Hati-hati! 6 Tren Fashion yang Bisa Menyebabkan Sakit Punggung
Hestianingsih - wolipop
Senin, 31 Okt 2016 10:48 WIB
Jakarta
-
Tren fashion terus bergulir dari masa ke masa. Ada yang bertahan hingga beberapa tahun, ada yang cukup dinikmati di satu masa saja. Tapi ada pula tren fashion yang bisa mengganggu kesehatan tubuh terutama tulang.
Tren fashion terus bergulir dari masa ke masa. Ada yang bertahan hingga beberapa tahun, ada yang cukup dinikmati di satu masa saja. Tapi ada pula tren fashion yang bisa mengganggu kesehatan tubuh terutama tulang.
Beberapa tren dan fashion item ini, disinyalir jadi salah satu faktor penyebab sakit tulang belakang dan sakit punggung. Perannya memang tak signifikan mengakibatkan sakit punggung, tapi mungkin Anda ingin mempertimbangkan untuk tidak terlalu sering menggunakannya.
1. Rok Pensil
Rok dan gaun pensil, atau berpotongan mengecil ke bawah akan 'memaksa' kedua lutut serta kaki untuk merapat sehingga membatasi gerak. Jika dipakai terus-menerus dalam waktu lama, otot kaki akan semakin tegang dan bisa memicu cedera serta gangguan sendi tulang belakang.
2. Baju Ketat
Memakai baju terlalu ketat, seperti gaun body-con atau pakaian berbahan lateks terlalu lama bisa menyebabkan syaraf-syaraf di punggung dan tulang belakang tertekan. Selain itu baju yang terlalu ketat juga membatasi pergerakan tulang pinggul, menyebabkan tekanan pada tulang belakang sehingga mengakibatkan sakit punggung berkepanjangan.
3. Skinny Jeans
Saat dipakai, skinny jeans 'mencengkeram' erat pinggang, pinggul, paha juga betis. Hal itu mengakibatkan ketegangan pada persendian, kejang, hingga mati rasa pada kaki. Diungkap Dr. John England dari American Academy of Neurology, jeans yang terlalu ketat dapat merusak ratusan syaraf di kaki. Walaupun elastis, namun bahan jeans yang cenderung tebal tetap bisa membuat berbagai sumbatan di syaraf kaki.
Sumbatan-sumbatan itu kemudian mengakibatkan rasa pegal, sakit hingga mati rasa. Jika hal itu terjadi terus menerus, bukan hal yang mustahil bisa banyak syaraf di kaki Anda yang putus atau tak berfungsi sebagaimana mestinya.
4. Tas Terlalu Besar
Semakin besar ukuran tas, akan semakin banyak pula barang yang akan Anda masukkan ke dalamnya. Membawa beban yang terlalu berat hanya di satu sisi tubuh adalah salah satu penyebab utama sakit punggung. Setiap kali Anda membawa beban berat di salah satu sisi tubuh, tulang belakang bisa bengkok dan memicu gejala sakit punggung.
5. High Heels
Memakai sepatu hak tinggi dan tipis memang bisa membuat wanita terlihat anggun, seksi dan postur tampak lebih baik karena memaksa tubuhnya berdiri tegak. Namun menurut ahli penyakit kaki dan tulang Dr. Greene, seperti dilansir Everyday Health, tubuh manusia tidak cocok untuk mengenakan high heels setiap hari karena ketinggian sepatu tersebut dapat menyebabkan tegangnya otot pada betis. Selain berpengaruh bagi otot kaki, memakai high heels terlalu sering juga dapat menyebabkan nyeri tulang belakang, leher dan bahu.
6. Kalung Berukuran Besar
Memakai kalung berukuran besar dengan detail bebatuan yang berat akan memberi tekanan pada otot, tendon serta sendi di leher. Kalung yang terlalu berat juga akan membuat leher dan kepala cenderung condong ke depan sehingga menimbulkan tekanan, sakit dan kerusakan pada tulang leher dan punggung. (hst/hst)
Tren fashion terus bergulir dari masa ke masa. Ada yang bertahan hingga beberapa tahun, ada yang cukup dinikmati di satu masa saja. Tapi ada pula tren fashion yang bisa mengganggu kesehatan tubuh terutama tulang.
