Seram, Tren Tato Terbaru yang Buat Orang Rela Disayat Hingga Berdarah
Tato menggunakan tinta sepertinya sudah dianggap biasa bagi sebagian orang. Pecinta seni melukis tubuh memiliki cara baru untuk mengekspresikan diri mereka. Yakni dengan menyanyat kulit demi menampilkan gambar pada bagian tubuh yang dikehendaki. Tato jenis baru yang dinyatakan ilegal di sejumlah negara ini pun menjadi tren di kalangan pecinta modifikasi tubuh.
Prosedur tersebut dijadikan bentuk pengorbanan bagi para pecinta modifikasi tubuh yang hobi menerapkan tindikan serta tato secara ekstrem. Praktek ini terinspirasi dari ritual pengorbanan diri yang sering dilakukan suku-suku di Afrika, Papua Nugini, atau Selandia Baru. Biasanya para anggota merelakan diri untuk terluka sebagai bentuk pengabdian baik untuk sesama ataupun Tuhan yang disembah.
Gambar yang tampil pada kulit dilukis dengan cara seperti dipahat. Menurut blog Tattoodo, praktik ini melibatkan pisau yang sudah disterilkan. Prosedur selebihnya kurang lebih sama dengan tato biasa yang menggunakan jarum. Pertama bagian tubuh yang ingin dilukis dibersihkan kemudian digambarkan desain tatonya. Setelah itu motif tersebut dibentuk dengan cara menyayat kulit bagian paling luar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, prosedur ini tetap tidak disarankan karena resiko kesehatannya lebih berbahaya. Karena kulit dibiarkan terbuka, ditakutkan bakteri dan virus akan mudah masuk. Tindakan tersebut juga bisa memicu penyakit berbahaya, seperti Hepatitis hingga HIV.
"Karena praktek modifikasi tubuh tertentu menembus kulit dan membran lendir melalui pemotongan, pembakaran dan piercing ada peningkatan risiko luka, pendarahan dan trauma psikologis serta paparan dan infeksi virus yang menular melalui pertukaran darah seperti hepatitis B, hepatitis C dan HIV," ujar David Jensen dikutip dari situs National Post.
Di negara barat, seperti Inggris sudah banyak studio tato yang bersedia melakukan prosedur ini. Melukis tubuh dengan menyanyat kulit juga semakin populer berkat media sosial. Popularitas tren menyeramkan tersebut kabarnya banyak ditemui di negara-negara dengan peminat modifikasi tubuh terbanyak, salah satunya Kanada.
(ami/fer)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN











































