Mana Lebih Baik, Makan 3 Kali atau 6 Kali Sehari?

Hestianingsih - wolipop Selasa, 02 Agu 2016 15:55 WIB
Foto: thinkstock Foto: thinkstock

Jakarta - Berapa kali Anda seharusnya makan dalam sehari? Beberapa orang menyarankan untuk makan tiga kali sehari, tapi ada pula pakar diet merekomendasikan untuk makan enam kali sehari yang terdiri dari tiga makan besar dan tiga camilan.

Pakar kesehatan holistik Mickey Mehta, punya pendapatnya sendiri. Menurut pria asal India ini, tidak masalah jika Anda ingin makan tiga, enam bahkan delapan kali sehari. Tapi yang terpenting adalah makan ketika Anda merasa lapar.

Mickey juga menjelaskan pentingnya memahami sistem sirkadian tubuh; kapan waktu yang tepat untuk makan, makanan yang diasup dan juga besaran porsi yang sesuai kebutuhan. Sebab, tubuh memiliki ritme alami yang terbagi dalam tiga waktu.


"Pukul 12.00 sampai 20.00 adalah periode ideal untuk sistem pencernaan manusia bekerja maksimal. Jadi sebagian besar nutrisi harus dikonsumsi pada waktu ini," jelas Mickey seperti dikutip dari India Times.

Pada pukul 20.00 hingga 04.00 adalah waktunya proses asimilasi atau pembauran. Yakni ketika tubuh mulai memproses nutrisi yang telah diasup. Dengan kata lain, pada waktu ini nutrisi membaur ke dalam tubuh dan sistem tubuh mulai melambat. Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan berat untuk membantu organ-organ tubuh berfungsi dengan semestinya.

Selanjutnya mulai pukul 04.00 sampai 12.00 merupakan waktu dimana tubuh melakukan detoksifikasi. Dalam hal ini liver menjadi organ yang paling 'bertanggungjawab' memilah antara nutrisi yang harus diserap dan racun yang perlu dikeluarkan.

Secara garis besar proses pencernaan akan melambat setelah matahari terbenam. Jadi, hampir semua makanan yang dikonsumsi pasca terbenamnya matahari akan menjadi lebih sulit untuk dicerna. Semakin malam Anda makan maka semakin sedikit pilihan makanan yang 'aman' untuk dikonsumsi. Artinya, Anda tidak disarankan mengonsumsi makanan berat seperti nasi lengkap dengan lauk pauk atau junkfood sebab tubuh perlu bekerja lebih keras memroses makanan tersebut.

"Dengarkan sinyal tubuh dan ikuti rasa lapar Anda. Lapar adalah kebutuhan dari tubuh, dan keinginan untuk makan lebih, berarti tubuh Anda rakus. Makan secara mekanis tidak boleh dilakukan. Makanlah dengan kesadaran karena Anda tidak hanya mengonsumsi energi tapi juga intelijensi," pungkas Mickey.

Jika Anda merasa lapar di malam hari, disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan dengan porsi kecil. Seperti dikutip dari Live Strong, mengonsumsi makanan mengandung protein sehat di malam hari bisa membantu tubuh membentuk otot saat tidur. Sementara ngemil makanan berkarbohidrat kompleks, akan membantu tubuh mengontrol gula darah di keesokan harinya bahkan nafsu makan jadi lebih terkontrol. Kombinasi protein dan karbohidrat juga membuat Anda lebih nyenyak tidur.

Beberapa makanan yang disarankan untuk dikonsumsi pada malam hari diantaranya dark chocolate, kacang pistachio, susu hangat dengan madu atau almond. Anda juga bisa makan selembar roti gandum yang dioles selai kacang atau yoghurt dengan oatmeal. (hst/hst)