Saat Diet, Pilih Jenis Yoghurt yang Seperti Ini
wolipop
Senin, 23 Jun 2014 18:13 WIB
Jakarta
-
Yoghurt merupakan alternatif camilan sehat yang tidak bikin gemuk. Kandungan probiotik di dalam yoghurt bisa membantu menjaga sistem pencernaan, melancarkan buang air besar sehingga membantu pelangsingan tubuh. Namun tidak semua produk yoghurt sehat dan rendah kalori untuk dikonsumsi.
Adan perlu cermat membedakan mana yoghurt yang benar-benar mengandung bakteri baik dan berbahan alami, mana yang sudah banyak memakai pewarna, gula bahkan bahan pengawet. Salah memilih, Anda justru bisa bertambah gemuk dan manfaat untuk kesehatan kurang didapatkan.
Bagaimana memilih yoghurt yang sehat? Pertama perhatikan nutrisi yang terkandung di dalam yoghurt, biasanya bisa dilihat dari tabel nutrition facts. Jenis susu yang digunakan untuk membuat yoghurt sangat berpengaruh terhadap kandungan nutrisi dan kalorinya.
Misalnya saja 200 gram yoghurt (1 cangkir) yang terbuat dari susu kerbau mengandung 234 kalori. Sedangkan susu sapi hanya mengandung 134 kalori. Jumlah kalorinya bisa berbeda lagi jika yang digunakan adalah susu kambing.
Kedua, perhatikan labelnya. Banyak produk yang mengklaim rendah lemak, gula dan kalori. Tapi sekali lagi, lihat kembali tabel nutrisi di belakang kemasan. Kalaupun yoghurt benar-benar rendah lemak, bukan berarti Anda bebas mengonsumsi yoghurt sebanyak-banyaknya. Tetap sesuaikan dengan angka kebutuhan kalori per hari dan konsumsilah makanan tidak lebih dari angka kecukupan itu.
Orang dewasa disarankan mengonsumsi produk susu olahan tak lebih dari 150 ml per hari. Sedangkan ibu hamil dan anak-anak bisa mengonsumsi lebih banyak karena nutrisi yang diperlukan pun jumlahnya berlipat ganda.
Ketiga, sebaiknya pilih yoghurt berbahan alami yang minim bahan tambahan. Manfaat yoghurt akan lebih bagus jika belum mengalami tahapan proses yang rumit. Yoghurt yang terlalu banyak diberi penambah rasa, pengubahan tekstur serta aroma akan semakin banyak kehilangan komponen penting bagi kesehatan terutama bakteri baik.
Yoghurt juga akan kehilangan nutrisi penting seperti protein dan mineral karena terkikis oleh proses pembuatan yang terlalu kompleks. Sebaiknya beli yoghurt murni dengan label 'plain' atau rasa 'original' yang dikemas dalam botol. Anda juga bisa membeli yoghurt yang dibuat secara home made.
(hst/hst)
Adan perlu cermat membedakan mana yoghurt yang benar-benar mengandung bakteri baik dan berbahan alami, mana yang sudah banyak memakai pewarna, gula bahkan bahan pengawet. Salah memilih, Anda justru bisa bertambah gemuk dan manfaat untuk kesehatan kurang didapatkan.
Bagaimana memilih yoghurt yang sehat? Pertama perhatikan nutrisi yang terkandung di dalam yoghurt, biasanya bisa dilihat dari tabel nutrition facts. Jenis susu yang digunakan untuk membuat yoghurt sangat berpengaruh terhadap kandungan nutrisi dan kalorinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, perhatikan labelnya. Banyak produk yang mengklaim rendah lemak, gula dan kalori. Tapi sekali lagi, lihat kembali tabel nutrisi di belakang kemasan. Kalaupun yoghurt benar-benar rendah lemak, bukan berarti Anda bebas mengonsumsi yoghurt sebanyak-banyaknya. Tetap sesuaikan dengan angka kebutuhan kalori per hari dan konsumsilah makanan tidak lebih dari angka kecukupan itu.
Orang dewasa disarankan mengonsumsi produk susu olahan tak lebih dari 150 ml per hari. Sedangkan ibu hamil dan anak-anak bisa mengonsumsi lebih banyak karena nutrisi yang diperlukan pun jumlahnya berlipat ganda.
Ketiga, sebaiknya pilih yoghurt berbahan alami yang minim bahan tambahan. Manfaat yoghurt akan lebih bagus jika belum mengalami tahapan proses yang rumit. Yoghurt yang terlalu banyak diberi penambah rasa, pengubahan tekstur serta aroma akan semakin banyak kehilangan komponen penting bagi kesehatan terutama bakteri baik.
Yoghurt juga akan kehilangan nutrisi penting seperti protein dan mineral karena terkikis oleh proses pembuatan yang terlalu kompleks. Sebaiknya beli yoghurt murni dengan label 'plain' atau rasa 'original' yang dikemas dalam botol. Anda juga bisa membeli yoghurt yang dibuat secara home made.
(hst/hst)
Olahraga
NIKE Vapor Pro 3, Sepatu Tenis Ringan untuk Pemain Agresif
Olahraga
Onpoint Spark Pocket Muscle, Bantu Redakan Pegal Setelah Olahraga
Elektronik & Gadget
Smartwatch Powerful! HUAWEI WATCH FIT 4 Series Bisa Tahan 10 Hari & Punya GPS Akurat
Perawatan dan Kecantikan
Jerawat Bandel Hilang Semalaman? Ini 2 Acne Patch yang Wajib Kamu Coba!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Tren Suplemen Patch, Vitamin & Mineral Tak Lagi Ditelan Tapi Ditempel di Kulit
Jerawat di Selangkangan Jangan Diabaikan, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
Viral di TikTok, Makanan Anjing Jadi Inspirasi Menu Diet
Most Popular
1
Paras Cantik Ratu Kecantikan yang Dikritik karena Tak Pakai Makeup di Film
2
Viral! 10 Tahun Cerai, Pasangan Ini Menikah Lagi Demi Wujudkan Impian Anak
3
Ramalan Zodiak 3 April: Aries Semangat Membara, Taurus Awas Boros
4
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
5
7 Potret Zhao Lusi di Shanghai Fashion Week, Cantik Bak Barbie di Dunia Nyata
MOST COMMENTED











































