari setengah hari, pada beberapa orang bisa membuat mereka merasa lemas dan cepat mengantuk. Untuk mengatasinya, ada berbagai trik yang bisa kamu lakukan agar bisa tetap segar dan sehat selama berpuasa. Dion Haryadi, seorang dokter yang juga kreator yang aktif di TikTok, memberikan berbagai tips di akun TikTok-nya yang mungkin dapat kamu coba selama puasa Ramadhan ini. Berikut ini di antaranya:

1. Ciptakan kebiasaan baik

Menurut dokter asal Batam ini, bulan puasa adalah waktu yang tepat membangun kebiasaan baik, dengan target yang jelas dan perencanaan yang matang. Contohnya, kurangi konsumsi minuman manis dimulai dengan menurunkan frekuensi minum dari sekali perhari, jadi dua kali per minggu.

2. Jangan langsung berbuka puasa dengan makanan berat

Dengan menjalankan puasa, frekuensi makan kita akan otomatis berkurang, begitu pun kalori yang masuk ke tubuh akan berkurang dan berat badan pun bisa turun. Tapi yang sering terjadi, saat berbuka, kita langsung makan berat dan banyak. Oleh karena itu dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu menyarankan untuk cukup minum air putih dan buah yang tinggi serat dan gula seperti kurma untuk mengembalikan kadar gula darah.


3. Mengatur porsi makanan demi gizi seimbang

Untuk mendapatkan gizi seimbang yang juga mengenyangkan, bagi piring jadi enam bagian, dua bagian untuk karbohidrat, satu bagian untuk sumber protein seperti daging, ikan, ayam, dan lainnya; dua bagian untuk sayur-sayuran; dan satu bagian untuk buah-buahan.

@dionharyadi

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk teman2 yang merayakan. ##samasamaberkah ##samasamabelajar ##tipsdiet ##bulanpuasa ##ramadhan ##puasa ##batam

♬ original sound - dr. Dion Haryadi


4. Pilih menu sahur dengan glycemic index tidak terlalu tinggi

Saat sahur sebaiknya tidak makan menu dengan glycemic index atau kadar gula yang terlalu tinggi, sehingga saat berpuasa nanti penurunan kadar gulanya tidak menurun terlalu drastis. Caranya adalah menggabungkan makanan dengan glycemic index yang tinggi seperti nasi putih, dengan yang glycemic index rendah seperti daging dan sayuran.



5. Jangan mager!

Di tengah pandemi COVID-19 ini, kamu sebaiknya harus lebih memerhatikan aktivitas fisik, meskipun hanya berjalan-jalan di dalam rumah ataupun membersihkan kamar. Dokter Dion menyarankan waktu yang tepat untuk berolahraga adalah 30 menit sebelum buka puasa atau 2-3 jam setelah berbuka dengan makanan berat. Tapi tidak perlu olahraga yang berat, cukup yang berintensitas rendah dan sesuai dengan kemampuan masing-masing.




Simak Video "LDR sama Keluarga, Bikin Hampers Sendiri Yuk! "
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)