Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tragis, TikToker Tewas Ditembak Mantan Pacar Saat Video Call dengan Kekasih

Tim Wolipop - wolipop
Kamis, 11 Jun 2026 14:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

TikToker Thailand tewas ditembak mantan pacar
TikToker Thailand tewas ditembak mantan pacar. Foto: dok. X
Jakarta -

Wanita asal Thailand yang dikenal sebagai TikToker dengan lebih dari 200 ribu pengikut dilaporkan tewas ditembak mantan pacarnya. Tragisnya, insiden itu terjadi saat wanita 26 tahun itu sedang melakukan panggilan video dengan kekasihnya.

Korban yang diketahui bernama Pon ditemukan di samping mobil Honda Jazz putih miliknya dengan luka tembak di bagian belakang tubuh dan leher. Di dalam mobil, polisi menemukan anak Pon yang masih berusia dua tahun dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

Menurut laporan, Pon diduga kehabisan bahan bakar saat sedang berkendara. Mantan pacarnya, Beer, yang sebelumnya bekerja sebagai sopir truk tangki minyak, disebut menawarkan bantuan dengan membawa jerigen bensin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat proses pengisian bahan bakar berlangsung, Pon tengah melakukan video call dengan kekasihnya saat ini, Kla. Kepada polisi, Kla mengaku mendengar pertengkaran sebelum akhirnya terdengar suara tembakan.

"Setelah itu ponselnya jatuh dan sambungan telepon terputus," demikian keterangannya, seperti dikutip dari Mothership.

ADVERTISEMENT

Usai penembakan, Beer diduga melarikan diri menggunakan truk. Polisi menduga kasus ini dipicu kombinasi masalah pribadi dan pekerjaan. Sebelum menjalin hubungan dengan Beer, Pon diketahui pernah berpacaran dengan Kla dan memiliki seorang anak bersama. Keduanya sempat berpisah sebelum Pon menjalin hubungan dengan Beer. Namun hubungan Pon dan Beer berakhir, lalu Pon kembali bersama Kla.

Menurut penyelidikan polisi, Beer disebut sangat kecewa setelah diputuskan. Situasi semakin memanas karena keduanya tampaknya satu kantor, Pon adalah penjaga pom bensin. Pon Pon melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan Beer kepada atasan di tempat kerja mereka. Laporan itu disebut berujung pada pemecatan Beer beberapa hari sebelum kejadian. Polisi menduga hal tersebut menjadi salah satu motif tambahan di balik aksi penembakan tersebut.

Setelah identitas pelaku diketahui, polisi melacak kendaraan Beer. Kejar-kejaran sempat terjadi sebelum kendaraan Beer berhenti karena ban pecah. Saat petugas mendekati kendaraan, Beer ditemukan sudah meninggal dunia di dalam mobil. Polisi menduga ia mengakhiri hidupnya sendiri setelah melarikan diri.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads