Tetap Sehat Saat Bulan Puasa dengan Menjauhi Gorengan, Ini Alasannya
Tidak sedikit pria maupun wanita yang tergoda mengonsumsi gorengan saat buka puasa. Menurut Pakar gizi dan nutrisi, Emilia E. Achmadi MS. RD., saat tubuh tidak mengonsumsi makanan dan cairan seharian maka gula darah turun. Hal itu memicu hormon alami manusia untuk mencari makanan yang tinggi gula dan minyak.
"Kalau dalam waktu yang begitu panjang tidak ada makanan masuk, gula darah akan turun dan men-trigger hormon yang membuat kita mencari makanan dengan kandungan gula dan minyak tinggi. Otomatis bukan buah, tapi tahu goreng isi karena minyaknya, donat karena gulanya, kue coklat, itu natural," tutur Emilia saat berbincang dengan Wolipop beberapa waktu lalu di kawasan Pondok Indah.
Emilia melanjutkan, makanan yang terlalu banyak minyak kemudian dikonsumsi secara berlebihan menyebabkan penimbunan lemak. Oleh karena itu Anda disarankan untuk tidak langsung mengonsumsi gorengan ketika berbuka puasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pakar gizi dan nutrisi, Prof. Hardinsyah, MS, buah-buahan yang mengandung asam bisa membuat lambung perih sehingga menimbulkan rasa sakit serta perasaan tidak nyaman. Selain buah yang asam, semua buah bisa menjadi pilihan namun tetap pada prinsip tidak makan berlebihan.
Pria yang kerap disapa Hardin itu juga menambahkan, buah lebih bagus daripada makanan yang digoreng. Hati-hati, gorengan juga bisa menyebabkan penyakit yang tentu mengganggu puasa Anda. Ayah tiga anak itu menuturkan bahwa gorengan bisa menimbulkan sakit batuk atau radang. Hal tersebut terjadi karena makanan yang mengandung minyak, pedas, serta minuman dingin dapat menimbulkan luka kecil di tenggorokan.
Luka atau iritasi yang terjadi di tenggorokan bisa memicu datangnya bakteri. Bakteri yang masuk ke dalam luka di tenggorokan dapat menyebabkan batuk. Berbeda bila berbuka dengan buah-buahan, tentu proses masuknya asupan buah ke dalam tubuh lebih halus daripada gorengan sehingga tidak menyebabkan luka.
"Itu nggak sesehat kita makan buah. Kalau terjadi iritasi, lalu luka halus terus ada bakteri bisa menyebabkan batuk ya jadi infeksi tenggorokan," ujar pakar nutrisi lulusan University of Queensland, Australia itu.
(aln/fer)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN











































