Hilangkan Stres, Mewarnai Buku Gambar Jadi Tren di Kalangan Wanita Dewasa

Hestianingsih - wolipop Senin, 28 Sep 2015 11:02 WIB
Dok. Thinkstock, ist.
Jakarta -

Mewarnai buku bergambar biasanya dilakukan dan menjadi tugas sekolah anak-anak. Tapi kini muncul tren, tidak hanya anak-anak yang suka mewarnai buku gambar tapi juga orang dewasa khususnya wanita.

Buku-buku gambar khusus orang dewasa pun laris manis. Di situs belanja Amazon misalnya, berada di deretan produk paling banyak dibeli dan menjadi populer di Inggris juga Prancis.

'The Secret Garden', buku menggambar karya ilustrator Johanna Basford bisa dibilang menjadi pionir munculnya tren mewarnai di kalangan orang dewasa ini. Sejak diluncurkan pada 2013, The Secret Garden telah terjual lebih dari 1,4 juta kopi dan berada di urutan ketujuh sebagai buku terlaris di Amazon.

Buku bertitel 'Adult Coloring Book; Stress Relieving Patterns' juga terbilang laris manis dan berada di urutan keempat sebagai buku terlaris. Peran media sosial pun semakin memopulerkan tren ini.

Ada sekitar 66 ribuan postingan di Instagram dengan hashtag #colouringbook, yang kebanyakan menampilkan foto hasil karya mereka mewarnai gambar-gambar di buku tersebut. Buku menggambar khusus orang dewasa ini sebenarnya tak berbeda dengan buku gambar anak-anak.

Esensi utamanya adalah memberi warna pada ilustrasi gambar hitam-putih. Namun pada buku khusus orang dewasa, gambar-gambarnya lebih rumit dan diperlukan ketelitian tinggi saat mewarnai agar hasilnya jadi menakjubkan.

Tingkat kerumitan pun akan semakin bertambah tiap halamannya. Semakin besar nomor halaman, maka gambarnya akan makin rumit dan sulit untuk diwarnai.

Kegiatan mewarnai ini diklaim bisa menjadi terapi yang membantu mengurangi stres. Bahkan untuk orang yang kurang suka melukis atau merasa jiwa seninya kurang, efek menenangkan tetap bisa didapatkan.

"Kegiatan apa pun, selain pekerjaan atau rutinitas harian yang membuat Anda fokus saat mengerjakannya, bisa membuat Anda lebih relaks," ujar Alice Domar, Executive Director dari Domar Center for Mind/Body seperti dikutip dari Self.

(hst/hst)