Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

6 Kesalahan Mencukur Rambut yang Buat Kulit Iritasi

Hestianingsih - wolipop
Jumat, 29 Jul 2016 16:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak wanita mencukur rambut tubuh karena alasan penampilan. Bersih dari rambut-rambut halus memang membuat kulit terlihat lebih halus, namun jika pengerjaannya tidak tepat justru bisa merusak kulit. Lecet, iritasi hingga rambut tumbuh di dalam (ingrown hair) merupakan keluhan yang sering terjadi. Ini enam kesalahan yang perlu Anda hindari agar kulit tidak rusak karena mencukur rambut.

1. Mencukur Dalam Keadaan Kulit Kering
Sebagian wanita mencukur rambut saat kondisi kulit kering untuk menghemat waktu. Cara ini bisa membuat kulit lecet dan terkelupas sehingga meninggalkan iritasi hingga ruam kemerahan. Sangat disarankan Anda mengoleskan kulit terlebih dahulu dengan lotion atau krim khusus.

"Shaving cream dan gel dirancang untuk membantu pisau cukur meluncur dengan lembut di permukaan kulit. Tanpanya, Anda berisiko tinggi mengalami kulit kemerahana, lecet, kulit rusak dan iritasi," ujar dermatologist Joel Schlessinger, M.D., seperti dikutip dari Women's Health.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Pakai Pisau Cukur Tumpul
Pastikan pisau cukur memiliki ketajaman yang optimal untuk mencukur rambut. Biasanya pisau cukur berada dalam kondisi terbaiknya hanya sampai satu minggu. Lebih dari itu, pisau cukur akan tumpul bahkan berkarat.

"Pisau cukur yang tumpul lebih berisiko menyebabkan razor bump (bengkak pada pori-pori tempat tumbuhnya rambut), iritasi, goresan, lecet, dan pisau cukur yang sudah lama bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri, yang memicu infeksi," kata Joel.

Baca Juga: 50 Inspirasi OOTD Hijabers Dunia

3. Arah Mencukur Berlawanan dengan Tumbuhnya Rambut
Mencukur berlawanan dengan arah tumbuhnya rambut akan membuat rambut tumbuh ke dalam, yang dikenal dengan istilah ingrown hair. Rambut yang tumbuh ke dalam akan membuat kulit terasa gatal dan perih.

"Terutama bagi yang berkulit sensitif, lebih baik mencukur arah yang sama dengan tumbuhnya rambut. Jika Anda rentan mengalami razor burn (rasa panas setelah mencukur) dan ingrown hair, oleskan gel atau serum yang bisa meredakan iritasi akibat prosedur penghilangan rambut seperti mencukur," saran Joel.

4. Gerakan Mencukur Terlalu Cepat
"Anda akan mengalami lecet, kulit iritasi atau ada rambut yang terleway ketika mencukur terlalu cepat. Sebaiknya mencukur dengan perlahan dan tekanannya merata untuk mencegah timbulnya masalah kulit," ucap dermatologist dari Manhattan Dermatology and Cosmetic Surgery, New York, Dendy Engelman, M.D.

5. Tidak Eksfoliasi Sebelum Mencukur
Untuk mencegah razor bumps, Anda disarankan mengelupaskan kulit sebelum mencukur. Mengelupas kulit dengan krim atau lotion scrub akan menyingkirkan sel-sel kulit mati sehingga pisau cukur bisa 'meluncur' lebih mudah di permukaan kulit.

6. Tidak Pakai Pelembap Setelah Cukur
Melembapkan kulit setelah mencukur sangat penting untuk mencegahnya dari kekeringan. Proses pencukuran sedikit banyak akan mengikis kelembapan kulit dan membuat kulit kering. Oleskan pelembap setelah mencukur dan membersihkan kulit. Dendy juga menyarankan untuk mengoleskan body oil agar kemerahan dan radang berkurang. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads