Apa yang Dimaksud Virus Corona? Ini Asal Mula hingga Gejala Covid-19

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 20 Mar 2020 06:00 WIB
Ilustrasi virus Corona Apa yang Dimaksud Virus Corona? Foto: Foto: Dok. NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases
Jakarta -

Virus Corona adalah virus yang saat ini tengah banyak diperbincangkan karena penyebarannya yang sangat cepat. Hingga saat ini, virus Corona sudah menginfeksi hingga 152 negara, termasuk Indonesia. WHO bahkan sudah meningkatkan status Covid-19 menjadi pandemi. Di Indonesia sendiri pasien terjangkit virus Corona sudah mencapai 309 orang. 15 orang dikabarkan telah sembuh, sementara 25 orang lainnya meninggal dunia. Itulah mengapa sangat penting untuk benar-benar mengetahui apa yang dimaksud virus Corona. Jadi, apa yang dimaksud virus Corona?

Asal Mula Virus Corona

Seperti dikutip dari World Health Organization (WHO), virus Corona berasal dari Coronaviruses (CoV) yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Sedangkan untuk Novel Coronavirus (nCoV) adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia.

Virus Corona merupakan zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Menurut penyelidikan yang telah dilakukan, SARS-CoV ditularkan dari kucing luwak atau yang lebih dikenal dengan musang ke manusia dan MERS-CoV dari unta ke manusia. Namun beberapa virus Corona juga dikenal beredar pada hewan-hewan yang sebelumnya belum pernah menginfeksi manusia.

Ciri-ciri Terinfeksi Virus Corona

Jadi apa yang dimaksud virus Corona sebenarnya dan kapan seseorang bisa dikatakan terjangkit virus tersebut? Gejala infeksi virus Corona sendiri cukup sulit dilihat pada awalnya. Hal ini dikarenakan tidak semua orang yang sudah terinfeksi akan langsung memperlihatkan gejala-gejala awal dari virus Corona. Dibutuhkan 2 hingga 14 hari sampai orang yang sudah terinfeksi tersebut mengeluarkan tanda atau ciri-ciri virus Corona. Selama tenggang waktu tersebut bisa saja orang-orang yang terinfeksi tanpa sadar menularkannya kepada orang lain. Inilah mengapa sangat penting untuk mengisolasi diri di dalam rumah terlebih dahulu selama kurang lebih 2 minggu, terutama bagi orang-orang yang baru saja bepergian ke luar negeri atau melakukan kontak dekat dengan pasien terjangkit virus Corona.

Agar lebih paham mengenai apa yang dimaksud virus Corona dan gejalanya, berikut ini beberapa ciri-ciri orang yang terinfeksi virus Corona dengan tingkat yang lebih rendah seperti dikutip dari CDC:

1. Demam
2. Batuk
3. Sesak napas

Sedangkan untuk pasien dengan tingkat yang lebih tinggi akan mengalami gejala virus Corona berupa:

1. Sulit bernapas atau napas pendek
2. Nyeri atau sakit pada bagian dada
3. Pusing atau tidak mampu berdiri dan menggerakkan tubuh
4. Bibir atau wajah tampak membiru

Jika merasakan gejala-gejala virus Corona seperti yang telah disebutkan di atas, terutama pasien dengan tingkat yang lebih tinggi, maka segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

Gejala Virus Corona Pada Manusia dari Hari ke Hari

Untuk lebih jelasnya mengenai apa yang dimaksud virus Corona, berikut ini ciri-ciri virus Corona pada manusia hari demi hari seperti dikutip dari Business Insider Singapore berdasarkan data dari Zhongnan Hospital of Wuhan University:

Hari 1: Pasien mengalami gejala virus Corona berupa demam. Pasien mungkin juga mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil dari orang-orang tersebut mungkin juga mengalami diare atau mual selama satu hingga dua hari sebelumnya.

Hari 5: Pasien mengalami gejala virus Corona berupa kesulitan bernapas, terutama untuk pasien yang lanjut usia atau sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit.

Hari 7: Pasien mengalami gejala virus Corona berupa kondisi yang semakin memburuk, sebelum akhirnya pasien dilarikan ke rumah sakit.

Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah (15 persen, menurut CDC China) akan mengalami gejala virus Corona berupa gangguan pernapasan akut (ARDS), penyakit yang terjadi ketika cairan terkumpul di paru-paru. ARDS ini sering kali berakibat fatal.

Hari 10: Jika pasien memiliki gejala yang memburuk, ini adalah waktu dalam perkembangan penyakit ketika mereka kemungkinan besar dirawat di ICU. Pasien-pasien ini mungkin memiliki lebih banyak sakit perut dan kehilangan nafsu makan daripada pasien dengan kasus yang lebih ringan. Hanya sebagian kecil yang mati: Tingkat kematian saat ini berkisar sekitar 2%.

Hari 17: Rata-rata orang yang sudah sembuh dari gejala-gejala virus Corona akan diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah dua setengah minggu.

Itulah beberapa gejala-gejala virus Corona pada manusia yang perlu kamu tahu. Setelah mengetahui dengan jelas apa yang dimaksud virus Corona dan gejala-gejalanya, kamu juga perlu tahu bagaimana cara untuk mencegah infeksi virus Corona.

Cara Mencegah Virus Corona

Cara yang terpenting untuk mencegah infeksi Covid-19 atau virus Corona adalah dengan menjaga kesehatan dan kebersihan. Seperti dikutip dari WHO, rekomendasi dasar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah dengan mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun, menutupi mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, dan memasak daging dan telur hingga matang. Selain itu, hindari kontak langsung dengan siapapun yang menunjukkan gejala virus Corona, seperti sesak napas, batuk, dan bersin.

Demikianlah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai apa yang dimaksud virus Corona. Semoga dengan lebih memahami apa yang dimaksud virus Corona dan mengetahui gejala-gejalanya pada manusia serta cara pencegahannya, kita semua bisa terhindar dari bahaya penyebaran dan infeksi virus.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)