Fatwa Yoga
Perkembangan Yoga, dari Ritual India Kuno Hingga Latihan di Udara
Yoga merupakan jenis latihan yang tidak hanya bermanfaat meningkatkan dan memelihara kesehatan tubuh. Gerakan-gerakan dalam yoga juga bisa menenangkan pikiran bahkan meredakan stres. Fokusnya adalah meningkatkan kesehatan secara holistik baik fisik maupun mental. Ajaran yoga diketahui telah ada sejak lebih dari lima ribu tahun lalu dan berasal dari India.
Ada lima prinsip utama yoga, yaitu yoga sebagai metode pendisiplinan diri untuk mencapai tujuan; yoga sebagai teknik untuk mengontrol tubuh dan pikiran; yoga sebagai nama dari salah satu sekolah atau sistem berbasis filosofis, yoga serta koneksinya dengan hatha, mantra dan laya serta yoga sebagai latihan. Asal muasal sejarah yoga dibagi ke dalam empat kategori.
Generasi pertama adalah Yoga Velda yang menekankan pada pengetahuan tentang pengorbanan, pengetahuan tentang nyanyian serta puja-puji dan mantra magis yang mencakup sejumlah paham filosofis. Yoga Veda yang juga disebut Archaic Yoga erat dengan ritual India kuno yang menggabungkan dunia material dengan dunia roh yang tak terlihat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam periode Yoga Posklasikal, generasi baru para pengajar yoga menciptakan sistem yang dirancang untuk meremajakan tubuh dan memperpanjang harapan hidup. Inilah cikal bakal lahirnya Hatha Yoga yang kini menjadi jenis yoga yang paling banyak dipraktekkan di era modern.
Inovasi yoga modern diawali pada era 1800-an dan pertamakali berkembang di daratan Eropa dan Amerika. Namun yoga baru mulai populer setelah tahun 1920-an. Hatha Yoga sendiri memasuki peradaban modern pada 1947 dan menekankan pada gerakan fisik. Pada dasarnya, semua jenis yoga yang melatih fisik disebut dengan Hatha Yoga karena secara harfiah, hatha mengandung arti fisik.
Yoga ini dirancang bagi para pemula dan dilakukan dengan ritme lambat. Fokusnya lebih pada pernapasan yang menimbulkan efek relaksasi dan mengurangi stres. Hatha Yoga juga diperuntukkan bagi mereka yang ingin meningkatkan fleksibilitas tubuh, kekuatan otot dan memperbaiki postur. Ada pula Vinyasa Yoga, meliputi teknik pernapasan dasar seperti pada Hatha Yoga namun dikombinasikan dengan 12 gerakan dasar. Melakukan yoga ini menguras cukup banyak energi sehingga cukup efektif untuk membuat tubuh lebih langsing dalam waktu relatif cepat.
Perkembangan yoga selanjutnya adalah Ashtanga Yoga, termasuk jenis yoga dasar seperti halnya Hatha Yoga dan Vinyasa Yoga namun dilakukan dengan tempo yang lebih cepat. Ashtanga Yoga dikembangkan oleh Pathabi Jois, seorang Guru yoga asal India. Semakin lama, perkembangan yoga semakin besar dan melahirkan lebih banyak jenis-jenis yoga.
Salah satunya adalah Bikram Yoga, olahraga ini hampir sejenis dengan yoga biasa tapi dilakukan di dalam ruangan bersuhu 40 derajat Celcius. Suhu ruangan yang panas memicu tubuh untuk terus membakar energi sehingga pembentukan dan pelangsingan tubuh bisa lebih cepat. Bikram yoga juga bermanfaat melancarkan peredaran darah dan menyingkirkan toksin-toksin lewat keluarnya keringat.
Pada 1980-an, yoga kembali 'dimodifikasi' dengan gerakan-gerakan yang lebih inovatif, yang dikenal dengan sebutan Acroyoga. Meski awalnya banyak dilakukan orang-orang India, sekolah acroyoga pertama kali justru berada di Montreal, Kanada. Acroyoga berasal dari kata acrobatic dan yoga, dimana beberapa gerakan acroyoga terlihat seperti akrobat. Terdapat tiga unsur dalam acroyoga yakni acrobatic, yoga dan terapi, dimana tiga unsur tersebut dapat dijadikan sebagai terapi kesehatan pada tubuh. Selain berfungsi untuk menyehatkan tubuh, acroyoga juga bermanfaat untuk pembentukan tulang belakang agar menjadi lebih tegak.
Inovasi terbaru dalam yoga adalah Antigravity Yoga yang dipelopori Christopher Harrison, seorang mantan pemain gimnastik asal New York, Amerika Serikat. Gerakannya mengadaptasi dari gerakan yoga pada umumnya namun memakai bantuan alat berupa gantungan atau dikenal dengan hammock yang berfungsi untuk menopang tubuh. Yoga dilakukan di udara, sekitar 60-80 cm dari atas lantai. Ada banyak manfaat yang bisa didapat ketika melakukan AntiGravity Yoga yaitu memperbaiki postur tubuh yang bungkuk, menyembuhkan sakit punggung hingga melancarkan peredaran darah yang baik untuk jantung.
Jangan lewatkan juga berita gaya hidup terpopuler sepanjang tahun ini di The Fabulist 2014.
(hst/fer)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN











































