4 Alasan Anda Tak Seharusnya Santap Makan Siang di Meja Kantor
Sebagian karyawan memilih menyantap makan siangnya di meja kerja ketimbang pantry, kantin atau restoran. Malas pergi keluar, tidak bisa meninggalkan pekerjaan dan menghemat menjadi beberapa alasan yang paling umum. Namun makan sambil bekerja sebenarnya bukan kebiasaan yang baik, karena bisa memicu berbagai gangguan kesehatan. Ini lima alasan kenapa Anda tidak seharusnya makan siang atau ngemil di meja kerja, yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.
1. Meja Kerja Tidak Higienis
Sejumlah penelitian mengklaim bahwa meja kerja menyimpan bakteri 400 kali lebih banyak ketimbang dudukan toilet. Tidak perlu kaget, hal ini wajar karen frekuensi karyawan membersihkan meja kerja mungkin bisa dihitung dengan jari. Ingatkah kapan terakhir kali Anda membersihkan meja dan perangkat di atasnya?
Meskipun sudah rutin dibersihkan, meja kantor tetap berpotensi besar menyimpan kuman. Ketika makan di meja kantor, Anda tidak hanya menambah populasi kuman dan bakteri tapi juga membuat makanan mudah terpapar lingkungan kantor yang kotor secara tak kasat mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat makan sambil bekerja, orang biasanya akan lebih konsentrasi pada pekerjaan ketimbang makanan. Makan di meja kantor juga bisa menyebabkan aliran darah dari sistem pencernaan menuju jantung dan otak terhambat sehingga memengaruhi kelancaran pencernaan. Perlu diketahui, tubuh perlu berada dalam kondisi relaks saat makan agar organ bagian dalam dan pencernaan tidak stres. Itulah sebabnya kenapa banyak karyawan yang perutnya merasa kembung, sakit atau tidak nyaman setelah makan siang.
3. Memengaruhi Postur Tubuh
Duduk terlalu lama di meja kerja akan membuat bahu, punggung, leher dan kaki terasa pegal. Makan siang adalah saatnya Anda bisa berdiri, berjalan dan menggerakkan badan agar tidak terlalu lelah dan pikiran lebih segar. Makan siang di luar kantor juga bisa membantu melancarkan peredaran darah sehingga asupan oksigen lebih baik dan energi pun meningkat. Tapi ketika Anda tetap berkutat di meja kantor saat makan, maka keuntungan itu tidak akan didapat dan akibatnya tubuh menjadi pegal, lelah dan postur tubuh cenderung bungkuk.
4. Makan Berlebihan
Saat makan, Anda seharusnya hanya fokus terhadap makanan yang tersaji di depan mata. Sebab apabila disertai dengan kegiatan lain, seperti mengetik atau memeriksa dokumen, Anda jadi tidak memerhatikan berapa banyak makanan yang telah disantap, sensitivitas perut terhadap rasa kenyang berkurang sehingga secara tidak sadar Anda telah makan jauh lebih banyak dari yang seharusnya. Hal ini bisa menyebabkan kegemukan dan obesitas, yang memacu timbulnya berbagai penyakit seperti diabetes, hipertensi dan terganggunya fungsi jantung.
(hst/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN











































