5 Hal yang Wajib Dilakukan Sebelum Hilangkan Bulu dengan Waxing
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 24 Jul 2015 18:15 WIB
Jakarta
-
Waxing merupakan metode penghilangan rambut tubuh yang cukup populer di samping shaving. Metode ini mampu mengangkat rambut-rambut halus hingga ke akarnya sehingga kulit tampak bersih, mulus dan tidak cepat tumbuh kembali.
Melakukan waxing, terutama bikini wax sebaiknya tidak dilakukan sembarangan dan harus dengan terapis profesional di tempat perawatan khusus. Hal ini untuk mencegah kulit terkena infeksi karena peralatan yang tidak higienis. Selain itu perawatan sebelum waxing ternyata juga tak kalah penting. Lainey Everett, terapis kecantikan dari Charles Worthington, salon ternama di Inggris memaparkan perawatan yang harus dilakukan sebelum waxing seperti dikutip dari Daily Mail.
1. Eksfoliasi Kulit
Lakukan pengelupasan kulit ringan sebelum waxing. Gunakan produk berformula lembut yang tidak mengiritasi kulit, misalnya menggunakan krim scrub dengan butiran halus. Mengelupas kulit akan membuat rambut yang terperangkap di bawah sel kulit mati lebih mudah terangkat ketika di-wax.
Semakin tipis lapisan kulit mati, akan lebih mudah lilin wax terangkat dari kulit dan hasilnya pun lebih bersih. Anda juga tidak terlalu merasakan sakit ketika lilin wax dilepas. Setelah waxing, tetap lakukan scrubbing dua hari sekali untuk mencegah in-grown hair (rambut tumbuh ke dalam kulit).
2. Lembabkan
Amat penting untuk melembabkan kulit sebelum waxing. Kulit yang lembab dan elastis akan membuat proses pengangkatan rambut lebih mudah dan risiko timbulnya in-grown hair maupun iritasi kulit lebih kecil.
3. Lakukan Secara Rutin
Rambut tubuh tumbuh dalam tiga siklus yang berbeda, jadi sebaiknya rutinlah melakukan wax setidaknya empat minggu sekali. Ketika rutin diangkat, rambut-rambut tubuh akan tumbuh lebih halus sehingga proses waxing berikutnya lebih mudah dan minim rasa sakit.
4. Cek Kondisi Kulit
Periksa kesehatan kulit Anda secara rutin, untuk memastikan kulit Anda cukup aman untuk menerima lelehan lilin dan pengangkatan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya bengkak, merah-merah atau iritasi saat waxing. Sediakan juga waktu untuk memeriksa kebersihan serta kesehatan area intim Anda sebelum bikini wax.
5. Beri Info Lengkap Kepada Terapis
Informasikan kepada terapis jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan atau perawatan medis. Sebab beberapa pengobatan medis ada yang membuat kulit menipis atau menjadi kering. Kondisi kulit yang kering akan membuat proses waxing jadi terasa lebih sakit, selain itu juga berpotensi membuat kulit merah-merah dan terititasi karena kondisi kulit yang sensitif.
(hst/hst)
Melakukan waxing, terutama bikini wax sebaiknya tidak dilakukan sembarangan dan harus dengan terapis profesional di tempat perawatan khusus. Hal ini untuk mencegah kulit terkena infeksi karena peralatan yang tidak higienis. Selain itu perawatan sebelum waxing ternyata juga tak kalah penting. Lainey Everett, terapis kecantikan dari Charles Worthington, salon ternama di Inggris memaparkan perawatan yang harus dilakukan sebelum waxing seperti dikutip dari Daily Mail.
1. Eksfoliasi Kulit
Lakukan pengelupasan kulit ringan sebelum waxing. Gunakan produk berformula lembut yang tidak mengiritasi kulit, misalnya menggunakan krim scrub dengan butiran halus. Mengelupas kulit akan membuat rambut yang terperangkap di bawah sel kulit mati lebih mudah terangkat ketika di-wax.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Lembabkan
Amat penting untuk melembabkan kulit sebelum waxing. Kulit yang lembab dan elastis akan membuat proses pengangkatan rambut lebih mudah dan risiko timbulnya in-grown hair maupun iritasi kulit lebih kecil.
3. Lakukan Secara Rutin
Rambut tubuh tumbuh dalam tiga siklus yang berbeda, jadi sebaiknya rutinlah melakukan wax setidaknya empat minggu sekali. Ketika rutin diangkat, rambut-rambut tubuh akan tumbuh lebih halus sehingga proses waxing berikutnya lebih mudah dan minim rasa sakit.
4. Cek Kondisi Kulit
Periksa kesehatan kulit Anda secara rutin, untuk memastikan kulit Anda cukup aman untuk menerima lelehan lilin dan pengangkatan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya bengkak, merah-merah atau iritasi saat waxing. Sediakan juga waktu untuk memeriksa kebersihan serta kesehatan area intim Anda sebelum bikini wax.
5. Beri Info Lengkap Kepada Terapis
Informasikan kepada terapis jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan atau perawatan medis. Sebab beberapa pengobatan medis ada yang membuat kulit menipis atau menjadi kering. Kondisi kulit yang kering akan membuat proses waxing jadi terasa lebih sakit, selain itu juga berpotensi membuat kulit merah-merah dan terititasi karena kondisi kulit yang sensitif.
(hst/hst)
Home & Living
Bajumu Berantakan & Nggak Ada Tempat Simpan? Lemari Ini Bisa Jadi Solusinya
Pakaian Wanita
Takut Kecewa Beli Jam Murah? Ini 3 Jam Wanita yang Harganya Masuk Akal & Kualitas Premium
Pakaian Wanita
Lagi Cari Atasan Denim? Ini Rekomendasi yang Nggak Bikin Gaya Kamu Membosankan
Home & Living
Masak Enak Tanpa Ribet! Kamu Harus Lirik Philips Airfryer Low Watt Ini Untuk Jadi Andalan di Dapur
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Most Popular
1
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
2
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
3
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
4
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
5
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
MOST COMMENTED











































