Hosh! Pedas Nikmat Cabai Tingkatkan Kesehatan Tubuh
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 24 Okt 2013 09:02 WIB
Jakarta
-
Sebagian besar orang Indonesia menyukai masakan pedas dan kaya rempah. Sensasi pedas dari cabai memang bisa membuat makanan lebih lezat dan menambah nafsu makan. Tapi tak hanya itu, cabai juga punya banyak manfaat bagi kesehatan.
Pakar nutrisi Neelanjana Singh dari Nutri Life Clinic di Delhi, India, seperti dilansir Health Me Up menjelaskan kenapa cabai berkhasiat menjaga kesehatan. Pertama-tama, perlu diketahui bahwa ada berbagai bentuk dan tipe cabai. Semakin kecil ukurannya, biasanya rasanya lebih pedas dan memicu keluarnya keringat. Sedangkan cabai yang berukuran besar --termasuk paprika-- punya rasa yang lebih 'smooth' dan hanya memiliki aroma cabai yang sedap.
Cabai memiliki khasiat antibiotik yang dapat membunuh bakteri di dalam tubuh karena kandungan capsaicin. Zat yang menimbulkan sensasi panas dan menggigit lidah ketika cabai dimakan.
Selain sebagai antibiotik, capsaicin juga berkhasiat meringankan rasa sakit karena zat ini menstimulasi pelepasan endorphin. Yaitu hormon yang menenangkan dan menimbulkan rasa senang.
Cabai juga membantu dalam proses pencernaan makanan. Ketika dikunyah, capsaicin pada cabai akan menstimulasi indra perasa dan meningkatkan produksi saliva.
Di dalam air liur terdapat enzim yang berperan penting melancarkan proses cerna. Begitu makanan dilumatkan dalam mulut dan tercampur sempurna dengan saliva, sistem cerna setelahnya (kerongkongan, usus, lambung) akan lebih mudah mengolah makanan.
Tidak hanya mendukung sistem cerna, capsaicin juga efektif meningkatkan mood. Sebagai pengganti cokelat atau es krim yang tinggi lemak dan kalori, Anda lebih baik makan cabai atau makanan pedas ketika emosi sedang kesal, sedih atau marah. Sebab cabai memicu pelepasan endorphin yang memunculkan efek senang dan bahagia. Itulah sebabnya kenapa banyak orang yang ketagihan makan sambal.
(hst/rma)
Pakar nutrisi Neelanjana Singh dari Nutri Life Clinic di Delhi, India, seperti dilansir Health Me Up menjelaskan kenapa cabai berkhasiat menjaga kesehatan. Pertama-tama, perlu diketahui bahwa ada berbagai bentuk dan tipe cabai. Semakin kecil ukurannya, biasanya rasanya lebih pedas dan memicu keluarnya keringat. Sedangkan cabai yang berukuran besar --termasuk paprika-- punya rasa yang lebih 'smooth' dan hanya memiliki aroma cabai yang sedap.
Cabai memiliki khasiat antibiotik yang dapat membunuh bakteri di dalam tubuh karena kandungan capsaicin. Zat yang menimbulkan sensasi panas dan menggigit lidah ketika cabai dimakan.
Selain sebagai antibiotik, capsaicin juga berkhasiat meringankan rasa sakit karena zat ini menstimulasi pelepasan endorphin. Yaitu hormon yang menenangkan dan menimbulkan rasa senang.
Cabai juga membantu dalam proses pencernaan makanan. Ketika dikunyah, capsaicin pada cabai akan menstimulasi indra perasa dan meningkatkan produksi saliva.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya mendukung sistem cerna, capsaicin juga efektif meningkatkan mood. Sebagai pengganti cokelat atau es krim yang tinggi lemak dan kalori, Anda lebih baik makan cabai atau makanan pedas ketika emosi sedang kesal, sedih atau marah. Sebab cabai memicu pelepasan endorphin yang memunculkan efek senang dan bahagia. Itulah sebabnya kenapa banyak orang yang ketagihan makan sambal.
(hst/rma)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































