Cegah Virus Corona, Pria di China Dilarang Pakai 'Bikini' Seperti Ini

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 28 Apr 2020 09:02 WIB
orang pakai masker Foto: shutterstock
Jakarta -
Angka penyebaran virus Corona di China memang sudah berhasil ditekan. Namun warganya masih disarankan untuk menggalakkan kebersihan. Salah satunya adalah dengan melarang para pria mengenakan 'bikini Beijing'. Bukan baju untuk dipakai berenang, 'bikini Beijing' adalah kebiasaan menggulung atasan hingga memperlihatkan perut dan dada di tempat publik.

Beijing telah membuat peraturan yang menuntut warganya berpakaian rapi dan tidak meninggalkan atasan di tempat publik. Hal ini digalakkan untuk meningkatkan kebersihan demi memberantas mata rantai penularan virus COVID-19 yang berawal dari China.




Dilansir AFP, salah satunya adalah dengan melarang bikini Beijing yang sering jadi tren di kalangan para pria ketika musim panas. Yakni menggulung kaus mereka hingga bagian dada untuk mencegah kegerahan. Mulai Minggu lalu, pria-pria di ibu kota China sudah tidak diperkenankan memamerkan perut mereka untuk alasan kesehatan bersama.

Sebelum 'bikini Beijing' dilarang di ibu kota negara, salah satu wilayah China juga pernah menerapkan aturan serupa tapi untuk alasan yang berbeda. Setahun lalu Jinan menetapkan bahwa menggulung kaus di muka umum seperti itu tidak diperkenankan karena dianggap kurang beradab dan mempengaruhi imej kota.




Selain tidak memakai 'bikini', beberapa aturan yang kini semakin digalakkan antara lain menutup hidup atau mulut ketika batuk dan bersin. Orang-orang yang meludah atau buang air sembarang juga akan didenda dengan harga lebih mahal menjadi 200 yuan (Rp 437 ribuan).

Untuk mencegah serangan infeksi virus kedua, beberapa tempat publik seperti gym dan kolam renang juga masih ditutup untuk sementara waktu.




Simak Video "Perceraian Meningkat saat Pandemi, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)