Lawan Virus Corona, Perawat di China Cukur Rambut Panjang hingga Botak

Hestianingsih - wolipop Selasa, 28 Jan 2020 09:37 WIB
Virus corona yang menyebar di wilayah Wuhan, China, membuat sejumlah warganya terjangkit dan harus dievakuasi ke rumah sakit. Tim medis pun bantu evakuasi warga Tenaga medis lawan virus Corona di China. Foto: Chinatopix via AP
Wuhan -

Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China, membuat mereka yang terinfeksi maupun masih suspect, berbondong-bondong datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Saat para pasien membutuhkan perawatan intensif, ada tenaga medis di garda depan, yang berusaha sekuat tenaga menyembuhkan mereka.

Di tengah kaos situasi berbagai rumah sakit di Wuhan, yang merupakan tempat virus Corona pertama kali menyebar, para tenaga medis seperti dokter dan suster pun harus menjaga diri mereka sendiri agar tak tertular. Hal ini tentu menjadi sulit ketika para tenaga medis juga disibukkan dengan jadwal yang sangat padat.

Saking terbatasnya waktu, seorang perawat di Wuhan, China, memutuskan mencukur rambutnya hingga botak demi bisa melayani pasien dan melindungi dirinya sendiri dari virus Corona. Perawat yang diketahui bernama Shan Xia itu mencukur rambutnya pada Senin (27/01/2020), agar dia bisa lebih mudah bergerak dan bekerja ketika menghadapi pasien terinfeksi virus Corona.

Lawan Virus Corona, Perawat di China Cukur Rambut hingga BotakShan Xia, perawat di Wuhan, China, yang cukur rambut untuk rawat virus Corona. Foto: Dok. The Star/ World of Buzz


Seperti dikutip dari World of Buzz, wanita berusia 30 tahun ini bekerja di Rumah Sakit Renmin, Universitas Wuhan. Dia mengatakan sengaja membotaki kepalanya untuk menghindari kontaminasi silang sekaligus mempersingkat waktu ketika memakai dan melepas baju pelindung.

Foto before-after penampilan rambutnya pun menjadi viral. Ibu dua anak ini awalnya berambut panjang melebihi bahu. Kini Shan Xia tampil dengan kepala botak namun tetap terlihat bersahaja.


Sementara itu, Komisi Kesehatan Nasional menyatakan sedikitnya sudah menurunkan sejumlah tim beranggotakan total 959 tenaga medis dari tujuh provinsi dan kota di China. Tindakan ini dilakukan untuk membantu Wuhan mencegah infeksi dan penyebaran virus Corona.

Tim medis yang diturunkan berasal dari provinsi Henan, Jilin, Liaoning, Shanxi dan Shaanxi. Dua lagi berasal dari kota Tianjin dan Chongqing.



Simak Video "Bikin Haru! Sepasang Dokter Rela Tunda Nikah Demi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)