Makanan Diet Yang (Malah) Merusak Diet (Bagian 2)
wolipop
Rabu, 02 Jun 2010 16:52 WIB
Jakarta
-
Yogurt dan Kue bebas gula yang menjadi makanan andalan untuk berdiet
selama ini, sudah Anda ketahui kekurangannya dalam Jebakan Diet (Bagian
1). Kini saatnya Anda mengetahui makanan 'diet' lainnya yang ternyata
tidak se-'aman' yang dibayangkan.
Sushi
Makanan khas Jepang ini sudah mendunia sehingga ada beberapa modifikasi
untuk membuatnya lebih cocok dengan lidah orang-orang setempat.
Biasanya, sushi ditambah beberapa bahan lagi seperti cream cheese atau
mayo. Bahan-bahan inilah yang menambah jumlah kalori dalam sebuah sushi.
Sepiring udang tempura (enam buah) mengandung 500 kalori dan 20 gram
lemak. Selama ini berapa piring tempura yang bisa Anda habiskan?
Fakta di atas bukan berarti Anda harus mengucapkan selamat tinggal pada
sushi. Anda bisa tetap makan sushi dengan melihat kandungannya. Makanlah
sushi yang hanya mengandung nasi, ikan, rumput laut dan sayuran. Sashimi
dan Nigiri juga aman untuk dimakan.
Minuman Diet
Jenis minuman ini sering kali menjebak orang. Bukan tubuh langsing yang
di dapatkan, justru penambahan berat badan. Hal ini terjadi karena di
dalam sebuah kaleng soda dengan nol kalori yang mengandung pemanis
artifisial dapat memacu peminumnya untuk makan-makanan lain seperti pada
penelitian di University of Texas Health Science Center.
Studi lain menyebutkan bahwa kandungan dalam minuman soda nol kalori
berpotensi untuk mengembangkan sindrom metabolik. Dampak dari sindrom
metabolik ini adalah tekanan darah tinggi dan penambahan lemak di perut
yang berisiko menyebabkan penyakit jantung.
Dua penelitian tersebut sudah membuktikan bahwa minuman soda dengan nol
kalori ini tidak sebaik yang dibayangkan. Oleh karena itu, tinggalkanlah
dan ubahlah kebiasaan Anda dengan minum air putih.
Salad Tanpa Lemak
Membuat sebuah salad tanpa daging dan minyak sama sekali bukan berarti
dapat menyukseskan diet Anda. Tubuh tetap butuh lemak untuk menyerap
beberapa nutrisi di sayuran.
Sebuah studi mengatakan bahwa tubuh orang yang memakan salad tanpa lemak
tidak bisa menyerap lycopene atau beta-carotene yang merupakan dua jenis
nutrisi untuk peningkat antioksidan di dalam tubuh.
Anda mungkin menganggap hal ini seperti buah simalakama. Namun hal ini
ada jalan keluarnya. Dibandingkan menggunakan minyak biasa saat menumis
makanan, sebaiknya pakailah minyak zaitun yang mengandung sedikit lemak. (kee/fer)
selama ini, sudah Anda ketahui kekurangannya dalam Jebakan Diet (Bagian
1). Kini saatnya Anda mengetahui makanan 'diet' lainnya yang ternyata
tidak se-'aman' yang dibayangkan.
Sushi
Makanan khas Jepang ini sudah mendunia sehingga ada beberapa modifikasi
untuk membuatnya lebih cocok dengan lidah orang-orang setempat.
Biasanya, sushi ditambah beberapa bahan lagi seperti cream cheese atau
mayo. Bahan-bahan inilah yang menambah jumlah kalori dalam sebuah sushi.
Sepiring udang tempura (enam buah) mengandung 500 kalori dan 20 gram
lemak. Selama ini berapa piring tempura yang bisa Anda habiskan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sushi. Anda bisa tetap makan sushi dengan melihat kandungannya. Makanlah
sushi yang hanya mengandung nasi, ikan, rumput laut dan sayuran. Sashimi
dan Nigiri juga aman untuk dimakan.
Minuman Diet
Jenis minuman ini sering kali menjebak orang. Bukan tubuh langsing yang
di dapatkan, justru penambahan berat badan. Hal ini terjadi karena di
dalam sebuah kaleng soda dengan nol kalori yang mengandung pemanis
artifisial dapat memacu peminumnya untuk makan-makanan lain seperti pada
penelitian di University of Texas Health Science Center.
Studi lain menyebutkan bahwa kandungan dalam minuman soda nol kalori
berpotensi untuk mengembangkan sindrom metabolik. Dampak dari sindrom
metabolik ini adalah tekanan darah tinggi dan penambahan lemak di perut
yang berisiko menyebabkan penyakit jantung.
Dua penelitian tersebut sudah membuktikan bahwa minuman soda dengan nol
kalori ini tidak sebaik yang dibayangkan. Oleh karena itu, tinggalkanlah
dan ubahlah kebiasaan Anda dengan minum air putih.
Salad Tanpa Lemak
Membuat sebuah salad tanpa daging dan minyak sama sekali bukan berarti
dapat menyukseskan diet Anda. Tubuh tetap butuh lemak untuk menyerap
beberapa nutrisi di sayuran.
Sebuah studi mengatakan bahwa tubuh orang yang memakan salad tanpa lemak
tidak bisa menyerap lycopene atau beta-carotene yang merupakan dua jenis
nutrisi untuk peningkat antioksidan di dalam tubuh.
Anda mungkin menganggap hal ini seperti buah simalakama. Namun hal ini
ada jalan keluarnya. Dibandingkan menggunakan minyak biasa saat menumis
makanan, sebaiknya pakailah minyak zaitun yang mengandung sedikit lemak. (kee/fer)
Home & Living
3 Perabot Dapur Kecil yang Diam-Diam Bikin Aktivitas Lebih Nyaman
Elektronik & Gadget
Upgrade Audio Kontenmu dengan TNW A37 Wireless Microphone 2-In-1 Bikin Suara Lebih Jernih & Profesional Tanpa Ribet!
Elektronik & Gadget
INBEX Ring Light Tripod Ukuran Besar Andalan Konten Kreator Masa Kini!
Perawatan dan Kecantikan
Bye Noda Hitam & Garis Halus, Pilih Moisturizer SKINTIFIC yang Paling Cocok untuk Kulitmu!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
5 Penyebab Kamu Masih Bau Badan Padahal Sudah Pakai Deodoran
Pecahkan Rekor Dunia! Bulu Mata Wanita Ini Tumbuh Sampai ke Pipi
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Most Popular
1
Foto: Gaya Agnez Mo Pamer Perut Rata di Red Carpet iHeartRadio 2026
2
Kisah Pria Di-bully di Sekolah Hingga Tempat Kerja, Kini Didekati Banyak Wanita
3
Potret Terbaru Nikita Willy Tampil Dengan Hijab, Cantiknya Bikin Adem
4
Antre Berjam-jam Demi BTS, ARMY Ini Ngaku Dikurung Saat Syuting Jimmy Fallon
5
Gaya Iriana Dampingi Jokowi Silaturahmi Dengan Prabowo, Pakai Tas Rp 182 Juta
MOST COMMENTED











































