Apakah Bau Kaki Merupakan Salah Satu Gejala Diabetes?
Eya Ekasari - wolipop
Kamis, 08 Nov 2012 09:39 WIB
Jakarta
-
Penderita diabetes rentan mengembangkan masalah pada kaki karena kondisi yang disebut 'neuropati perifer'. Masalah serius dari kondisi ini dapat menyebabkan cedera kaki, yang juga dapat menyebabkan radang kulit atau infeksi.
Selain itu, infeksi kaki pada penderita diabetes memerlukan waktu yang lama untuk sembuh karena dapat tumbuh jauh ke dalam jaringan. Dalam beberapa kasus parah, infeksi yang bertambah parah memerlukan amputasi.
Seperti yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association (ADA), ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat serta menghilangkan bau kaki bagi para penderita diabetes, antara lain:
1. Jaga Kebersihan Kaki Anda
Gunakan air hangat untuk mencuci kaki Anda. Pastikan untuk menjaga daerah antara jari kaki untuk tetap kering. Jika daerah ini lembab, akan semakin mudah terinfeksi.
2. Gunakan Sabun Khusus
Untuk hasil yang maksimal, ada baiknya jika Anda menggunakan sabun antibakteri dan sikat lembut untuk membersihkan kulit mati ketika mandi. Ingat, lakukan penggososkan secara perlahan.
3. Potong Kuku Kaki Anda
Potonglah kuku Anda benar, jangan sampai tumbuh ke dalam dan menusuk kulit jari kaki. Lebih baik memotong kuku dengan lurus dan tidak melengkung.
4. Kenakan Kaus Kaki yang Tidak Berjahit
Penderita diabetes harus menghindari mengenakan kaus kaki dengan jahitan di bagian pinggirnya. Jahitan tersebut dapat bergesekan dengan kulit dan menyebabkan lecet atau radang kulit lainnya.
5. Ganti Kaus Kaki
Jika pada siang hari Anda merasakan kaus kaki Anda lembab, segeralah untuk menggatinya dengan kaus kaki yang kering. Hal ini untuk menghindari terjadinya pertumbuhan bakteri dan aroma yang tak sedap.
6. Olahraga dengan Berjalan Kaki
Berjalan adalah salah satu latihan terbaik bagi penderita diabetes untuk kesehatan secara keseluruhan dan juga untuk kaki. Tetapi Anda perlu memastikan bahwa sepatu yang Anda kenakan sesuai.
7. Pilih Sepatu yang Nyaman
Pilihlah sepatu kanvas dengan sol bagian atas, memiliki ukuran panjang dan lebar yang tepat untuk kaki dan memiliki sedikit ruang untuk bergeser. Sepatu juga harus kokoh dan memiliki bantalan yang tepat.
(eya/rma)
Aroma tak sedap dari kaki jelas dapat mengganggu penampilan dan membuat penderitanya merasa malu. Namun ternyata, bau kaki juga sering disebut-sebut sebagai salah satu gejala diabetes. Benarkah?
Aroma kaki yang tidak sedap disebabkan oleh pertumbuhan bakteri dan jamur pada kaki yang lembab karena keringat. Tak hanya penderita diabetes saja, semua orang tentu bisa mengalami hal tersebut.
Seperti yang dikutip dari lifescript, ada beberapa kasus bau kaki yang sering dihubung-hubungkan dengan penyakit diabetes kronis. Misalnya seperti infeksi kaki atau luka terbuka yang diakibatkan oleh kerusakan saraf. Infeksi tersebut biasanya juga disertai aroma kaki yang tak sedap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, infeksi kaki pada penderita diabetes memerlukan waktu yang lama untuk sembuh karena dapat tumbuh jauh ke dalam jaringan. Dalam beberapa kasus parah, infeksi yang bertambah parah memerlukan amputasi.
Seperti yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association (ADA), ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat serta menghilangkan bau kaki bagi para penderita diabetes, antara lain:
1. Jaga Kebersihan Kaki Anda
Gunakan air hangat untuk mencuci kaki Anda. Pastikan untuk menjaga daerah antara jari kaki untuk tetap kering. Jika daerah ini lembab, akan semakin mudah terinfeksi.
2. Gunakan Sabun Khusus
Untuk hasil yang maksimal, ada baiknya jika Anda menggunakan sabun antibakteri dan sikat lembut untuk membersihkan kulit mati ketika mandi. Ingat, lakukan penggososkan secara perlahan.
3. Potong Kuku Kaki Anda
Potonglah kuku Anda benar, jangan sampai tumbuh ke dalam dan menusuk kulit jari kaki. Lebih baik memotong kuku dengan lurus dan tidak melengkung.
4. Kenakan Kaus Kaki yang Tidak Berjahit
Penderita diabetes harus menghindari mengenakan kaus kaki dengan jahitan di bagian pinggirnya. Jahitan tersebut dapat bergesekan dengan kulit dan menyebabkan lecet atau radang kulit lainnya.
5. Ganti Kaus Kaki
Jika pada siang hari Anda merasakan kaus kaki Anda lembab, segeralah untuk menggatinya dengan kaus kaki yang kering. Hal ini untuk menghindari terjadinya pertumbuhan bakteri dan aroma yang tak sedap.
6. Olahraga dengan Berjalan Kaki
Berjalan adalah salah satu latihan terbaik bagi penderita diabetes untuk kesehatan secara keseluruhan dan juga untuk kaki. Tetapi Anda perlu memastikan bahwa sepatu yang Anda kenakan sesuai.
7. Pilih Sepatu yang Nyaman
Pilihlah sepatu kanvas dengan sol bagian atas, memiliki ukuran panjang dan lebar yang tepat untuk kaki dan memiliki sedikit ruang untuk bergeser. Sepatu juga harus kokoh dan memiliki bantalan yang tepat.
(eya/rma)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































