Menghadapi Bayi Cegukan: Cara Mengatasi, Penyebab, Bolehkah Disusui?

Rosmha Widiyani - wolipop Selasa, 14 Apr 2020 13:55 WIB
ilustrasi bayi Foto: iStock/Menghadapi Bayi Cegukan: Cara Mengatasi, Penyebab, Bolehkah Disusui?
Jakarta -

Menghadapi bayi cegukan kerap kali mengagetkan orang tua hingga kadang bikin panik. Apalagi bagi orang tua yang baru punya anak dan ingin mengasuh buah hatinya dengan baik.

Dikutip dari Medical News Today, cegukan yang merupakan reaksi tubuh sebetulnya tidak perlu dikhawatirkan orangtua. Melihat anak saat sedang cegukan memang terlihat tidak nyaman, namun tidak sama halnya dengan tubuh bayi.

Cegukan bisa jadi merupakan reaksi tubuh mengeluarkan kelebihan udara supaya tidak mengganggu fungsinya. Hal ini masih diragukan komunitas medis, namun yang jelas cegukan tidak berbahaya. Berikut beberapa informasi seputar cegukan pada bayi.

A. Tips mengatasi bayi cegukan

Saat orangtua melihat bayi cegukan dan tidak ingin reaksi tubuh tersebut mengganggu aktivitasnya, berikut tips yang bisa dicoba:

1. 'Istirahat' saat makan

Perut bayi yang penuh terisi udara mungkin mendorong diafragma hingga mengakibatkan otot tersebut mengencang. Kondisi ini yang dibarengi tertutupnya pita suara di kerongkongan mengakibatkan timbulnya suara khas seperti cegukan. Saat kondisi ini terjadi, sebaiknya bayi diistirahatkan terlebih dulu di sela makan.

Istirahat saat makan bisa dilakukan dengan membiarkan bayi bersendawa lebih dulu. Menurut American Academy of Pediatrics, pada bayi yang masih minum ASI sebaiknya dibiarkan sendawa saat berganti payudara.

2. Menggunakan empeng

Menghisap empeng membantu relaksasi otot diafragma pada bayi sehingga bisa berhenti cegukan. Otot diafragma memisahkan rongga dada dan perut yang terletak tepat di bawah tulang rusuk. Diafragma bertugas membantu mengendalikan pernapasan.

3. Mengusap punggung bayi

Mengusap punggung atau menimang bayi membantunya tetap merasa nyaman dan rileks saat cegukan. Tetap nyaman membantu bayi segera berhenti cegukan.

B. Penyebab bayi cegukan

Cegukan (https://www.detik.com/tag/cegukan) pada bayi kadang terjadi tanpa penyebab yang spesifik. Namun cegukan kerap kali berkaitan dengan kejadian bayi saat makan, yang mengakibatkan otot diafragma mengencang. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan bayi cegukan adalah:

1. Terlalu banyak makan

2. Makan terlalu cepat

3. Menelan terlalu banyak udara.

Kondisi ini mengakibatkan perut bayi membesar hingga mendorong diafragma. Otot diafragma mengencang yang dibarengi tertutupnya pita suara menyebabkan bayi cegukan.

C. Bayi cegukan bolehkah disusui?

Bayi cegukan sebetulnya tidak mempengaruhi proses atau keamanannya saat disusui. Orang tua tetap bisa memberi ASI atau susu pada bayi dengan memberi waktu sela, sehingga buah hati bisa bersendawa saat makan. Namun orang tua harus waspada jika bayi terlalu sering cegukan, terlihat tidak nyaman, atau merasa sakit. Saat itu ada baiknya segera ke dokter untuk berkonsultasi.



Simak Video "Gemasnya Lihat Gadis Cilik Ini Berjoget!"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)