3 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Tulang
Intan Kemala Sari - wolipop
Rabu, 27 Agu 2014 18:38 WIB
Jakarta
-
Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari berolahraga. Selain membakar lemak dan kalori di dalam tubuh, berolahraga dapat membuat tubuh lebih bugar. Disamping itu, manfaat lain dari berolahraga ada membuat tulang lebih kuat dan menjaga kepadatannya.
Banyak orang-orang yang tidak menyadari bahwa tulang manusia mempunyai fungsi sebagai penyeimbang otot dan melindungi organ tubuh yang lunak. Tulang juga secara aktif memberikan kontribusi bagi kesehatan dengan cara memproduksi sel-sel darah serta menyimpan cadangan kalsium dan fosfor, dua zat organik yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, tulang juga mempunyai fungsi lain yang menakjubkan yaitu kemampuanya untuk membentuk jaringan sel baru atau regenerasi.
Melalui proses regenerasi, tulang manusia perlahan-lahan akan hancur secara terus-menerus dan terbentuk ulang dengan sendirinya setiap sepuluh tahun. Selama itulah tubuh akan membentuk tulang baru untuk menggantikan bagian dalam tubuh yang hilang serta membentuk penyangga tubuh yang terdiri dari fosfat, kalsium dan kolagen.
Ketika berada di usia 35 hingga 40 tahun, kekuatan tulang akan melemah lebih cepat daripada proses pembentukannya. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya kepadatan tulang dan osteoporosis. Namun jangan khawatir, karena ada berbagai cara mudah yang dapat dilakukan untuk menjaga kekuatan tulang, seperti dikutip dari berbagai sumber.
1. Konsumsi Kalsium dan Vitamin D
Kalsium merupakan zat penting yang dibutuhkan untuk membentuk kekuatan tulang. Tetapi, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi kalsium tanpa vitamin D tidak membuat tulang menjadi lebih kuat. Kalsium memerlukan vitamin D agar saluran pencernaan bisa menyerapnya.
Beberapa dokter ahli juga menyarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung zat kalsium untuk kesehatan tulang. Sementara pendapat lain mengatakan mengonsumsi suplemen kesehatan membahayakan bagi jantung. Untuk itu, agar asupa seribu miligram kalsium perhari terpenuhi, Anda bisa mendapatkannya melalui makanan seperti susu, kacang almond, daun kale atau saus tahini.
2. Konsumsi Minyak Zaitun
Selain sehat bagi jantung dan membantu menjaga berat badan tetap ideal, minyak zaitun ternyata juga baik untuk kesehatan tulang. Hal tersebut sudah dibuktikan lewat penelitian di Madrid University, Spanyol. Dalam proyek penelitian yang dikerjakan selama dua tahun, para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin memiliki kadar osteocalcin yang lebih tinggi pada tubuhnya, dibandingkan dengan yang tidak. Apa itu osteocalcin?
Osteocalcin merupakan jenis protein yang diproduksi oleh sel-sel pembentuk tulang. Kadar osteocalcin yang tinggi merupakan penanda kesehatan tulang yang baik.Selain itu, osteocalcin juga membantu mencegah resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh menjadi imun terhadap efek hormon tersebut. Selain menyebabkan diabetes, resistensi insulin juga menjadi salah satu penyebab tulang rapuh dan lemah.
3. Lompat dan Lari
Kegiatan berlari dan melompat menjadi salah satu kegemaran yang kerap kali dilakukan oleh anak kecil. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kita harus tetap melakukannya. Berlari dan melompat merupakan salah satu kegiatan yang bermanfaat karena kegiatan ini mengirim isyarat kepada sel-sel pembentuk tulang untuk melakukan aktivitas.
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Health Promotion, peneliti mengukur kepadatan tulang pinggul dari wanita yang mulai mengalami berhenti menstruasi selama 16 minggu. Hasilnya ditemukan bahwa mereka yang melompat 10 kali setiap hari atau setara dengan 30 detik, kepadatan tulangnya lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak melompat sama sekali.
(eny/eny)
Banyak orang-orang yang tidak menyadari bahwa tulang manusia mempunyai fungsi sebagai penyeimbang otot dan melindungi organ tubuh yang lunak. Tulang juga secara aktif memberikan kontribusi bagi kesehatan dengan cara memproduksi sel-sel darah serta menyimpan cadangan kalsium dan fosfor, dua zat organik yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, tulang juga mempunyai fungsi lain yang menakjubkan yaitu kemampuanya untuk membentuk jaringan sel baru atau regenerasi.
