ADVERTISEMENT

Tren NFT Bikin Hermes Geram, Kreator Tas MetaBirkins Kena Somasi

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 18 Jan 2022 13:15 WIB
Tas MetaBirkins Tas 'MetaBirkins' karya seniman NFT Mason Rothschild. (Foto: Instagram/@MasonRothschild.eth)
New York City -

Karya seni NFT (non-fungible token) makin menggeliat dan diminati. Saat banyak merek besar yang mulai merambah medium NFT, Hermes justru merasa dirugikan oleh fenomena tersebut. Lebih tepatnya, karena sebuah tas Birkin versi virtual yang diklaim Hermes sebagai produk ilegal.

Hermes, luxury fashion brand Prancis yang terkenal dengan tas kulit supermewahnya, geram atas kemunculan 'MetaBirkins' karya seorang kreator NFT bernama Mason Rothschild. Alhasil, Hermes melayangkan somasi terhadap seniman digital yang berbasis di New York, AS, itu.

Dalam somasi yang juga sudah terdaftar di Pengadilan Distrik New York, Jumat (14/1/2022), itu, Hermes menuduh Rothschild sebagai 'spekulan digital' yang mencoba untuk memperkaya diri dengan 'melazimkan merek MetaBirkins untuk keperluan berkarya, pemasaran, penjualan, dan memanfaatkannya untuk alat tukar aset digital yang dikenal sebagai non-fungible token.'

Rothschild juga disebut melakukan pelanggaran hak cipta karena menggunakan nama 'Birkin' tanpa izin. Desain dan nama Birkin yang telah mendunia itu sudah dipatenkan oleh Hermes. Tas Birkin muncul perdana pada 1984. Adapun Hermes mengambil namanya dari aktris Inggris Jane Birkin.

Menurut catatan di somasi 47 halaman itu, seperti dilansir dari Business of Fashion, Rothschild mulai menjual koleksi NFT di bawah merek MetaBirkins pada 2 Desember 2021. Tas pertama laku keesokan harinya dengan nilai setara US$ 42.000 atau sekitar Rp 602 juta. Di dunia nyata, tas Hermes Birkin biasanya dijual dari US$ 10.000 (Rp 143 juta).

[Gambas:Instagram]



OpenSea, sebuah lokapasar NFT global, juga sempat menjual koleksi tas yang didominasi 'Birkin' dalam beragam versi bulu warna-warni itu sebelum akhirnya menarik penjualan menyusul somasi dari Hermes. Lain halnya Rothschild yang tetap 'ngotot' memasarkannya lewat Instagram dan situs pribadi.

"Dear Hermes, saya sudah menerima surat somasi Anda. Saya minta maaf jika Anda tersinggung oleh karya seni saya, tapi saya tidak akan minta maaf karena menciptakannya," tulis Rothschild di Instagram menanggapi teguran Hermes.

COLOGNE, GERMANY - SEPTEMBER 10: Hermes Rouge Casaque, Rouge H Togo Verso Birkin 30 Palladium Hardware and Gucci Topaz, diamond ring, 'Horsebit' are seen at Palais Oppenheim on September 10, 2021 in Cologne, Germany. The works are on view for the public until 16th September, ahead of the Sotheby's Contemporary Art & Luxury Sales. (Photo by Joshua Sammer/Getty Images for Sotheby's Germany)Tas Birkin Hermes di sebuah pemeran jalang pelelangan oleh Sotheby's. (Foto: Getty Images for Sotheby's German/Joshua Sammer)

Rothschild berdalih, karyanya merupakan produk seni yang diciptakan berdasarkan semangat bebas berekspresi untuk menginterpretasikan dunia di sekitarnya, sebagaimana dijamin oleh Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat.

"MetaBirkins adalah abstraksi jenaka dari sebuah tonggak kultur fashion yang eksis sebelumnya. Saya menerjemahkan ulang bentuk, material dan nama dari sudut budaya pop yang popular," kata Rothschild.

An activist of People for the Ethical Treatment of Animals, PETA stages a protest against Hermes at Milan's fashion shopping district, in Milan, Italy, Thursday, July 30 , 2015. British singer Jane Birkin has asked Hermes to take her name off the crocodile-skin versions of the iconic Birkin handbag, after being contacted by animal rights group PETA over Aktivis organisasi penyayang binatang, PETA, menggelar aksi protes di depan butik Hermes, Milan, Italia, untuk mengkritik penggunaan kulit buaya sebagai material Hermes Birkin. (Foto: AP/Luca Bruno)

MetaBirkins, tambahnya, juga merupakan kritik terhadap kekejaman dunia fashion terhadap binatang. Ia berharap, karyanya dapat mendukung inisiatif produk fashion bebas kulit dan bulu, serta mencari material alternatifnya.

Alih-alih terintimidasi oleh kehadiran MetaBirkins, Hermes menurut Rothschild seharusnya ikut mendukung para seniman muda demi mendefinisikan masa depan fashion di alam metaverse kelak. "Anda bisa menjadi bagian dari gerakan luar biasa ini," katanya.



Simak Video "Menengok Metaverse Fashion Week untuk Pertama Kalinya"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)