Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Dikritik Pasangan Saat Bercinta, Wanita Ini Pangkas Berat Badan Hingga 83 Kg

wolipop
Kamis, 30 Okt 2014 08:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Mirror
Jakarta -

Hampir semua wanita merasa tidak percaya diri karena memiliki tubuh terlalu gemuk. Bahkan beberapa dari mereka akan merasa tersinggung ketika pasangan mengkritik penampilannya. Tidak bagi wanita asal Inggris, Paige Way, kritikan pedas dari pasangan bukan menyinggung perasaannya tapi justru memacunya untuk menurunkan berat badan.

Wanita 22 tahun itu diketahui kini telah memiliki tubuh jauh lebih langsing dari sebelumnya. Ia bahkan berhasil memangkas berat hingga 83 kilogram dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun. Sebelumnya ia memiliki berat 23 stone atau sekitar 146 kilogram. Kemudian ia melakukan diet dan turun sebanyak 83 kilogram.

Paige mengaku terpacu melakukan diet setelah pria yang telah menjadi pasangannya selama satu tahun itu mengkritik tubuh besarnya. Kritikan tersebut dilontarkan ketika keduanya sedang bercinta di hari perayaan satu tahun hubungan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu benar-benar memalukan, ketika pasangan saya mengatakan saya terlalu gemuk untuk berhubungan seks, itu yang mendorong saya harus melakukan sesuatu dengan berat badan ini," tutur Paige seperti dikutip dari Mirror.

Wanita yang berbasis di Sydenham, South East London, ini awalnya merasa bahagia dengan tubuh gemuknya. Sejak kecil tubuhnya memang lebih besar dari teman seusianya. Ia juga merasa setiap pria yang bertemu dengannya sering menatap sinis ukuran tubuhnya.

Memiliki tubuh gemuk sebenarnya juga tidak mudah bagi Paige. Beberapa kali tanpa sengaja ia merusak barang di rumah karena tak kuat menahan bobot tubuhnya yang terlalu besar. Saat kejadian tersebut ia hanya tertawa dan tidak ada niat menguruskan badan. Namun komentar pasangan ketika bercinta seolah-olah memberikan tamparan keras untuk segera diet.

Paige mengatakan sangat menyukai makanan manis dan cepat saji. Ia selalu membeli sandwich, biskuit, cokelat, bahkan ketika datang ke restoran cepat saji ia akan memesan dua porsi burger, kentang goreng, dan satu milkshake berukuran besar.

Di usia 21 tahun, beratnya mencapai 146 kilogram. Kala itu ia diagnosa dokter obesitas dan berisiko serangan jantung. Tidak jarang Paige juga merasa cepat lelah dan sesak napas saat harus berjalan menuju halte bus atau ke kantor.

"Jauh di dalam lubuk hati saya waktu itu saya merasa menderita dengan berat badan saya tapi saya berusaha menyangkalnya dan membohongi diri sendiri kalau saya bahagia bertubuh gemuk," tambah Paige.

Pada Juli 2013, Paige memutuskan untuk mulai diet. Ia memulai dengan diet jus dan berhasil menurunkan berat hingga 51 kilogram dalam waktu 90 hari. Namun efek samping dari diet jus yaitu rambut rontok dan sering mengalami keram perut.

Setelah tiga bulan turun drastis, ia tidak melanjutkan diet dengan cara yang sama. Ia merasa hanya perlu mengatur pola makan dan asupannya. Selama kurang lebih delapan bulan, Paige hanya mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, salad, dan tepung.

Pola hidup sehat itu ia kombinasikan dengan olahraga jalan cepat setiap minggu. Pada Mei 2014, berat badannya turun 83 kilogram, dari 146 menjadi 63 kilogram. Ukuran gaunnya juga mengecil dari 28 menjadi 12.

Paige mengaku diet penurunan berat badan ini benar-benar mengubah hidupnya. Ia pun menyesal tidak melakukan diet tersebut sejak lama. Sayangnya perubahan drastis penampilan Paige membuatnya kehilangan banyak teman. Beberapa teman wanitanya pergi karena merasa iri dengan penampilannya sekarang yang seringkali mencuri perhatian.

"Ketika saya pergi keluar sekarang, saya merasa sangat percaya diri dengan bentuk tubuh saat ini. Biasanya para pria enggan mendekatiku tapi kini banyak yang sering menggodaku ketika melintas di depan mereka," paparnya senang.

(aln/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads