Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 27 Feb 2026 11:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Asian Muslim beautiful woman family making iftar dua to break fasting during Ramadan.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Kikujiarm
Jakarta -

Puasa bukan hanya ibadah, tetapi juga memiliki dampak positif bagi tubuh, khususnya perempuan. Apa saja manfaat puasa bagi kesehatan perempuan? Yuk! Ketahui lewat artikel di bawah ini

Pola makan yang lebih terkontrol selama puasa Ramadan ternyata memberi kesempatan bagi tubuh untuk melakukan proses pemulihan alami. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu menyeimbangkan hormon, yang menjadi faktor penting dalam kesehatan perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut National Institutes of Health, puasa menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan bagi wanita, termasuk peningkatan sensitivitas insulin, dan pengurangan peradangan kronis. Puasa juga membantu dalam pengelolaan PCOS, perimenopause, dan kesehatan kardiovaskular.

Selain itu, puasa juga berperan dalam menjaga berat badan ideal dan kesehatan metabolisme. Dengan jeda makan yang lebih teratur, tubuh perempuan belajar mengelola energi secara efisien.

ADVERTISEMENT

Berikut adalah manfaat puasa bagi kesehatan perempuan yang perlu diketahui:

1. Kesehatan Hormonal

Penelitian menunjukkan bahwa wanita mungkin mengalami efek yang berbeda dari puasa dibandingkan pria, sebagian besar karena fluktuasi hormonal. Wanita memiliki siklus hormonal unik yang dipengaruhi oleh estrogen dan progesteron, yang dapat memengaruhi respons mereka terhadap puasa.

Seperti dilansir dari Nutritionist Resource, puasa dapat membantu meningkatkan keseimbangan hormonal dengan mengatur kadar insulin dan kortisol. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menemukan bahwa puasa meningkatkan sensitivitas insulin, yang sangat penting untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2.

2. Berat Badan Turun

Puasa dapat membantu penurunan berat badan dan pengurangan lemak tanpa perlu menghitung kalori. Sebuah meta analisis menemukan bahwa puasa menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan, terutama bagi mereka yang berjuang dengan obesitas. Puasa mendorong makan dengan penuh kesadaran, memungkinkan wanita untuk fokus pada makanan kaya nutrisi daripada membatasi kalori.

3. Kesehatan Kognitif dan Mental

Puasa telah dikaitkan dengan peningkatan kesehatan otak. Sebuah studi di Nature Reviews Neuroscience menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan fungsi otak dengan mendorong neurogenesis dan mengurangi stres oksidatif. Banyak wanita sering melaporkan peningkatan kejernihan mental dan berkurangnya kabut otak saat mempraktikkan puasa intermiten.

4. Umur Panjang dan Perbaikan Sel

Salah satu manfaat paling menarik dari puasa adalah potensinya untuk meningkatkan umur panjang melalui perbaikan sel. Puasa mengaktifkan autofagi, suatu proses di mana tubuh membersihkan sel-sel yang rusak, yang mengarah pada peningkatan kesehatan secara keseluruhan dan umur panjang.

5. Kesehatan Kulit

Menariknya, puasa juga berdampak positif pada kesehatan kulit dan proses detoksifikasi alami tubuh. Saat sistem pencernaan beristirahat, tubuh dapat lebih fokus memperbaiki sel-sel yang rusak. Hal ini semakin menegaskan bahwa manfaat puasa bagi kesehatan perempuan mencakup aspek kecantikan dan vitalitas jangka panjang.

Tak heran jika manfaat puasa bagi kesehatan perempuan sering dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. Tapi, perhatikan juga makanan saat berbuka.

Protein sangat penting saat berbuka puasa, terutama bagi perempuan. Mengonsumsi makanan kaya protein setelah berpuasa akan meningkatkan sintesis otot dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga mengurangi kemungkinan makan berlebihan di kemudian hari.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads