Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

3 Makanan untuk Menghilangkan Bau Mulut Akibat Makan Bawang Putih

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 05 Okt 2016 17:57 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Bawang putih menjadi salah satu bumbu andalan untuk melezatkan masakan. Selain itu bawang putih juga bisa menjaga kesehatan. Tapi tak dapat dimungkiri bahwa bawang putih bisa menyebabkan bau mulut.

"Bawang putih adalah salah satu rasa yang sangat kita inginkan dalam masakan, tapi jeleknya baunya akan tetap tercium pada napas hingga 24 jam dan itu tidak terlalu menyenangkan," ujar profesor ilmu dan teknologi makanan Sheryl Barringer, Ph.D., seperti dikutip dari Health.

Bagi pencinta bawang putih, kini tak perlu khawatir. Studi yang dilakukan Ohio State University telah menemukan cara ampuh untuk mengusir bau mulut akibat makan bawang putih. Dari hasil penelitian, para ilmuwan menemukan beberapa makanan yang bisa menyegarkan napas sekaligus menghilangkan bau mulut.

Makanan tersebut cukup mudah didapat dan mungkin sudah tersedia di dalam kulkas atau dapur Anda. Apel, daun mint dan selada memiliki komponen yang bisa menghancurkan volatile, senyawa dalam bawang putih penyebab bau mulut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komponen itu terdiri dari dua jenis, phenolic dan enzim. Phenolic adalah antioksidan yang banyak ditemukan dalam buah dan sayuran, sementara enzim merupakan protein yang membantu mempercepat reaksi kimia di dalam tubuh.

"Ketika Anda mengonsumsi makanan mengandung phenolic, zat ini akan bereaksi terhadap volatile dan menghancurkannya. Sedangkan enzim akan mempercepat proses tersebut, jadi jika Anda makan buah atau sayur yang memiliki enzim ini, maka reaksi penghancuran volatile akan terjadi lebih cepat begitu juga dengan hilangnya bau mulut," jelas Sheryl yang juga tergabung dalam penelitian.

Dari eksperimen yang dilakukan terhadap responden, apel segar, daun mint segar dan selada mentah bisa mengurangi konsentrasi volatile di dalam mulut hingga 50 persen lebih dibandingkan ketika hanya minum air putih. Dari tiga makanan yang diuji coba, daun mint mengandung phenolic paling tinggi. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads