Liputan Khusus Diet Corbuzier
Ini Cara Deddy Corbuzier Jadi Lebih Langsing dan Berperut Six Pack
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 30 Agu 2013 10:32 WIB
Jakarta
-
Obsessive Corbuzier Diet, itulah yang kini diperkenalkan mentalist Deddy Corbuzier ke publik. Diet ini pastinya sudah diterapkannya dan terbukti membuat dia menjadi lebih langsing. Tidak hanya itu saja, tubuh Deddy pun kini berotot bak binaragawan dan perutnya six pack.
"OCD itu meningkatkan Human Growth Hormone, HGH adalah mother hormon, glandula hormon yang ada di otak manusia. Yang berfungsi untuk membetulkan sistem tubuh manusia. Jadi ketika manusia sudah kurus dia tidak akan bertambah kurus lagi. Yang ditambahkan adalah massa otot. Jadi saya bisa naik turun misalnya dari 80 ke 70 naik lagi ke 75," urainya saat diwawancara wolipop usai syuting Hitam Putih di Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2013).
Meskipun penurunan berat badan tidak signifikan, hal yang paling dirasakan Deddy adalah penurunan kadar lemak. "Kadar lemak saya sekarang dari 22% saat ini 8,4% selama hampir 3 bulan," ujarnya.
Bagaimana Deddy menjalani OCD? Dalam e-book yang dirilisnya ke dunia maya sejak 1,5 bulan lalu, dia menuliskan program yang dilakukan sejak awal OCD dan kini sudah menjadi kebiasaan:
1. Minggu pertama saya coba 6 jam waktu makan. (8 jam terlalu mudah untuk saya)
2. Minggu ke-2 saya sudah masuk ke 4 jam waktu makan (pernah sekali-kali gagal balik ke 6 jam namun segera balik ke 4 jam lagi seandainya gagal)
3. Minggu ke-3 saya memasukkan pola puasa 24 jam seminggu sekali dengan pola jendela makan 4 jam.
4. Minggu ke-4 hingga kini saya menggunakan pola puasa 24 jam sebanyak 2 kali seminggu dengan pola jendela makan 6 jam /4 jam seharinya.
Program di atas menurut Deddy, tidak selalu dijalankannya seperti yang sudah dituliskannya. Menurutnya program tersebut sangat fleksibel. Terkadang dia bisa hanya sekali puasa 24 jam dengan seminggu enam jam pola jendela makan (waktu yang dimiliki untuk makan). Dia juga bisa hanya dua kali puasa dengan empat atau delapan jam jendela makan. Semua pengaturan ini bisa disesuaikan terserah pelakunya.
Dalam bukunya, Deddy menulis, pola terbaik untuk OCD adalah membatasi makan hanya dalam waktu empat jam dan dikombinasikan dengan dua sampai tiga kali puasa 24 jam dalam seminggu. Dia juga tidak lupa berolahraga. Kalau Anda menjalani pola tersebut, penurunan berat badan dan pembentukan tubuh bisa lebih maksimal.
(eny/eny)
"OCD itu meningkatkan Human Growth Hormone, HGH adalah mother hormon, glandula hormon yang ada di otak manusia. Yang berfungsi untuk membetulkan sistem tubuh manusia. Jadi ketika manusia sudah kurus dia tidak akan bertambah kurus lagi. Yang ditambahkan adalah massa otot. Jadi saya bisa naik turun misalnya dari 80 ke 70 naik lagi ke 75," urainya saat diwawancara wolipop usai syuting Hitam Putih di Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2013).
Meskipun penurunan berat badan tidak signifikan, hal yang paling dirasakan Deddy adalah penurunan kadar lemak. "Kadar lemak saya sekarang dari 22% saat ini 8,4% selama hampir 3 bulan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Minggu pertama saya coba 6 jam waktu makan. (8 jam terlalu mudah untuk saya)
2. Minggu ke-2 saya sudah masuk ke 4 jam waktu makan (pernah sekali-kali gagal balik ke 6 jam namun segera balik ke 4 jam lagi seandainya gagal)
3. Minggu ke-3 saya memasukkan pola puasa 24 jam seminggu sekali dengan pola jendela makan 4 jam.
4. Minggu ke-4 hingga kini saya menggunakan pola puasa 24 jam sebanyak 2 kali seminggu dengan pola jendela makan 6 jam /4 jam seharinya.
Program di atas menurut Deddy, tidak selalu dijalankannya seperti yang sudah dituliskannya. Menurutnya program tersebut sangat fleksibel. Terkadang dia bisa hanya sekali puasa 24 jam dengan seminggu enam jam pola jendela makan (waktu yang dimiliki untuk makan). Dia juga bisa hanya dua kali puasa dengan empat atau delapan jam jendela makan. Semua pengaturan ini bisa disesuaikan terserah pelakunya.
Dalam bukunya, Deddy menulis, pola terbaik untuk OCD adalah membatasi makan hanya dalam waktu empat jam dan dikombinasikan dengan dua sampai tiga kali puasa 24 jam dalam seminggu. Dia juga tidak lupa berolahraga. Kalau Anda menjalani pola tersebut, penurunan berat badan dan pembentukan tubuh bisa lebih maksimal.
(eny/eny)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Most Popular
1
Viral Tren Video AI Orangtua untuk Desak Anak Segera Menikah
2
Kim Seon Ho Kena Isu Pajak, Brand Fashion Langsung Tarik Iklan
3
Ramalan Zodiak Cinta 8 Januari: Capricorn dan Sagitarius Mengalah Demi Cinta
4
Weekend Lover, Tren Hubungan Viral di TikTok yang Dinilai Merendahkan Diri
5
Manfaat Jahe untuk Kulit: Dari Atasi Jerawat hingga Bikin Awet Muda
MOST COMMENTED











































