Liputan Khusus Diet Corbuzier

Deddy Corbuzier Terinspirasi Belajar Diet Puasa dari Mantan Shaolin

- wolipop Jumat, 30 Agu 2013 09:03 WIB
Foto: Dok. Pribadi Deddy Corbuzier Foto: Dok. Pribadi Deddy Corbuzier

Jakarta - Mentalist ternama, Deddy Corbuzier, mengenalkan program penurunan berat badan dengan nama Obsessive Corbuzier's Diet (OCD). Diet tersebut menggunakan metode puasa dengan aturan 'jendela makan' atau waktu makan. Deddy sudah merilis buku 'OCD' sekitar lima minggu lalu. Ia terinspirasi dari supir sewaan mobil yang ditemuinya lima tahun lalu saat ke Hongkong.

Pria 36 tahun itu berbagi pengalaman mengenai peluncuran buku elektroniknya tersebut dengan wolipop. Sekitar empat bulan lalu Deddy berusaha diet untuk mendapatkan tubuh yang bagus karena tuntutan pekerjaannya di bidang entertainment. Biasanya ia selalu makan nasi merah enam kali sehari dengan tambahan dada ayam.

Merasa butuh perubahan, Deddy mencoba diet yang terinspirasi dari supir sewaan mobil yang pernah ia temui ketika ke Hong Kong pada 2008. Supir yang ditemui Deddy merupakan mantan biarawan shaolin dari Cina. Usianya sekitar 70 tahun tapi dengan perawakan wajah sekitar 40 tahun. "So i asked him how can he achieved that? And he shared me a secret. Sebuah rahasia yang menurut saya saat itu tidak masuk di akal namun menarik. Ide ini saya pelajari dari dia selama empat hari berturut-turut," tulis Deddy dalam e-book-nya.

Setelah mencoba resep tersebut, ternyata hasilnya diluar dugaan. Berat badannya turun drastis serta lingkar pinggangnya mengecil tiga ukuran. "Seumur hidup lemak saya nggak pernah dibawah 10, sekarang lemak saya 20 atau 18, saat ini bisa 8 atau 9. Lemak saya 8% kayak binaraga. Makannya apa? Sate kulit, nikmat banget hidup saya tapi jangan rakus," tutur Deddy semangat saat berbincang dengan wolipop di Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2013).

Pembawa acara Hitam-Putih itu merasa perlu menyebarluaskan ilmu diet yang didapatnya itu. Kemudian ia mencoba menulis ulasan dan mengirimkannya ke sebuah majalah. Sayang, tulisan Deddy ditolak dengan alasan bahwa diet tersebut tidak benar.

Tidak puas melihat hal itu, ia tidak kehabisan akal. Mentalist sekaligus pelatih bela diri itu menyebarkan ulasan yang telah ditulisnya kepada teman-teman sesama aktris. Ternyata diet OCD juga membuahkan hasil. Lingkar pinggang mereka mengecil dan berat badannya turun.

"Ada Vicky Shu, Titi Rajo Bintang, Olla Ramlan, Chico Jerikho, boleh tanya ke mereka. Chico makannya berantakan, dulu dia makannya dada ayam, direbus, diminum, sekarang bisa makan apa saja. Sekarang turun 8 kg itu sekitar sebulan. Dia ambil yang 4 jam," ujarnya semangat.

Awalnya Deddy tidak berniat menulis buku mengenai diet OCD. Namun pria keturunan Tionghoa itu belum puas kalau tidak disebarluaskan ke masyarakat. Akhirnya ia datang ke beberapa dokter untuk konsultasi. Kemudian beberapa dokter kepercayaannya setuju bila ilmu diet ini diberitahukan kepada khalayak, salah satunya Ketua Anti Ageing di Indonesia dan Eropa, Dr. Freddy Wilmana.

Dengan percaya diri, Deddy mulai menulis sebanyak 30 lembar dalam bentuk buku elektronik atau e-book. Tulisan itu ia selesaikan selama empat hari dan segera merilisnya melalui website yang dibuatnya sendiri yaitu ready for fit. Dalam waktu satu setengah bulan, e-book OCD kini sudah menembus angka 7 juta download. Angka fantastis itu membuat para penerbit ingin menerbitkan bukunya.

"Per detik ini sudah lebih dari 7 juta download. Kalau 7 juta dibagi dua orang sudah 14 juta orang baca. Toko buku nyerang saya untuk menerbitkan buku ini. Saya mau diterbitin tapi tetap edisi freenya bisa di download. Jadi fair dong, kalau mau beli bukunya ya beli saja, tapi ilmunya harus diberikan secara gratis" urai Deddy.

Deddy terus meng-update e-booknya hingga kini mencapai 76 halaman. Pasca meluncurkan buku, ia pun tak jarang mendapat 'serangan' dari beberapa ahli nutrisi atau penjual suplemen yang mengatakan bahwa diet tersebut tidak benar. Ia mengaku tidak ambil pusing mengenai hal itu, justru 'serangan' dari berbagai pihak luar menjadi saran yang bagus untuk bukunya.

"Saat ini sudah versi terakhir. Terus di-update karena masukan ini, ada orang yang bilang kalau perempuan bisa gini-gini, saya riset lagi ke dokter, jadi bagus ini orang-orang yang menyerang saya," tutup pria yang akan mengadakan seminar mengenai OCD pada September mendatang.




(aln/eny)