Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cokelat Ini Bisa Mengurangi Sakit Perut Saat PMS, Mengandung Apa?

Hestianingsih - wolipop
Senin, 07 Nov 2016 14:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Bukan hal yang aneh lagi jika nafsu makan wanita bertambah kala PMS atau beberapa hari menjelang menstruasi. Saat PMS, makanan yang diincar biasanya tak jauh-jauh dari karbohidrat manis seperti permen, cokelat atau es krim.

Ada kabar baik bagi Anda para wanita yang memfavoritkan cokelat sebagai camilan kala PMS datang. Seorang ahli pembuat cokelat telah menciptakan kudapan cokelat yang diklaim bisa membantu meredakan sakit atau kram perut akibat menstruasi.

Pria bernama Marc Widmer ini menamakan produk cokelatnya Frauenmond. Produk ini mengandung 17 jenis herbal yang diambil dari pegunungan Swiss, serta 60 persen cokelat murni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada suratkabar lokal 20 Minuten, seperti dilansir Daily Mail, Marc mengatakan kombinasi bahan herbal di dalam cokelat bisa membuat hari-hari PMS dan menstruasi pada wanita jadi lebih nyaman. Bagaimana cara kerja cokelat herbal ini?
Foto: ist.

Interaksi antara bahan herbal dan molekul-molekul di dalam cokelat akan meningkatkan level serotonin, hormon yang berfungsi meningkatkan mood dan membuat perasaan lebih tenang. Efek bahan herbal juga dikatakan Marc membuat rasa cokelat jadi lebih nikmat, sekaligus baik bagi kesehatan secara keseluruhan. Produk bernama The Frauenmond Bar ini dijual seharga Rp 160 ribuan.

Cokelat sebagai makanan untuk meringankan nyeri dan sakit perut saat menstruasi sebenarnya bukan hal baru. Pakar kesehatan Elisabeth Morray mengatakan bahwa makan sedikit saja cokelat berkualitas tinggi, yang artinya mengandung minimal 65 persen kakao, bisa meredakan kram dan gejala PMS.

"Kenapa? Karena cokelat mengandung magnesium yang bisa membantu meringankan kram dan meningkatkan energi. Cokelat juga mengandung endorphin, atau 'hormon bahagia' yang membantu memperbaiki mood," jelas Elisabeth.

Tak hanya itu saja, cokelat juga kaya akan flavonoid. Antioksidan ini berkhasiat melindungi tubuh dari peradangan juga kerusakan sel akibat radikal bebas dari lingkungan luar.

Namun Elisabeth mengingatkan, cokelat sebaiknya dikonsumsi secukupnya, karena bagaimanapun juga camilan ini mengandung banyak gula dan kafein. Konsumsilah cokelat maksimal 2-3 keping dalam sehari. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads