6 Cara Mengatasi Takut Terbang Setelah Ada Berita Pesawat Jatuh

Hestianingsih - wolipop Selasa, 30 Okt 2018 12:35 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, menyisakan duka bagi keluarga maupun dunia aviasi Indonesia. Pemberitaan mengenai jatuhnya pesawat ini berpotensi membuat orang takut naik pesawat, atau lebih parahnya lagi, memicu aviophobia.

Aviophobia merupakan kondisi di mana seseorang memiliki ketakutan berlebihan naik pesawat. Jumlah orang yang takut naik pesawat terbilang tidak sedikit. Hasil survei yang dipublikasikan National Geographic TV mencatat, satu dari 10 orang takut naik pesawat.

Kamu termasuk orang yang takut naik pesawat atau bahkan memiliki aviophobia? Ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketakutan berlebihan saat terbang.

1. Hipnoterapi
Foto: dok. Thinkstock

Banyak orang masih belum menerima konsep dasar, bagaimana objek besi berat seperti pesawat bisa lepas landas dan terbang, mengudara di angkasa. Bagaimana lalu lintas udara diatur dan dikontrol dari jarak yang sangat jauh, apa yang harus dilakukan ketika terjadi turbulensi, dan sebagainya. Pikiran-pikiran itu yang kemudian secara tak sadar telah menimbulkan ketakutan untuk naik pesawat terbang. Akibatnya mereka jadi gelisah dan gugup selama penerbangan yang tentunya membuat perjalanan jadi tak nyaman.

Seperti dikutip dari Express.co.uk, ketakutan naik pesawat bisa diatasi dengan hipnoterapi. Ahli hipnosis biasanya akan memberikan sugesti lewat kalimat-kalimat yang menenangkan. Sugesti yang diberikan secara terarah ini akan membantu subjek mengontrol emosinya. Hipnoterapis juga mungkin bisa mengajarkan teknik self-hipnosis jika diperlukan.

2. Duduk di Tengah
Foto: (Michael Buholzer/AFP)

Kebanyakan orang tanpa aviophobia akan memilih duduk di kursi dekat jendela, karena bisa menikmati pemandangan di udara. Tapi jika kamu memiliki ketakutan akan naik pesawat, kursi tengah akan jadi tempat yang ideal.

Ketika ada orang lain di sisi kanan maupun kiri, kamu akan merasa lebih relaks dan aman. Selain itu ketika pesawat akan lepas landas atau mendarat, kamu jadi bisa berpegang pada kedua sandaran tangan.

3. Perhatikan Demonstrasi Keselamatan
Foto: Ilustrasi Pramugari (Thinkstock)

Umumnya orang tidak terlalu menghiraukan demonstrasi keselamatan yang diberikan sebelum pesawat lepas landas. Sebagian beranggapan bahwa panduan semacam itu hanya semakin mengingatkan kalau pesawat jatuh memang benar terjadi.

Tapi ada manfaatnya jika kamu memerhatikan dengan seksama demonstrasi dari pramugari atau yang ditayangkan pada monitor. Karena sudah paham prosedur keselamatan, kamu akan menjadi lebih tenang dan karena merasa siap jika terjadi kondisi darurat.

4. Alihkan Perhatian
Foto: Pool

Cara paling mudah dan efektif mengatasi takut naik pesawat adalah mengalihkan perhatian. Daripada selalu memikirkan bahwa kamu sedang berada di ketinggian puluhan ribu kaki, lebih baik sibukkan diri dengan membaca buku, mendengarkan musik atau menonton film.


5. Teknik Bernapas
Foto: dok. Thinkstock

Jika sudah terlanjur panik, fokuslah pada kursi belakang di depanmu dan ambil napas dalam-dalam secara perlahan. Bernapaslan dari hidung selama lima detik, tahan sebentar, lalu hembuskan pelan-pelan dari mulut, juga selama lima detik.

"Detak jantungmu akan segera menurun dan dalam satu atau dua menit kamu akan mulai merasa relaks," kata Bor, penulis buku 'Overcome Your Fear Of Flying'.

6. Bicara Pada Pramugari
Foto: (@imbrigita/Instagram)

Kru kabin biasanya dilatih untuk membantu menenangkan penumpang yang takut terbang. Jadi jangan ragu bilang pada pramugari kalau kamu merasa gugup dan gelisah. Mereka akan memiliki banyak cara untuk membuat kamu merasa jauh lebih relaks.




Tonton juga 'Pencarian Korban dan Puing Lion Air, dari Udara hingga Bawah Laut':

[Gambas:Video 20detik]

(hst/eny)