Hanya Perlu 30 Menit Sehari, Ini Manfaat Menggerakkan Tubuh Bagi Kesehatan
wolipop
Selasa, 03 Jun 2014 10:43 WIB
Jakarta
-
Kesadaran orang untuk bergerak secara aktif masih cukup rendah. Menurut penelitian yang dilakukan Andrew Lepp, Jacob Barkley and Aryn Karpinski dari Kent State University, Ohio, 82 persen mahasiswa memilih membuka laptop, memainkan smartphone atau menatap layar komputer saat waktu istirahat.
Rata-rata lima jam sehari, waktu istirahat mereka dihabiskan untuk duduk-duduk sambil online di internet ketimbang melakukan aktivitas fisik seperti bermain basket atau futsal. Padahal membiasakan tubuh untuk bergerak sangat penting bagi kesehatan dan jaminan umur panjang.
Tidak aktif bergerak bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, osteoporosis dan jenis penyakit tidak menular lainnya. Data dari World Health Organization menunjukkan, lebih dari 60 persen penyebab kematian di dunia adalah akibat penyakit tidak menular seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
Kurang aktivitas fisik, berada di peringkat keempat sebagai penyebab kematian di dunia. Apakah aktivitas fisik itu? Dijelaskan dokter spesialis olahraga Dr. Ade Jeanne D.L. Tobing, SpKO., aktivitas fisik merupakan segala bentuk pergerakan tubuh akibat kontraksi otot rangka yang menyebabkan terjadinya peningkatan pengeluaran energi.
Aktif secara fisik bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner, juga menjaga bentuk berat tubuh tetap ideal. Pada anak-anak, manfaat aktivitas fisik lebih penting lagi karena masih dalam tahap pertumbuhan. Namun menurut Canadian Fitness and Lifestyle Research Institutute, jumlah anak yang tidak aktif secara fisik semakin banyak dan ini menyebabkan peningkatan kasus obesitas secara signifikan.
Malas bergerak dan sibuk bekerja kerap menjadi alasan utama anak maupun kebanyakan orang dewasa kurang aktivitas fisiknya. Padahal aktivitas yang dilakukan tidak harus selalu yang sifatnya 'berat' dan durasinya lama. Ade menyebutkan, seseorang harus bergerak secara aktif minimal 30 menit sehari.
"Waktu 30 menit itu wajib untuk menjaga kesehatan secara umum," jelas lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, dalam acara peluncuran kampanye 'Feel the Power of the Sun' yang diadakan Zespri di Rumah Ranadi, kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Rekomendasi dari American College of Sports Medicine dan American Heart Association, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan minimal lima kali seminggu dengan intensitas sedang. Misalnya jalan cepat, berenang, bersepeda, senam, berlari atau bermain-main di taman. Pada orang dewasa, harus melakukan aktivitas fisik jenis aerobik dengan intensitas sedang minimal 150 menit per minggu, atau intensitas tinggi (muaythai, push-up, angkat beban, treadmill, sepeda statis) minimal 75 menit dalam seminggu.
"Aktivitas fisik seperti cuci mobil, menyapu, cuci piring dan kegiatan ringan lainnya penting untuk menjaga kesehatan secara umum. Sedangkan aktivitas fisik dengan exercise atau fitnes untuk kesehatan jantung, paru-paru dan membentuk otot-otot perut," tuturnya.
(hst/hst)
Rata-rata lima jam sehari, waktu istirahat mereka dihabiskan untuk duduk-duduk sambil online di internet ketimbang melakukan aktivitas fisik seperti bermain basket atau futsal. Padahal membiasakan tubuh untuk bergerak sangat penting bagi kesehatan dan jaminan umur panjang.
Tidak aktif bergerak bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, osteoporosis dan jenis penyakit tidak menular lainnya. Data dari World Health Organization menunjukkan, lebih dari 60 persen penyebab kematian di dunia adalah akibat penyakit tidak menular seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktif secara fisik bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner, juga menjaga bentuk berat tubuh tetap ideal. Pada anak-anak, manfaat aktivitas fisik lebih penting lagi karena masih dalam tahap pertumbuhan. Namun menurut Canadian Fitness and Lifestyle Research Institutute, jumlah anak yang tidak aktif secara fisik semakin banyak dan ini menyebabkan peningkatan kasus obesitas secara signifikan.
Malas bergerak dan sibuk bekerja kerap menjadi alasan utama anak maupun kebanyakan orang dewasa kurang aktivitas fisiknya. Padahal aktivitas yang dilakukan tidak harus selalu yang sifatnya 'berat' dan durasinya lama. Ade menyebutkan, seseorang harus bergerak secara aktif minimal 30 menit sehari.
"Waktu 30 menit itu wajib untuk menjaga kesehatan secara umum," jelas lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, dalam acara peluncuran kampanye 'Feel the Power of the Sun' yang diadakan Zespri di Rumah Ranadi, kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Rekomendasi dari American College of Sports Medicine dan American Heart Association, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan minimal lima kali seminggu dengan intensitas sedang. Misalnya jalan cepat, berenang, bersepeda, senam, berlari atau bermain-main di taman. Pada orang dewasa, harus melakukan aktivitas fisik jenis aerobik dengan intensitas sedang minimal 150 menit per minggu, atau intensitas tinggi (muaythai, push-up, angkat beban, treadmill, sepeda statis) minimal 75 menit dalam seminggu.
"Aktivitas fisik seperti cuci mobil, menyapu, cuci piring dan kegiatan ringan lainnya penting untuk menjaga kesehatan secara umum. Sedangkan aktivitas fisik dengan exercise atau fitnes untuk kesehatan jantung, paru-paru dan membentuk otot-otot perut," tuturnya.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
Most Popular
1
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
2
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
3
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
4
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
5
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
MOST COMMENTED











































