Haruskah Pakai Sarung Tangan ke Supermarket Supaya Tak Tertular Corona?

Hestianingsih - wolipop Selasa, 31 Mar 2020 12:25 WIB
housewife taking out clean dishware from dishwasher at home kitchen Ilustrasi sarung tangan. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Virus corona yang telah menginfeksi ratusan ribu di seluruh dunia membuat banyak orang takut keluar rumah. Terlebih lagi di tengah imbauan pemerintah untuk tetap di rumah, bahkan hanya untuk pergi belanja ke supermarket depan rumah, terasa seperti maju ke 'medan perang'.

Berbagai atribut pun dipersiapkan demi mencegah tertular virus corona saat harus keluar rumah untuk membeli sembako. Salah satunya yang cukup sering dipakai adalah sarung tangan plastik atau lateks.

Banyak orang memakai sarung tangan dengan anggapan bahwa keamanan mereka lebih terjamin karena tidak harus bersentuhan langsung dengan barang-barang yang mungkin sudah dipegang orang terjangkit COVID-19. Namun apakah memakai sarung tangan saat beraktivitas di luar rumah benar-benar aman?

Pakar kesehatan Dr. Diana Gall dari Doctor-4-U mengatakan secara umum, sarung tangan plastik/lateks tidak direkomendasikan sebagai alat perlindungan terhadap virus corona. Sarung tangan hanya berguna bagi para petugas medis yang harus berurusan dengan cairan tubuh pasien sepanjang hari.

Haruskah Pakai Sarung Tangan ke Supermarket Supaya Tak Tertular Corona?Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir lebih efektif cegah penularan virus corona. Foto: iStock


"Pertama, pakai sarung tangan plastik/lateks bisa menimbulkan rasa aman yang palsu sehingga jadi mengabaikan kebersihan tangan," kata Dr. Diana, seperti dikutip dari Metro.co.uk.

Seperti apa rasa aman yang palsu itu? Saat memakai sarung tangan, karena merasa sudah aman, kamu jadi tidak hati-hati dan secara refleks menyentuh mata, hidung atau mulut. Padahal sarung tangan tidak jauh berbeda dengan kulit yang mudah terpapar virus.

"Kalau kamu pakai sarung tangan yang sama sepanjang hari, pergi ke berbagai toko, menyentuh permukaan benda yang berbeda-beda, maka kamu jadi lebih berisiko terpapar virus dan menularkannya ke orang lain," jelasnya lagi.

Kalaupun ingin tetap pakai sarung tangan saat berbelanja, kamu tidak bisa memakainya sepanjang hari, tapi harus segera melepasnya setelah menyentuh sesuatu. Tentu ini akan jadi pemborosan dan belum tentu menjamin keamanan kamu terhadap virus juga.

Haruskah Pakai Sarung Tangan ke Supermarket Supaya Tak Tertular Corona?Sarung tangan lebih berguna untuk tenaga medis. Foto: iStock


Selain itu sarung tangan juga tidak bisa dicuci. Kebanyakan sarung tangan plastik dan lateks dirancang hanya untuk sekali pakai. Jika dicuci dengan deterjen atau sabun, sarung tangan bisa sobek dan rusak, sehingga tidak bisa memberikan proteksi yang maksimal.

"Sarung tangan memang bisa melindungi tangan kamu dari kontak langsung dengan droplet (percikan air yang keluar saat orang batuk atau bersin) yang mengandung virus. Tapi droplet itu akan tetap berada di permukaan sarung tangan dan dapat bertahan lama jika tidak langsung dibuang atau dicuci," tambah Dr Ross Perry, seorang dokter umum.

Dia menambahkan, "Pakai sarung tangan tidak memberikan perbedaan terlalu besar selain membuat kamu merasa lebih terlindungi."

Menjaga kebersihan tangan dan pernapasan sebaiknya lebih diprioritaskan ketimbang memakai sarung tangan. Caranya dengan selalu cuci tangan atau pakai hand sanitizer, pakai masker dan sebisa mungkin hindari menyentuh wajah jika tangan belum bersih.



Simak Video "Wow! Ada Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia untuk Cegah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)