5 Faktor Tak Terduga Penyebab Bau Mulut

Hestianingsih - wolipop Kamis, 07 Jul 2016 09:13 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

Jakarta - Bau mulut bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Kebanyakan orang hanya tahu penyebab aroma napas tidak segar karena malas gosok gigi, makan makanan berbau menyengat, timbunan plak atau gigi berlubang. Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa bau mulut juga bisa timbul akibat konsumsi obat-obatan hingga cara menggosok gigi yang salah.

Tina Giannacopoulos, dokter gigi dari Boston Dental mengungkapkan lima faktor tak terduga penyebab bau mulut yang belum tentu semua orang tahu. Apa saja?

1. Konsumsi Obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan untuk mengobati hipertensi, antidepresan dan antihistamin menimbulkan efek samping xerostomia atau mulut kering. Mulut yang kering bisa memicu bau mulut karena kurangnya saliva atau air liur yang berfungsi membersihkan mulut dari partikel makanan yang tertinggal di sela-sela gigi.

Selain itu saliva juga menjaga area mulut tetap lembap, menetralisir asam dan membersihkan tumpukan sel-sel mati di dalam mulut. Jika kekurangan saliva, partikel makanan, sel mati dan bakteri bisa menumpuk dan membusuk di dalam mulut, mengakibatkan bau tak sedap. Jika Anda sedang mengonsumsi obat, disarankan memperbanyak air putih atau mengunyah permen karet yang mengandung xylitol untuk membantu menambah kelembapan di dalam mulut.

2. Perut Kosong
Perut yang tak terisi makanan dalam waktu lama bisa meningkatkan asam lambung, membuatnya naik ke atas dan menyebabkan bau mulut. Selain itu kurang makan juga membuat produksi saliva berkurang. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, mulut yang kering juga jadi salah satu penyebab utama bau mulut.



3. Infeksi Mulut
Infeksi mulut terjadi karena banyaknya bakteri jahat di dalam mulut. Ketika bakteri-bakteri ini terurai, mulut akan melepaskan zat sulfur yang juga membuat mulut berbau tak sedap. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi yang dinamakan pericoronitis, yakni peradangan jaringan lembut di sekitar gigi. Jika ini terjadi pada mulut Anda, maka sudah saatnya lebih menjaga kebersiha gigi dan rutin periksa ke dokter.

4. Cara Gosok Gigi yang Salah
Kebanyakan orang menggosok dan flossing gigi dengan cara yang kurang tepat, sehingga menyebabkan sisa-sisa makanan menumpuk di sela-sela gigi. Partikel makanan yang menumpuk tersebut bisa mempercepat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan radang, dan timbullah bau mulut.

"Peganglah gagang sikat gigi secara horizontal dan miringkan hingga 45 derajat. Gerakkan sikat gigi, juga secara horizontal dengan sedikit tekanan," saran Tina, seperti dikutip dari Women's Health. Sikat gigi dua kali sehari, masing-masing selama dua menit.

Jangan lupa lengkapi ritual membersihkan gigi Anda dengan flossing. Gerakkan floss secara lembut dan perlahan, tapi menyeluruh. Benang gigi harus diselipkan di bawah gusi dan 'memeluk' setiap gigi.

"Gosok gigi saja tidak bisa membersihkan seluruh bagian gigi, jadi flossing juga diharuskan," kata Tina.

5. Tidak Menyikat Lidah
Tidak hanya gigi dan gusi yang perlu dibersihkan, tapi juga lidah. Bakteri berada di semua bagian mulut, terutama lidah Anda. Jika tidak dibersihkan secara rutin, bakteri bisa menumpuk di bagian belakang lidah dan menyebabkan napas tak sedap. Anda bisa membersihkan lidah dengan cara menyikatnya menggunakan sikat gigi, atau menggunakan alat khusus pembersih lidah di apotek atau pasar swalayan.
(hst/dng)