Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

10 Kisah Sukses Langsingkan Badan Para Pemenang "The Biggest Loser"

wolipop
Rabu, 12 Feb 2014 15:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Menurunkan berat badan bagi sebagian orang merupakan hal yang mustahil. Putus asa menjadi salah satu hal yang sering terlintas di pikiran sebagian orang yang memiliki berat badan di batas normal atau sering disebut dengan obesitas. Reality show "The Biggest Loser", merupakan salah satu acara yang sukses mewujudkan impian orang-orang yang bermasalah dengan berat badan. Berikut, 10 kisah transformasi berat badan yang menakjubkan dari para pemenang "The Biggest Loser".

ist.

1. Bill Germanakos

Bill Germanakos, divonis dokter terserang obesitas, tekanan darah tinggi dan kolesterol yang membuatnya terserang penyakit jantung. Beberapa kejadian nyata dalam hidupnya, seperti kematian ayahnya di usia muda karena obesitas, membuat Bill memutuskan untuk mengikuti reality show "The Biggest Loser". Pria berusia 41 tahun ini, ingin membuat perubahan yang signifikan dalam hidupnya. Kini, Bill berhasil menurunkan berat badannya dari 334 kg menjadi 164 kg.

2. Rebecca Meyer

Wanita yang memiliki berat badan 279 kg ini, mampu menurunkan beratnya menjadi 140 kg. Rebecca menerapkan ilmu yang didapatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kini, olahraga marathon menjadi prioritas utama dalam kegiatannya sehari-hari. Keinginan Rebecca saat ini adalah menurunkan berat badannya sebanyak 100 kg, sebelum usianya beranjak 30 tahun. Ia memiliki pesan khusus untuk para wanita yang bermasalah dengan obesitas, agar tetap konsisten menjalankan pola hidup yang sehat dan benar, untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

3. Allen Smith

Pria yang berprofesi sebagai pemadam kebakaran ini mengatakan, keputusannya mengikuti "The Biggest Loser" sangat membantunya memiliki postur tubuh yang diimpikan. Penurunan berat badan yang dialaminya sangat membantu Smith dalam menjalankan tugasnya. Smith berhasil menurunkan berat badannya dari 325 kg menjadi 209 kg. Dukungan dari keluarga, menjadi salah satu alasan Smith menjadi lebih semangat mengikuti kompetisi ini.

4. Danny Cahill

Pria yang berprofesi sebagai penulis dan musisi ini, memiliki berat badan 430 kg. Danny sempat putus asa dan berpikir tidak ada jalan untuk memiliki berat badan yang ideal. Setelah Danny melihat kesuksesan acara "The Biggest Loser", dalam membantu orang-orang yang bermasalah dengan obesitas, akhirnya Danny memutuskan untuk mengikuti reality show ini. Danny memegang gelar untuk peserta yang berhasil menurunkan bobot tubuh terbanyak. Kini, berat badan Danny menjadi 191 kg. Danny kini sering diminta menjadi pembicara untuk memotivasi orang-orang yang bermasalah dengan obesitas. Dia juga telah meluncurkan dua buku terbarunya yakin, "Lose Your Quit” dan “Losing Big".

5. Olivia Ward

Menjadi pemenang "The Biggest Loser", mendorong Ward lebih giat bekerja agar berat badannya tetap terjaga. Sebelum mengikuti acara ini, ia sempat putus asa karena program diet yang dijalaninya terasa sia-sia. Kini, Ward menjadi lebih paham bagaimana cara melakukan diet yang sehat dan tepat. Berat badan Ward pun turun menjadi 132 kg dari 261 kg. Ward memiliki beberapa tips bagi orang yang ingin tetap menjaga berat badannya, yakni dengan tetap rajin berolahraga dan banyak meminum air putih. Ingatlah, perubahan kecil menghasilkan hasil yang besar.

6. Abby Rike

Wanita yang berprofesi sebagai guru teater ini, memiliki kisah hidup yang tragis Oktober 2006 lalu. Ia harus kehilangan suami dan kedua putrinya dalam kecelakan mobil yang sangat fatal. Semenjak kejadian itu, Abby menjadi sesosok wanita yang frustasi dan tidak peduli dengan pola hidup yang dijalaninya, terutama mengenai berat tubuhnya. Pada Mei 2009, Abby mulai merasa bahwa dirinya tidak bisa berlarut dalam kesedihan, dan membiarkan dirinya hidup dengan pola hidup yang tidak sehat. Akhirnya, Abby memutuskan untuk mengikuti "The Biggesr Loser". Ia berhasil menurunkan bobot tubuhnya dari 247 kg menjadi 147 kg.

7. Michelle Aguilar

Wanita yang berhasil menurunkan berat badannya dari 242 kg menjadi 132 kg ini, benar-benar bersyukur dengan perubahan pada hidupnya saat ini. Salah satu keajaiban dalam hidupnya yakni, Michelle dapat menikah dengan pria idamannya. "The Biggest Loser", merupakan penentu hidupnya untuk menjadi lebih baik. Michelle memiliki keinginan untuk membantu orang-orang yang bermasalah dengan obesitas dalam hidupnya.

8. Shay Sorrells

Dalam sejarah acara "The Biggest Loser", Shay adalah satu-satunya peserta yang memiliki bobot tubuh terberat. Wanita yang berprofesi sebagai pekerja sosial ini, menderita tekanan darah tinggi dan beresiko terkena diabetes. Sebelum Shay mengikuti reality show ini, ia disarankan dokter untuk melakukan operasi penurunan berat badan, agar terbebas dari kematian akibat obesitas. Pada akhir Desember lalu, Shay berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 304 kg. Kini, berat badan Shay menjadi 172 kg dari 476 kg. Perubahan ini membuatnya sangat bersyukur, karena berkat bantuan para ahli medis "The Biggest Loser", Shay dapat terbebas dari kematian akibat obesitas yang dialami.

9. Rachel Frederickson

Rachel merupakan salah satu peserta "The Biggest Loser", yang sedikit menuai pro dan kontra. Sebagian orang menilai, bahwa penurunan berat badan yang dilakukannya dinilai tidak sehat. Tapi, Rachel coba meyakinkan bahwa ia menurunkan berat badannya dengan cara yang benar dan sehat, sesuai dengan nasihat dan pengawasan tim medis dari "The Biggest Loser". Wanita berusia 24 tahun ini, mampu membakar kalori dalam tubuhnya sebanyak 1.600 kalori per-hari, termasuk kombinasi dari karbohidrat, lemak dan protein dalam tubuhnya. Kini, Rachel memiliki bobot tubuh 105 kg dari 260 kg.

10. Hannah Curlee

Hannah berhasil menurunkan berat badannya dari 248 kg menjadi 128 kg. Seperti peserta lainnya, Hannah benar-benar berterima kasih, karena "The Biggest Loser" mampu memberikan langkah-langkah terbaik, tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan penurun berat badan dan tindakan medis lainnya. Kesuksesannya saat ini, mendorongnya untuk membuat blog berisi tips cara menjalankan pola hidup yang benar dan sehat. Selain itu, Hannah kini telah menjadi manajer kesehatan sebuah perusahaan kesehatan terbesar di dunia.
(hst/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads