Liputan Khusus Menstruasi
Hati-hati, Nyeri Hebat di Perut Saat Haid Bisa Jadi Tanda Ada Penyakit
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 03 Mei 2013 10:04 WIB
Jakarta
-
Saat sedang menstruasi, tidak sedikit wanita yang merasa pinggangnya pegal atau nyeri di perut. Apa yang menyebabkan rasa sakit itu?
Dokter spesialis kandungan, Kolonel Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), memaparkan, nyeri dan pegal pada pinggang merupakan efek dari menstruasi bila sakit yang dirasakan tidak berlebihan. Jika berlebihan kemungkinan adanya penyakit dalam tubuhnya.
"Itulah semua reaksi haid ya, pelepasan dinding rahim yang menebal pada saat lepas terjadi reaksi-rekasi fisiologi tubuh, penarikan-penarikan sel-sel atau organ di sekitarnya itu sakit semuanya, sakit yang minimal ya," papar dokter Frits ketika dihubungi wolipop, Rabu (1/5/2013).
Pria yang tergabung dalam Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) itu menjelaskan bahwa dalam kedokteran rasa sakit memiliki empat tingkat. Tingkat pertama sakit yang ringan tidak menyebabkan apa pun, tingkat dua harus minum obat dahulu baru hilang, tingkat tiga butuh tidur dan istirahat yang cukup selama beberapa hari disertai obat, dan terakhir tingkat empat adalah yang terburuk harus dirawat di rumah sakit.
Jika wanita yang merasa nyeri hingga tingkat tiga perlu datang ke dokter untuk konsultasi karena sudah ada gangguan penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah endometriosis atau radang yang terkait dengan hormon estrogen berupa disertai perambatan pembuluh darah hingga menonjol keluar dari rahim.
"Itu sering terjadi pada wanita dilihat ada cokelat-cokelat ya kalau di laparoskopi atau dibuka perutnya itu ada bintik-bintik cokelat. Itu harus diobati karena banyak kasus seperti itu yang nantinya mempengaruhi kesuburan, susah punya anak," terang pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin itu.
Penyakit endometriosis belum diketahui penyebab utamanya. Penyakit tersebut mengikuti siklus haid Anda. Namun pria 53 tahun itu mengungkapkan biasanya penyebab endometriosis karena darah haid tidak keluar sehingga pengeluarannya terjadi di dalam rongga perut wanita.
Selain endometriosis terdapat penyakit lain yang mungkin menjadi penyebab nyeri saat menstruasi menjadi berlebihan. Dokter kandungan, Dr Prima Progestian, SpOG,CH,CHt, menambahkan, penyakit seperti adenomyosis, miom, dan infeksi, bisa memungkinkan haid dengan rasa sakit berlebihan.
"Karena mungkin ada infeksi atau penyakit, kalau menstruasi yang normal itu harusnya nggak sakit," papar dr. Prima saat diwawancara oleh wolipop melalui telepon, Rabu (1/4/2013).
Ini tentu berbahaya untuk kesehatan Anda. Oleh karena itu, bila sudah merasa nyeri yang berlebihan segera pergi ke dokter kandungan agar bisa ditindaklanjuti.
(aln/hst)
Dokter spesialis kandungan, Kolonel Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), memaparkan, nyeri dan pegal pada pinggang merupakan efek dari menstruasi bila sakit yang dirasakan tidak berlebihan. Jika berlebihan kemungkinan adanya penyakit dalam tubuhnya.
"Itulah semua reaksi haid ya, pelepasan dinding rahim yang menebal pada saat lepas terjadi reaksi-rekasi fisiologi tubuh, penarikan-penarikan sel-sel atau organ di sekitarnya itu sakit semuanya, sakit yang minimal ya," papar dokter Frits ketika dihubungi wolipop, Rabu (1/5/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika wanita yang merasa nyeri hingga tingkat tiga perlu datang ke dokter untuk konsultasi karena sudah ada gangguan penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah endometriosis atau radang yang terkait dengan hormon estrogen berupa disertai perambatan pembuluh darah hingga menonjol keluar dari rahim.
"Itu sering terjadi pada wanita dilihat ada cokelat-cokelat ya kalau di laparoskopi atau dibuka perutnya itu ada bintik-bintik cokelat. Itu harus diobati karena banyak kasus seperti itu yang nantinya mempengaruhi kesuburan, susah punya anak," terang pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin itu.
Penyakit endometriosis belum diketahui penyebab utamanya. Penyakit tersebut mengikuti siklus haid Anda. Namun pria 53 tahun itu mengungkapkan biasanya penyebab endometriosis karena darah haid tidak keluar sehingga pengeluarannya terjadi di dalam rongga perut wanita.
Selain endometriosis terdapat penyakit lain yang mungkin menjadi penyebab nyeri saat menstruasi menjadi berlebihan. Dokter kandungan, Dr Prima Progestian, SpOG,CH,CHt, menambahkan, penyakit seperti adenomyosis, miom, dan infeksi, bisa memungkinkan haid dengan rasa sakit berlebihan.
"Karena mungkin ada infeksi atau penyakit, kalau menstruasi yang normal itu harusnya nggak sakit," papar dr. Prima saat diwawancara oleh wolipop melalui telepon, Rabu (1/4/2013).
Ini tentu berbahaya untuk kesehatan Anda. Oleh karena itu, bila sudah merasa nyeri yang berlebihan segera pergi ke dokter kandungan agar bisa ditindaklanjuti.
(aln/hst)
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Most Popular
1
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
2
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
3
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak
4
Ramalan Zodiak 11 Januari: Aquarius Buat Rencana, Pisces Banyak Peluang
5
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
MOST COMMENTED











































