Agar Sehat Total, Jangan Konsumsi Susu Almond yang Ditambah Gula

Intan Kemala Sari - wolipop Senin, 23 Nov 2015 10:04 WIB
ist.
Jakarta -

Selain susu hewani yang sering dikonsumsi banyak orang, susu yang terbuat dari kacang-kacangan seperti susu almond juga menjadi salah satu minuman yang kini tengah diminati. Alasannya, susu 'alternatif' ini dipercaya mengandung lemak dan kalori yang rendah serta bebas kolestrol sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Susu kacang yang seringkali disebut dengan sari nabati ini banyak dikonsumsi mereka yang memiliki intoleransi laktosa, penganut gaya hidup sehat, dan orang-orang yang sedang menjalani diet. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes selaku ahli gizi memaparkan, kacang-kacangan tersebut diolah sedemikian rupa untuk memberikan manfaat yang besar kepada tubuh. 

Namun yang sering terjadi adalah banyak orang yang menambahkan gula dengan takaran berlebih saat memproduksi susu kacang seperti susu almond tersebut. Menurutnya, hal tersebut sebaiknya dihindari.

"Khusus untuk orang dewasa, harus diperhatikan tujuan mengonsumsi sari kacang-kacangan ini seperti apa. Jika dikonsumsi agar bermanfaat untuk kesehatan, jangan rusak manfaat itu dengan menambahkan gula terlalu berlebihan. Kalau ingin sehat ya sehat total," ujar ibu empat anak itu saat dihubungi Wolipop, Rabu, (18/11/2015).

Baca Juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik 

Lebih lanjut dosen gizi di Poltekes Jakarta ini juga mengatakan, penambahan gula pada sari nabati sebaiknya dihindari karena gula memiliki indeks glikemik tinggi yang mempengaruhi hormon insulin. Lantas bagaimana dengan pemanis tambahan yang alami seperti kurma atau madu?

"Pada dasarnya gula tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin. Pada piramida gizi seimbang, gula itu salah satu zat yang letaknya paling ujung piramida," lanjut wanita kelahiran 1971 itu. 

Ia menyarankan, jika ingin mengonsumsi sari nabati yang terbuat dari kacang-kacangan, konsumsilah dengan murni tanpa gula. "Orang-orang biasanya konsumsi kacang utuh kan tanpa gula. Tempe atau kacang juga ditumis tanpa gula juga. Jangan nantinya dia mengharapkan sesuatu yang lebih sehat dengan bikin sari nabati, jadi malah ditambahkan gula," katanya.

Namun jika Anda tetap ingin menambah rasa manis dalam sari nabati, pemanis alami yang berasal dari buah-buahan, menurutnya masih bisa ditoleransi. Misalnya, perasan buah jeruk atau air buah melon.

"Bisa juga dicampurkan buah naga atau pisang. Mencampur buah-buahan ke dalam sari nabati lebih sehat dan lebih baik daripada menggunakan pemanis buatan," tutup Rita.

(int/eny)