Agar Tak Mudah Sakit, Konsumsi 5 Makanan Ini Tiap Hari
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 19 Nov 2014 10:07 WIB
Jakarta
-
Cuaca di Indonesia, khususnya Jakarta kini sedang tidak menentu. Ketika matahari sedang terik-teriknya, mendadak udara menjadi dingin, langit mendung dan turun hujan. Temperatur yang tidak stabil ini bisa memicu timbulnya penyakit, umumnya infulenza terutama pada orang dengan daya tahan tubuh rendah. Mengonsumsi suplemen makanan, tablet vitamin atau minuman penambah daya tahan tubuh bisa menjadi pilihan namun akan lebih baik jika vitamin dan mineral itu berasal dari bahan alami. Untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit dan virus, Anda perlu lima jenis makanan ini.
1. Apel
Apel kaya berbagai jenis antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Dua antioksidan ini juga anti peradangan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Daging apel mengandung serat larut yang juga memperkuat daya tahan tubuh, sementara kulitnya memiliki phloridzin, antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan akibat gula darah tinggi. Berdasarkan studi dari University of Illinois, kulit apel juga mengandung serat tak larut yang membantu membersihkan usus. Karena daging dan kulit apel sama-sama penting untuk jaga kesehatan tubuh, konsumsilah buah yang organik karena tidak menggunakan pestisida. Obat pembunuh hama yang disemprotkan pada kulit apel bisa membuatnya jadi makanan beracun dan berdampak buruk apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.
2. Beetroot
Beetroot atau buah bit kaya akan vitamin C dan mangan, dua nutrisi yang membantu meningkatkan fungsi imun tubuh dengan memperbanyak jumlah sel darah putih serta mengaktifkannya. Buah bit juga kaya potassium, tembaga, magnesium, fosfor serta vitamin B6 yang semuanya bermanfaat meningkatkan kinerja fungsi organ dalam tubuh. Warna ungu kemerahan pad abuah bit berasal dari pigmen betalain, antioksidan dan anti peradangan yang membantu membersihkan darah serta liver. Selain itu buah ini juga membantu mengatasi sembelit.
3. Bawang Putih
Selain menyedapkan masakan, bawang putih juga memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan penyakit. Bawang putih bersifat anti bakteri, anti virus dan anti jamur. Seperti dikutip dari She Knows, selama masa Perang Dunia I, bawang putih banyak digunakan sebagai antibiotik karena kandungan allyl sulfide. Bawang putih juga mengandung allicin, zat yang dalam jumlah besar (7-28 siung per hari) sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung, pembuluh darah serta menurunkan kolesterol. Mengonsumsi bawang putih mentah saat musim dingin, bisa mencegah Anda terserang flu dan pilek karena efek menghangatkannya.
4. Labu Kuning
Buah yang populer saat perayaan Halloween ini kaya akan karoten, zat pemberi warna oranye pada labu kuning yang ternyata merupakan antioksidan penting untuk daya tahan tubuh dan kesehatan mata. Labu kuning juga mengandung alpha-karoten. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archive of Internal Medicine, alpha-karoten merupakan antioksidan yang menghambat pertumbuhan sel kanker pada otak, liver dan kulit. Zat antioksidan ini juga menurunkan risiko kanker paru-paru.
5. Ubi
Dikutip dari Health Me Up, ubi tinggi akan karbohidrat, tapi juga mengandung karotenoid yang membantu menstabilkan kadar gula dalam darah dan menurunkan resistensi insulin. Karotenoid juga meningkatkan produksi adiponectin, hormon yang bertugas mengatur kadar gula darah sehingga menurunkan risiko diabetes.
(hst/hst)
1. Apel
Apel kaya berbagai jenis antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Dua antioksidan ini juga anti peradangan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Daging apel mengandung serat larut yang juga memperkuat daya tahan tubuh, sementara kulitnya memiliki phloridzin, antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan akibat gula darah tinggi. Berdasarkan studi dari University of Illinois, kulit apel juga mengandung serat tak larut yang membantu membersihkan usus. Karena daging dan kulit apel sama-sama penting untuk jaga kesehatan tubuh, konsumsilah buah yang organik karena tidak menggunakan pestisida. Obat pembunuh hama yang disemprotkan pada kulit apel bisa membuatnya jadi makanan beracun dan berdampak buruk apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.
2. Beetroot
Beetroot atau buah bit kaya akan vitamin C dan mangan, dua nutrisi yang membantu meningkatkan fungsi imun tubuh dengan memperbanyak jumlah sel darah putih serta mengaktifkannya. Buah bit juga kaya potassium, tembaga, magnesium, fosfor serta vitamin B6 yang semuanya bermanfaat meningkatkan kinerja fungsi organ dalam tubuh. Warna ungu kemerahan pad abuah bit berasal dari pigmen betalain, antioksidan dan anti peradangan yang membantu membersihkan darah serta liver. Selain itu buah ini juga membantu mengatasi sembelit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyedapkan masakan, bawang putih juga memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan penyakit. Bawang putih bersifat anti bakteri, anti virus dan anti jamur. Seperti dikutip dari She Knows, selama masa Perang Dunia I, bawang putih banyak digunakan sebagai antibiotik karena kandungan allyl sulfide. Bawang putih juga mengandung allicin, zat yang dalam jumlah besar (7-28 siung per hari) sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung, pembuluh darah serta menurunkan kolesterol. Mengonsumsi bawang putih mentah saat musim dingin, bisa mencegah Anda terserang flu dan pilek karena efek menghangatkannya.
4. Labu Kuning
Buah yang populer saat perayaan Halloween ini kaya akan karoten, zat pemberi warna oranye pada labu kuning yang ternyata merupakan antioksidan penting untuk daya tahan tubuh dan kesehatan mata. Labu kuning juga mengandung alpha-karoten. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archive of Internal Medicine, alpha-karoten merupakan antioksidan yang menghambat pertumbuhan sel kanker pada otak, liver dan kulit. Zat antioksidan ini juga menurunkan risiko kanker paru-paru.
5. Ubi
Dikutip dari Health Me Up, ubi tinggi akan karbohidrat, tapi juga mengandung karotenoid yang membantu menstabilkan kadar gula dalam darah dan menurunkan resistensi insulin. Karotenoid juga meningkatkan produksi adiponectin, hormon yang bertugas mengatur kadar gula darah sehingga menurunkan risiko diabetes.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Tips Memilih Rok Span untuk Pear Body Shape! Ini Dia 3 Rekomendasi yang Wajib Dicoba
Home & Living
Kenali Fungsi Ukuran Sendok Takar, Kunci Hasil Masakan Lebih Konsisten
Perawatan dan Kecantikan
Cushion Favorit untuk Kulit Flawless, Pilihan Matte dan Glow yang Bikin Makeup Tampil Lebih Sempurna!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Lebih Bersih dan Pori-pori Tampak Halus dengan Clay Mask SKINTIFIC Andalan untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Most Popular
1
Istri Urus Suami yang Lumpuh Bareng Kekasih Baru, Tuai Pro Kontra
2
Kisah Pengantin Gagal Senyum Usai Botox Jelang Nikah
3
Potret Titi Kamal Tampil Beda Dengan Rambut Berponi, Dipuji Makin Awet Muda
4
Sinopsis Justice League, Film Spesial Libur Lebaran di Bioskop Trans TV
5
Gaya Unik Hesti Purwadinata & Suami Main Padel, Totalitas Pakai Gamis
MOST COMMENTED











































