Ini Camilan yang Baik Dikonsumsi Berdasarkan Bentuk Tubuh Anda
Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 15 Jul 2016 18:00 WIB
Jakarta
-
Baik di rumah maupun kantor, camilan sering diandalkan untuk mengisi perut yang keroncongan di sela-sela jam makan. Meski makan snack kurang sehat dan berlebihan kurang baik untuk kesehatan, sebenarnya mengemil boleh-boleh saja asalkan tepat. Nutrisionis Jess Dyer pun menyarankan agar Anda memilih kudapan berdasarkan bentuk tubuh yang dibaginya menjadi tiga jenis, yakni Ectomorph, Mesomorph, dan Endomorph. Berikut penjelasannya:
Ectomorph
Bentuk tubuh Ectomorph cenderung kurus dengan struktur tulang yang memang lebih kecil. Menurut Jess, Anda yang berbadan Ectomorph umumnya punya tingkat metabolisme yang cepat dan toleransi karbohidrat yang lebih tinggi. Hal tersebut membuat Anda lebih susah gemuk.
Anda butuh 55% karbohidrat, 25% protein, dan 20% lemak. Berdasarkan hal itu, pemilik tubuh Ectomorph memang seharusnya mengemil dan menghabiskan makan siang dengan porsi besar agar bertenanga. Untuk makanan ringan, mereka boleh makan camilan berbasis gandum, kacang, atau kelapa kering.
Mesomorph
Anda yang punya bentuk badan ini biasanya punya struktur tubuh medium dan atletis. Pemilik tubuh Mesomorph juga cenderung punya testoteron dan pertumbuhan hormon yang dominan. Hal itu menyebabkan mereka berotot serta bisa menjaga lemak tubuh dengan mudah.
Pola makan yang disarankan adalah 40% karbohidrat, 30% protein, dan 30% lemak. Anda juga cukup bebas mengemil karena tubuh cenderung berotot sehingga tingkat metabolismenya tinggi. Di sela jam makan, Anda dapat mengonsumsi ayam atau telur rebus yang kaya protein untuk membentuk massa otot. Bisa juga dengan menyantap hummus dengan wortel dan seledri.
Endomorph
Punya tubuh sintal dan cenderung berstruktur tulang besar? Sepertinya Anda pemilik tubuh jenis Endomorph yang umumnya juga punya lebih banyak massa tubuh dan lemak. Orang berbadan seperti ini biasanya tidak terlalu aktif dan kurang efisien dalam membakar kalori berlebih. Tolaransi dan kebutuhan terhadap karbohidrat pun lebih rendah meski energi dapat tersimpan dengan mudah.
Anda butuh 25% karbohidrat, 35% protein, dan 40% lemak. Saat menyantap camilan, pastikan makanan tersebut rendah karbohidrat dan tinggi protein. Tak ada salahnya memilih asupan yang sedikit berlemak demi menambah energi. Coba makanan ringan berbasis kacang dan biji, seperti almond, hazelnut, dan mete. (sra/sra)
Ectomorph
![]() |
Bentuk tubuh Ectomorph cenderung kurus dengan struktur tulang yang memang lebih kecil. Menurut Jess, Anda yang berbadan Ectomorph umumnya punya tingkat metabolisme yang cepat dan toleransi karbohidrat yang lebih tinggi. Hal tersebut membuat Anda lebih susah gemuk.
Anda butuh 55% karbohidrat, 25% protein, dan 20% lemak. Berdasarkan hal itu, pemilik tubuh Ectomorph memang seharusnya mengemil dan menghabiskan makan siang dengan porsi besar agar bertenanga. Untuk makanan ringan, mereka boleh makan camilan berbasis gandum, kacang, atau kelapa kering.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Anda yang punya bentuk badan ini biasanya punya struktur tubuh medium dan atletis. Pemilik tubuh Mesomorph juga cenderung punya testoteron dan pertumbuhan hormon yang dominan. Hal itu menyebabkan mereka berotot serta bisa menjaga lemak tubuh dengan mudah.
Pola makan yang disarankan adalah 40% karbohidrat, 30% protein, dan 30% lemak. Anda juga cukup bebas mengemil karena tubuh cenderung berotot sehingga tingkat metabolismenya tinggi. Di sela jam makan, Anda dapat mengonsumsi ayam atau telur rebus yang kaya protein untuk membentuk massa otot. Bisa juga dengan menyantap hummus dengan wortel dan seledri.
Endomorph
![]() |
Punya tubuh sintal dan cenderung berstruktur tulang besar? Sepertinya Anda pemilik tubuh jenis Endomorph yang umumnya juga punya lebih banyak massa tubuh dan lemak. Orang berbadan seperti ini biasanya tidak terlalu aktif dan kurang efisien dalam membakar kalori berlebih. Tolaransi dan kebutuhan terhadap karbohidrat pun lebih rendah meski energi dapat tersimpan dengan mudah.
Anda butuh 25% karbohidrat, 35% protein, dan 40% lemak. Saat menyantap camilan, pastikan makanan tersebut rendah karbohidrat dan tinggi protein. Tak ada salahnya memilih asupan yang sedikit berlemak demi menambah energi. Coba makanan ringan berbasis kacang dan biji, seperti almond, hazelnut, dan mete. (sra/sra)
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Pakaian Pria
Raw Denim Bukan Cuma Tren Musiman! Investasi Celana yang Makin Lama Makin Bagus
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED














