Melalui proses regenerasi, tulang manusia perlahan-lahan akan hancur secara terus-menerus dan terbentuk ulang dengan sendirinya setiap sepuluh tahun. Selama itulah tubuh akan membentuk tulang baru untuk menggantikan bagian dalam tubuh yang hilang serta membentuk penyangga tubuh yang terdiri dari fosfat, kalsium dan kolagen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Konsumsi Kalsium dan Vitamin D
Kalsium merupakan zat penting yang dibutuhkan untuk membentuk kekuatan tulang. Tetapi, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi kalsium tanpa vitamin D tidak membuat tulang menjadi lebih kuat. Kalsium memerlukan vitamin D agar saluran pencernaan bisa menyerapnya.
Beberapa dokter ahli juga menyarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung zat kalsium untuk kesehatan tulang. Sementara pendapat lain mengatakan mengonsumsi suplemen kesehatan membahayakan bagi jantung. Untuk itu, agar asupa seribu miligram kalsium perhari terpenuhi, Anda bisa mendapatkannya melalui makanan seperti susu, kacang almond, daun kale atau saus tahini.
2. Konsumsi Minyak Zaitun
Selain sehat bagi jantung dan membantu menjaga berat badan tetap ideal, minyak zaitun ternyata juga baik untuk kesehatan tulang. Hal tersebut sudah dibuktikan lewat penelitian di Madrid University, Spanyol. Dalam proyek penelitian yang dikerjakan selama dua tahun, para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin memiliki kadar osteocalcin yang lebih tinggi pada tubuhnya, dibandingkan dengan yang tidak. Apa itu osteocalcin?
Osteocalcin merupakan jenis protein yang diproduksi oleh sel-sel pembentuk tulang. Kadar osteocalcin yang tinggi merupakan penanda kesehatan tulang yang baik.Selain itu, osteocalcin juga membantu mencegah resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh menjadi imun terhadap efek hormon tersebut. Selain menyebabkan diabetes, resistensi insulin juga menjadi salah satu penyebab tulang rapuh dan lemah.
3. Lompat dan Lari
Kegiatan berlari dan melompat menjadi salah satu kegemaran yang kerap kali dilakukan oleh anak kecil. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kita harus tetap melakukannya. Berlari dan melompat merupakan salah satu kegiatan yang bermanfaat karena kegiatan ini mengirim isyarat kepada sel-sel pembentuk tulang untuk melakukan aktivitas.
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Health Promotion, peneliti mengukur kepadatan tulang pinggul dari wanita yang mulai mengalami berhenti menstruasi selama 16 minggu. Hasilnya ditemukan bahwa mereka yang melompat 10 kali setiap hari atau setara dengan 30 detik, kepadatan tulangnya lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak melompat sama sekali.
(eny/eny)
Hobbies & Activities
Isi Waktu Luang dengan Mulai Hobi Baru! 3 Perlengkapan Melukis yang Nyaman untuk Pemula
Health & Beauty
Mau Tau Rahasia Kulit Sehat & Glowing? Serum Shiseido Ultimune 4.0 Power Infusing Bisa Jadi Pilihan yang Tepat!
Elektronik & Gadget
3 Smartwatch & Smartband Terbaik untuk Aktivitas Harian, Praktis, Canggih, dan Stylish!
Hobbies & Activities
Pemain Golf Pemula Wajib Cek! Barang Esensial yang Gak Boleh Kelewatan, Mulai dari Outfit hingga Tongkat Golf
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Larangan Jadi Istri Miliuner Dubai, Tak Boleh Kerja Hingga Punya Teman Pria
2
Pesona Li Keyi, Aktris yang Dijuluki Ratu Drama Pendek China, Pecahkan Rekor
3
Makna Mendalam di Balik Baju Istri Zohran Mamdani saat Inaugurasi
4
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
5
Ramalan Zodiak 3 Januari: Scorpio Emosi Kurang Stabil, Libra Berhati-hati
MOST COMMENTED











































