Selain Kurangi Macet, Ngantor Naik Bus Umum Juga Menyehatkan Tubuh
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 10 Nov 2015 07:35 WIB
Jakarta
-
Bosan menghadapi kemacetan Kota Jakarta? Kenapa tidak mencoba menggunakan angkutan umum seperti TransJakarta atau kereta? Kabar baik bagi Anda yang sehari-harinya menggunakan transportasi umum (baca: komuter) untuk pergi bekerja. Selain membantu mengurangi macet, manfaatnya juga sehat bagi tubuh.
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang-orang yang bepergian dengan angkutan umum lebih sehat ketimbang mereka yang naik mobil pribadi ataupun berjalan. Mengejar dan naik-turun dari bus atau kereta, disinyalir menjadi faktor yang membuat tubuh lebih sehat dan ramping.
Penelitian tersebut melibatkan 6000 orang Jepang yang menjalani tes kesehatan. Responden yang bepergian naik bus atau kereta tercatat memiliki tubuh paling sehat dan bugar. Mereka juga punya tubuh yang paling langsing, tekanan darahnya paling stabil dan risiko terkena diabetes 40 persen lebih kecil ketimbang yang naik mobil pribadi.
Para komuter ini ternyata setingkat lebih sehat dibandingkan responden yang bepergian dengan berjalan kaki dan bersepeda, yang menempati urutan kedua. Sementara responden yang sehari-harinya menggunakan mobil pribadi tingkat kebugaran dan kesehatannya paling rendah, menurut American Heart Association (AHA) yang memaparkan hasil penelitiannya di Scientific Sessions di Florida, AS.
Baca Juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
"Sudah bukan rahasia lagi kalau gaya hidup yang aktif membantu mengurangi risiko diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas. Tapi masih belum jelas apakah risiko penyakit jantung dan stroke juga terpengaruh dari bagaimana cara Anda sampai ke kantor," ujar juru bicara AHA, seperti dikutip dari Daily Mail.
Ketika berpindah dari stasiun/halte yang satu ke stasiun/halte lainnya, pengguna bus dan kereta mungkin justru lebih banyak berjalan dan bergerak ketimbang pejalan kaki atau pesepeda. Maka bisa disimpulkan bahwa proses perjalanan dari tempat awal hingga sampai ke tujuan yang membuat tubuh mereka lebih bugar.
"Tubuh aktif karena berpindah-pindah kendaraan ke tempat kerja mungkin menjadi aktivitas fisik yang penting terutama di negara-negara yang gaya hidupnya tidak aktif. Orang-orang sekarang ini sebaiknya mempertimbangkan untuk naik angkutan umum ketimbang mobil pribadi sebagai bagian dari latihan rutin dan harian mereka," tutur penulis penelitian Dr Hisako Tsuji.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik, sesederhana apa pun, jika rutin dilakukan bisa berkontribusi terhadap kesehatan tubuh. Bahkan gerakan ringan seperti berjalan atau berlari-lari kecil saat mengejar bus pun cukup bermanfaat.
(hst/hst)
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang-orang yang bepergian dengan angkutan umum lebih sehat ketimbang mereka yang naik mobil pribadi ataupun berjalan. Mengejar dan naik-turun dari bus atau kereta, disinyalir menjadi faktor yang membuat tubuh lebih sehat dan ramping.
Penelitian tersebut melibatkan 6000 orang Jepang yang menjalani tes kesehatan. Responden yang bepergian naik bus atau kereta tercatat memiliki tubuh paling sehat dan bugar. Mereka juga punya tubuh yang paling langsing, tekanan darahnya paling stabil dan risiko terkena diabetes 40 persen lebih kecil ketimbang yang naik mobil pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
"Sudah bukan rahasia lagi kalau gaya hidup yang aktif membantu mengurangi risiko diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas. Tapi masih belum jelas apakah risiko penyakit jantung dan stroke juga terpengaruh dari bagaimana cara Anda sampai ke kantor," ujar juru bicara AHA, seperti dikutip dari Daily Mail.
Ketika berpindah dari stasiun/halte yang satu ke stasiun/halte lainnya, pengguna bus dan kereta mungkin justru lebih banyak berjalan dan bergerak ketimbang pejalan kaki atau pesepeda. Maka bisa disimpulkan bahwa proses perjalanan dari tempat awal hingga sampai ke tujuan yang membuat tubuh mereka lebih bugar.
"Tubuh aktif karena berpindah-pindah kendaraan ke tempat kerja mungkin menjadi aktivitas fisik yang penting terutama di negara-negara yang gaya hidupnya tidak aktif. Orang-orang sekarang ini sebaiknya mempertimbangkan untuk naik angkutan umum ketimbang mobil pribadi sebagai bagian dari latihan rutin dan harian mereka," tutur penulis penelitian Dr Hisako Tsuji.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik, sesederhana apa pun, jika rutin dilakukan bisa berkontribusi terhadap kesehatan tubuh. Bahkan gerakan ringan seperti berjalan atau berlari-lari kecil saat mengejar bus pun cukup bermanfaat.
(hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
2
Tips Styling Dasi untuk Gaya Kasual, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
3
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
4
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
5
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
MOST COMMENTED











