Beberapa tren dan fashion item ini, disinyalir jadi salah satu faktor penyebab sakit tulang belakang dan sakit punggung. Perannya memang tak signifikan mengakibatkan sakit punggung, tapi mungkin Anda ingin mempertimbangkan untuk tidak terlalu sering menggunakannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Mohammad Abduh |
Rok dan gaun pensil, atau berpotongan mengecil ke bawah akan 'memaksa' kedua lutut serta kaki untuk merapat sehingga membatasi gerak. Jika dipakai terus-menerus dalam waktu lama, otot kaki akan semakin tegang dan bisa memicu cedera serta gangguan sendi tulang belakang.
2. Baju Ketat
Foto: dok. getty image |
Memakai baju terlalu ketat, seperti gaun body-con atau pakaian berbahan lateks terlalu lama bisa menyebabkan syaraf-syaraf di punggung dan tulang belakang tertekan. Selain itu baju yang terlalu ketat juga membatasi pergerakan tulang pinggul, menyebabkan tekanan pada tulang belakang sehingga mengakibatkan sakit punggung berkepanjangan.
3. Skinny Jeans
Foto: Istimewa |
Saat dipakai, skinny jeans 'mencengkeram' erat pinggang, pinggul, paha juga betis. Hal itu mengakibatkan ketegangan pada persendian, kejang, hingga mati rasa pada kaki. Diungkap Dr. John England dari American Academy of Neurology, jeans yang terlalu ketat dapat merusak ratusan syaraf di kaki. Walaupun elastis, namun bahan jeans yang cenderung tebal tetap bisa membuat berbagai sumbatan di syaraf kaki.
Sumbatan-sumbatan itu kemudian mengakibatkan rasa pegal, sakit hingga mati rasa. Jika hal itu terjadi terus menerus, bukan hal yang mustahil bisa banyak syaraf di kaki Anda yang putus atau tak berfungsi sebagaimana mestinya.
4. Tas Terlalu Besar
Foto: Thinkstock |
Semakin besar ukuran tas, akan semakin banyak pula barang yang akan Anda masukkan ke dalamnya. Membawa beban yang terlalu berat hanya di satu sisi tubuh adalah salah satu penyebab utama sakit punggung. Setiap kali Anda membawa beban berat di salah satu sisi tubuh, tulang belakang bisa bengkok dan memicu gejala sakit punggung.
5. High Heels
Foto: Thinkstock |
Memakai sepatu hak tinggi dan tipis memang bisa membuat wanita terlihat anggun, seksi dan postur tampak lebih baik karena memaksa tubuhnya berdiri tegak. Namun menurut ahli penyakit kaki dan tulang Dr. Greene, seperti dilansir Everyday Health, tubuh manusia tidak cocok untuk mengenakan high heels setiap hari karena ketinggian sepatu tersebut dapat menyebabkan tegangnya otot pada betis. Selain berpengaruh bagi otot kaki, memakai high heels terlalu sering juga dapat menyebabkan nyeri tulang belakang, leher dan bahu.
6. Kalung Berukuran Besar
Foto: Mohammad Abduh |
Memakai kalung berukuran besar dengan detail bebatuan yang berat akan memberi tekanan pada otot, tendon serta sendi di leher. Kalung yang terlalu berat juga akan membuat leher dan kepala cenderung condong ke depan sehingga menimbulkan tekanan, sakit dan kerusakan pada tulang leher dan punggung. (hst/hst)
Fashion
Banyak yang Repeat Order! Pilihan Celana Pendek dari Hi Girls Label Ini Bikin Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Naik Level di 2026! Selain Praktis, Pilihan Dress Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung Rapi dan Keren
Fashion
Outfit Hacks Cowok! 5 Barang yang Instantly Bikin Kamu Kelihatan Lebih Mahal dari Harganya
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Most Popular
1
Foto Prewedding Darma Mangkuluhur-DJ Patricia, Anak Tommy Soeharto Siap Nikah
2
Potret Ira Wibowo Kondangan Bareng Anak, Bak Tak Menua di Usia 58 Tahun
3
Kim Woo Bin & Shin Min Ah Bulan Madu di Spanyol, Foto Bareng Fans & Bagi TTD
4
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
5
Foto: Momen Romantis Kylie Jenner & Timothee Chalamet di Critics' Choice 2026
MOST COMMENTED












































Foto: Mohammad Abduh
Foto: dok. getty image
Foto: Istimewa
Foto: Thinkstock
Foto: Thinkstock
Foto: Mohammad Abduh