Suka Menaruh Tisu di Dudukan Toilet Umum? Ini Risiko Kesehatannya
Vina Oktiani - wolipop
Senin, 16 Des 2019 07:00 WIB
Jakarta
-
Toilet memang tempat yang paling banyak menyimpan bakteri, terutama toilet di tempat umum. Saat terpaksa menggunakan toilet umum ini, sebagian orang memiliki kebiasaan manaruh tisu di dudukan toilet terlebih dulu dengan anggapan bisa mencegah paparan bakteri. Tapi ternyata hal ini sama sekali tidak berguna dan justru malah akan membuatmu terpapar lebih banyak bakteri. Mengapa demikian?
Seperti dikutip dari Brightside, setiap kali kita menyiram toilet maka bakteri akan menyebar melalui udara lalu menempel pada bagian-bagian toilet, seperti tembok, gagang pintu, dan obyek-obyek terdekat lainnya, termasuk tisu toilet. Dibandingkan dudukan kloset, tisu toilet justru menyimpan lebih banyak bakteri.
Tisu toilet biasanya diletakkan di sebelah kloset untuk memudahkan para pengguna mengambilnya. Selain karena letaknya yang berdekatan, tisu toilet merupakan benda yang dapat menyerap cairan dengan cepat, sehingga itu akan menjadikannya tempat bakteri berkumpul. Jadi jika kamu menggunakan tisu toilet untuk menutupi dudukan kloset, maka kamu justru bisa terpapar lebih banyak bakteri. Penyakit yang bisa muncul akibat dari bakteri di toilet di antaranya diare, cacingan dan tifus.
Sebenarnya dudukan kloset sendiri bukanlah tempat yang paling kotor yang ada di dalam toilet. Menurut ahli mikrobiologi bernama Charles Gerba, tempat-tempat yang sering disentuh, seperti wastafel, tempat mencuci piring, dan tisu toilet justru jauh lebih kotor dan menyimpan banyak bakteri dibandingkan dengan dudukan kloset.
Dudukan kloset sendiri sengaja dibuat mulus untuk membuatnya tidak mudah ditempeli oleh bakteri. Jadi tidak perlu khawatir, selama kondisi imunitas tubuhmu sehat dan kuat maka kamu tidak akan mudah terserang penyakit karena hal ini. Kebanyakan bakteri dan virus pada toilet juga hanya dapat bertahan dalam jangka waktu yang singkat. Namun jika kamu ingin lebih aman maka kamu bisa membawa sendiri tisu higienis dan mengunakannya untuk menutupi dudukan kloset sehingga dapat mengurangi jumlah paparan bakteri.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan beberapa langkah lainnya agar terhindar dari bakteri dan virus. Seperti dengan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 sampai 30 detik sebelum dan setelah ke kamar mandi. Sabun cukup penting digunakan karena jika hanya mencuci dengan air maka itu tidak akan membunuh bakteri yang ada di tanganmu. Setelah mencuci tangan, jangan menyentuh keran air di wastafel dengan tangan kosong. Kamu bisa menggunakan lap atau tisu untuk mencegah mikroba kembali ke tanganmu.
Selain itu, jangan meletakkan barang-barangmu di lantai atau dekat wastafel. Akan lebih baik jika ada orang lain di luar toilet yang bersedia kamu titipkan. Yang terakhir, jika memungkinkan hindari menyentuh apapun di toilet dengan tangan kosong dan pastikan kamu kembali mencuci tanganmu sebelum memegang wajah, mata, atau hidungmu.
(vio/eny)
Seperti dikutip dari Brightside, setiap kali kita menyiram toilet maka bakteri akan menyebar melalui udara lalu menempel pada bagian-bagian toilet, seperti tembok, gagang pintu, dan obyek-obyek terdekat lainnya, termasuk tisu toilet. Dibandingkan dudukan kloset, tisu toilet justru menyimpan lebih banyak bakteri.
Tisu toilet biasanya diletakkan di sebelah kloset untuk memudahkan para pengguna mengambilnya. Selain karena letaknya yang berdekatan, tisu toilet merupakan benda yang dapat menyerap cairan dengan cepat, sehingga itu akan menjadikannya tempat bakteri berkumpul. Jadi jika kamu menggunakan tisu toilet untuk menutupi dudukan kloset, maka kamu justru bisa terpapar lebih banyak bakteri. Penyakit yang bisa muncul akibat dari bakteri di toilet di antaranya diare, cacingan dan tifus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Thinkstock |
Sebenarnya dudukan kloset sendiri bukanlah tempat yang paling kotor yang ada di dalam toilet. Menurut ahli mikrobiologi bernama Charles Gerba, tempat-tempat yang sering disentuh, seperti wastafel, tempat mencuci piring, dan tisu toilet justru jauh lebih kotor dan menyimpan banyak bakteri dibandingkan dengan dudukan kloset.
Dudukan kloset sendiri sengaja dibuat mulus untuk membuatnya tidak mudah ditempeli oleh bakteri. Jadi tidak perlu khawatir, selama kondisi imunitas tubuhmu sehat dan kuat maka kamu tidak akan mudah terserang penyakit karena hal ini. Kebanyakan bakteri dan virus pada toilet juga hanya dapat bertahan dalam jangka waktu yang singkat. Namun jika kamu ingin lebih aman maka kamu bisa membawa sendiri tisu higienis dan mengunakannya untuk menutupi dudukan kloset sehingga dapat mengurangi jumlah paparan bakteri.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan beberapa langkah lainnya agar terhindar dari bakteri dan virus. Seperti dengan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 sampai 30 detik sebelum dan setelah ke kamar mandi. Sabun cukup penting digunakan karena jika hanya mencuci dengan air maka itu tidak akan membunuh bakteri yang ada di tanganmu. Setelah mencuci tangan, jangan menyentuh keran air di wastafel dengan tangan kosong. Kamu bisa menggunakan lap atau tisu untuk mencegah mikroba kembali ke tanganmu.
Selain itu, jangan meletakkan barang-barangmu di lantai atau dekat wastafel. Akan lebih baik jika ada orang lain di luar toilet yang bersedia kamu titipkan. Yang terakhir, jika memungkinkan hindari menyentuh apapun di toilet dengan tangan kosong dan pastikan kamu kembali mencuci tanganmu sebelum memegang wajah, mata, atau hidungmu.
(vio/eny)
Home & Living
3 Alat Kebersihan Ini Pasti Akan Kamu Butuhkan di Rumah, Cek Produknya di Sini!
Home & Living
Dikejar Waktu Setiap Pagi Karena Harus Sarapan? Pakai Wajan Ini Untuk Solusi Masak Praktis
Home & Living
Pisau Dapur Sering Tumpul? Saatnya Kamu Punya Set Pisau yang Proper dan Tajam
Pakaian Wanita
Bosan Pakai Outfit Itu-Itu Saja? Pilihan Blazer Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung On Point!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Most Popular
1
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
2
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
3
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
4
60 Ucapan Terima Kasih untuk Mengapresiasi Diri Sendiri, Menguatkan Hati
5
Halo Lip, Tren Makeup 2026 yang Memberi Efek Bibir Penuh Alami
MOST COMMENTED












































