Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

7 Alasan Makan Kurma Saat Sahur Bikin Nggak Mudah Lemas

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 02 Mar 2026 03:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

kurma
Foto: Getty Images/Malik Nalik
Jakarta -

Kurma identik sebagai menu pembuka saat berbuka puasa. Padahal, ada banyak alasan makan kurma saat sahur bikin nggak mudah lemas yang jarang disadari. Buah manis ini bukan sekadar camilan Ramadan, tapi juga sumber energi alami yang bisa membantu tubuh tetap bertenaga seharian.

Kurma dikenal sebagai buah dengan rasa manis alami dan kandungan nutrisi melimpah. Tak heran jika selama bulan Ramadan, kurma hampir selalu hadir di meja makan. Namun, tak hanya cocok disantap saat berbuka, kurma juga sangat dianjurkan dikonsumsi ketika sahur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buah yang banyak tumbuh di Mesir, Arab Saudi, Iran hingga California dan Arizona ini tersedia dalam bentuk segar maupun kering. Selain praktis, kurma juga menjadi pilihan dessert sehat saat sahur.

Menurut Michael Crupain, M.D., M.P.H., penulis The Power Five: Essential Foods for Optimum Health sekaligus pengajar di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, kurma termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah karena kandungan seratnya tinggi. Meski manis, kurma tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis dan bisa menjadi alternatif sehat saat ingin mengonsumsi makanan manis.

ADVERTISEMENT

Lalu, apa saja alasan makan kurma saat sahur bikin nggak mudah lemas? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Sumber Energi Instan yang Tahan Lama

Kurma mengandung karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang mudah dicerna tubuh. Kandungan ini cepat diubah menjadi energi, sehingga membantu tubuh tetap aktif dan fokus selama berpuasa.

Glukosa dari kurma menjadi bahan bakar utama tubuh untuk beraktivitas, sehingga risiko merasa lemas di siang hari bisa diminimalkan.

2. Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Meski rasanya manis, kurma memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, gula dalam kurma dilepaskan secara perlahan ke dalam darah.

Inilah salah satu alasan makan kurma saat sahur bikin nggak mudah lemas, karena tubuh tidak mengalami lonjakan dan penurunan gula darah secara drastis yang bisa memicu rasa lemas dan mengantuk.

3. Kaya Serat, Bikin Kenyang Lebih Lama

Kurma tinggi serat yang membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula. Serat juga membantu mencegah sembelit, masalah yang kerap muncul saat puasa.

Dengan pencernaan yang lebih lancar dan rasa kenyang yang bertahan lebih lama, tubuh pun terasa lebih nyaman selama menjalani ibadah puasa.

4. Dipenuhi Vitamin dan Mineral Penting

Alasan makan kurma saat sahur bikin nggak mudah lemas berikutnya adalah kandungan nutrisinya yang lengkap. Kurma mengandung vitamin B kompleks, kalium, magnesium, hingga zat besi.

- Vitamin B kompleks membantu proses metabolisme energi.

- Kalium berperan menjaga tekanan darah tetap stabil.

- Magnesium mendukung fungsi otot dan saraf.

- Zat besi membantu mencegah anemia yang bisa menyebabkan tubuh mudah lelah.

5. Bantu Tingkatkan Konsentrasi

Kurma mengandung kolin, nutrisi yang berperan dalam menjaga fungsi otak dan daya ingat. Kandungan ini membantu meningkatkan produksi neurotransmitter yang penting untuk kerja otak.

Dengan asupan kolin yang cukup, kamu bisa tetap fokus dan produktif meski sedang berpuasa.

6. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Kurma juga mengandung prebiotik alami yang membantu pertumbuhan bakteri baik di usus. Bakteri baik ini berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Pencernaan yang sehat membuat tubuh lebih optimal menyerap nutrisi dan tidak mudah drop selama puasa.

7. Mencegah Anemia Penyebab Lemas

Kandungan zat besi dalam kurma membantu pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika kebutuhan zat besi terpenuhi, risiko anemia bisa ditekan.

Inilah salah satu alasan makan kurma saat sahur bikin nggak mudah lemas, karena tubuh mendapatkan suplai oksigen yang cukup untuk beraktivitas.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads