Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Hand Sanitizer, Bisakah Jadi Pengganti Sabun untuk Hilangkan Kuman?

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 28 Jan 2016 11:16 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Hand sanitizer menjadi salah satu alternatif ketika tidak tersedia air maupun sabun untuk mencuci tangan. Namun pakar kesehatan tidak menyarankan pembersih tangan ini untuk digunakan sebagai pengganti air dan sabun. Apa sebabnya?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), institut kesehatan umum di Amerika Serikat, jika tidak ada sabun hand sanitizer memang menjadi pilihan kedua untuk menjaga higienitas tangan. Seperti dikutip dari Huffington Post, CDC mengimbau untuk menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol, dengan kandungan alkohol minimal 60 persen.

Kandungan alkohol 60 persen diperlukan untuk membunuh kuman dengan cepat, tapi ternyata tidak semua kuman bisa tersapu habis hanya dengan hand sanitizer. Cara terbaik membunuh kuman tetap harus dengan air dan sabun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mencuci tangan memang lebih baik. Tapi hand sanitizer memang seringkali jadi satu-satunya pilihan (jika tidak ada sabun), daripada tidak membersihkan sama sekali," ujar Dr. Ranella Hirsch, seorang dermatologist di Boston, Amerika Serikat.

CDC juga menyatakan bahwa mencuci tangan adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menghindari penyakit maupun menyebarkan penyakit ke orang lain. Agar tangan bersih maksimal, gosoklah tangan menggunakan sabun setidaknya selama 20 detik. Bilas busa sabunnya kemudian keringkan dengan handuk atau tisu kering.

Sabun yang digunakan tidak harus berformula antibakteri. Sabun biasa pun sudah cukup untuk menghilangkan kuman-kuman penyebar penyakit. Menggunakan sabun antibakteri terlalu sering justru berpotensi membunuh bakteri baik yang ada di tangan. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads