6 Menu Sarapan Sehat Rendah Kalori
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 24 Jun 2013 09:42 WIB
Jakarta
-
Sarapan seringkali disebut sebagai santapan yang paling penting dalam keseharian. Ini karena tubuh kita perlu energi cukup untuk mengawali aktivitas, setelah tubuh berpuasa saat tidur selama lebih kurang delapan jam sehari.
Menu sarapan biasanya harus disajikan dengan cepat, mudah dan praktis. Namun jangan karena alasan harus cepat, lantas Anda mengabaikan kandungan nutrisi dan kalori di dalamnya, terutama bagi Anda yang sedang diet. Jika biasanya Anda sarapan dengan makanan berat seperti nasi uduk atau lontong sayur, kini saatnya mengganti menu tersebut dengan menu sederhana namun tidak kalah mengenyangkan. Hindari makanan yang mengandung gula terlalu banyak karena akan membuat Anda cepat mengantuk. Berikut ini empat menu sarapan sehat dan rendah kalori, seperti dilansir Livestrong:
1. Bubur Oatmeal
Semangkuk penuh bubur oatmeal mampu membuat Anda merasa kenyang sampai jam makan siang tiba. Karena terbuat dari biji gandum utuh, oatmeal melepas energi secara perlahan dan mampu menyimpan cadangan energi lebih lama dalam tubuh. Ditambah lagi, setengah cangkir oat hanya mengandung 150 kalori, memenuhi 15 persen asupan serat dan 10 persen zat besi dari kebutuhan gizi harian Anda. Anda bisa menambahkan beberapa buah segar sebagai topping, seperti stroberi, raspberry, aprikot atau peach. Hindari topping yang banyak kandungan gula.
2. Telur
Telur merupakan makanan yang ideal untuk sarapan karena kaya protein serta mudah dan cepat penyajiannya. Satu butir telur berukuran besar mengandung 70 kalori dan memenuhi 13 persen kebutuhan protein harian. Anda bisa membuat omelet dari dua butir telur yang hanya menghasilkan 150 kalori. Atau, Anda bisa membuat sandwich dari dua lembar roti panggang dengan isian telur rebus.
3. Smoothies
Jika Anda terlalu sibuk sehingga tidak sempat menyiapkan sarapan pagi yang utuh, coba lengkapi gizi pagi hari Anda dengan cara diminum. Buatlah smoothie dari campuran satu cangkir susu skim dan pisang. Pisang bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat, vitamin C, Vitamin b-6, magnesium dan potasium. Sementara susu memenuhi kebutuhan kalsium.
4. Yoghurt
Berbagai macam buah bisa Anda olah menjadi sarapan sehat kaya nutrisi yang rendah kalori. Yoghurt rendah lemak dengan topping buah segar atau potongan apel yang diolesi selai kacang bisa jadi pilihan tepat.
5. Roti Gandum
Roti gandum dengan isi telur/daging asap, tomat dan daun selada adalah pilihan terbaik sebab mengandung nutrisi lengkap. Seperti karbohidrat kompleks, protein, serat dan vitamin. Tapi pastikan perbanyak sayuran daripada daging atau telur agar perut kenyang lebih lama hingga jam makan siang. Sebab serat memberi efek perut terasa penuh juga melancarkan saluran pencernaan.
6. Buah
Buah yang manis, kaya serat dan berair juga bisa jadi pilihan ideal untuk sarapan. Mengandung gula alami dan sedikit karbohidrat yang memberi tambahan energi, tapi ringan untuk dicerna tubuh yang sudah semalaman bekerjakeras mengolah makanan. Tapi perlu diperhatikan, buah sifatnya mudah dicerna sehingga cepat membuat Anda terasa lapar. Oleh karena itu makanlah buah secara repetitif. Misalnya mulai sarapan buah dari pukul 07.00, lalu makan lagi pukul 08.00 dan dilanjut pada pukul 10.00. Anda bisa makan buah melon, jeruk, pir, anggur atau pisang. Batasi konsumsi tak lebih dari 3-4 buah.
(hst/kik)
Menu sarapan biasanya harus disajikan dengan cepat, mudah dan praktis. Namun jangan karena alasan harus cepat, lantas Anda mengabaikan kandungan nutrisi dan kalori di dalamnya, terutama bagi Anda yang sedang diet. Jika biasanya Anda sarapan dengan makanan berat seperti nasi uduk atau lontong sayur, kini saatnya mengganti menu tersebut dengan menu sederhana namun tidak kalah mengenyangkan. Hindari makanan yang mengandung gula terlalu banyak karena akan membuat Anda cepat mengantuk. Berikut ini empat menu sarapan sehat dan rendah kalori, seperti dilansir Livestrong:
1. Bubur Oatmeal
Semangkuk penuh bubur oatmeal mampu membuat Anda merasa kenyang sampai jam makan siang tiba. Karena terbuat dari biji gandum utuh, oatmeal melepas energi secara perlahan dan mampu menyimpan cadangan energi lebih lama dalam tubuh. Ditambah lagi, setengah cangkir oat hanya mengandung 150 kalori, memenuhi 15 persen asupan serat dan 10 persen zat besi dari kebutuhan gizi harian Anda. Anda bisa menambahkan beberapa buah segar sebagai topping, seperti stroberi, raspberry, aprikot atau peach. Hindari topping yang banyak kandungan gula.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telur merupakan makanan yang ideal untuk sarapan karena kaya protein serta mudah dan cepat penyajiannya. Satu butir telur berukuran besar mengandung 70 kalori dan memenuhi 13 persen kebutuhan protein harian. Anda bisa membuat omelet dari dua butir telur yang hanya menghasilkan 150 kalori. Atau, Anda bisa membuat sandwich dari dua lembar roti panggang dengan isian telur rebus.
3. Smoothies
Jika Anda terlalu sibuk sehingga tidak sempat menyiapkan sarapan pagi yang utuh, coba lengkapi gizi pagi hari Anda dengan cara diminum. Buatlah smoothie dari campuran satu cangkir susu skim dan pisang. Pisang bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat, vitamin C, Vitamin b-6, magnesium dan potasium. Sementara susu memenuhi kebutuhan kalsium.
4. Yoghurt
Berbagai macam buah bisa Anda olah menjadi sarapan sehat kaya nutrisi yang rendah kalori. Yoghurt rendah lemak dengan topping buah segar atau potongan apel yang diolesi selai kacang bisa jadi pilihan tepat.
5. Roti Gandum
Roti gandum dengan isi telur/daging asap, tomat dan daun selada adalah pilihan terbaik sebab mengandung nutrisi lengkap. Seperti karbohidrat kompleks, protein, serat dan vitamin. Tapi pastikan perbanyak sayuran daripada daging atau telur agar perut kenyang lebih lama hingga jam makan siang. Sebab serat memberi efek perut terasa penuh juga melancarkan saluran pencernaan.
6. Buah
Buah yang manis, kaya serat dan berair juga bisa jadi pilihan ideal untuk sarapan. Mengandung gula alami dan sedikit karbohidrat yang memberi tambahan energi, tapi ringan untuk dicerna tubuh yang sudah semalaman bekerjakeras mengolah makanan. Tapi perlu diperhatikan, buah sifatnya mudah dicerna sehingga cepat membuat Anda terasa lapar. Oleh karena itu makanlah buah secara repetitif. Misalnya mulai sarapan buah dari pukul 07.00, lalu makan lagi pukul 08.00 dan dilanjut pada pukul 10.00. Anda bisa makan buah melon, jeruk, pir, anggur atau pisang. Batasi konsumsi tak lebih dari 3-4 buah.
(hst/kik)
Makanan & Minuman
Ngiler Lihat Dubai Chewy Cookie Viral di Media Sosial? Sekarang Kamu Bisa Ikut Coba Juga
Pakaian Pria
Greenlight Voyager Men's Basic Shirt: Kemeja Pria untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Perawatan Bayi Praktis dalam Satu Paket, Cocok untuk Orang Tua Baru
Pakaian Wanita
Adidas Tee Lace Branding, Kaos Rib Wanita yang Bikin Look Lebih Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Kulit Breakout Saat Puasa? Bisa Jadi Gara-gara Makanan Ini
Most Popular
1
7 Potret Bio One Perdana Belajar Balet, Pakai Legging & Sepatu Balet
2
Sinopsis Blacklight, Aksi Liam Neeson Sebagai Veteran Perang Vietnam
3
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
4
7 Momen Manis Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk, Kelewat Gemas Jadi Couple
5
Daftar Pemeran Siren's Kiss, Drakor Terbaru Park Min Young
MOST COMMENTED











































